
..." Apa rencana mu Mendekati sepupu kami Erik??
Ingin balas dendam???
berarti aku bener kan kalo kamu benar ingin mengincar Harta ..
dulu Arsan sekarang Erik kamu dekati..
Ngomong ngomong apa Erik tau kamu mantan istri Arsan...???.." Selidik Raya dengan sorot mata yang tajam.
..." Kenapa kakak berpikir seperti itu...???.."
Pertanyaan demi pertanyaan Raya membuat Mitha menahan emosi nya...
..." Wajar kita berpikir seperti itu,
Setelah berpisah, kamu menghilang dan sekarang kamu muncul
Bekerja untuk Thoriq sebagai pengisi suara film animasi anak anak yang sedang naik ranting itu , dan Thoriq mengenal kan dirimu sebagai wanita terdekat nya.
Hebat juga kamu...
Jika aku sampai tau kalo kamu bekerja sama dengan Erik untuk melengserkan kedudukan Arsan,
maka aku ga akan segan segan menyebarkan kalo kamu itu perempuan tidak baik,
pernah menjebak adik ku agar menikah dengan mu..." Ancam Raya.
Setelah selesai mengancam Mitha, Raya pun meninggalkan Mitha yang masih berdiri kaku...
Tiba tiba langkah kaki nya harus terjatuh, karena Raya terpleset atas genangan air yang ada di lantai..
Beberapa orang membantu Raya untuk berdiri.
Thoriq segera mengajak Mitha dari rumah ruang tersebut menuju taman rumah mereka.
Buk...
Pukul an sedang mendarat di bahu Thoriq..
Thoriq meringis dan mengusap usap bahunya ..
..."Ini akibat bapak mengenal kan aku dengan sembarangan sebagai wanita istimewa bapak,
Bapak juga dah boong sama aku,
katanya acara ini acara perpisahan tapi bukan..."
Maki Mitha..
Thoriq lalu tertawa geli,
Mitha ingin sekali lagi memukul nya,
namun tertahan oleh tangan Thoriq.
..." Tadi aku liat Sepupu ku mendekati mu , Apa yang dibicarakan..
apa ada kata kata yang menyinggung mu???.."
Wajah Thoriq berubah menjadi serius, dan menatap Mitha penuh kehangatan..
__ADS_1
Mitha pun memandangi Thoriq, apakah dia harus mengatakan jika Mitha dulu adalah bagian dari keluarga Arsan sepupunya.
..." Apa yang bapak rencanakan..???.."
Tanya Mitha ..
..." Tidak ada...
Aku menyukai mu Mith..
Jadilah pendamping ku..."
Pinta Thoriq.
Mata Mitha berkaca-kaca,
bukan nya senang tapi tidak buat Mitha...
Andai Thoriq bukan sepupu Arsan mungkin akan beda cerita,
Tapi yang dihadapan nya sekarang adalah Sepupu dari mantan suaminya...
..." Aku mau pulang..."
Ucap Mitha yang merogoh ponsel nya ingin memesan kendaraan online yang akan mengantarkan nya pulang .
..."AKU TAU SEMUA MITH...
AKU SUDAH TAU SEMUA...."
Mitha berbalik Arah memandang Thoriq.
Kendaraan berjalan melaju cepat,
Suasana terasa hening,
Mitha hanya memandangi pemandangan malam pada kaca mobil .
Thoriq pun akhirnya menepi mobil nya...
dan mengatur nafas nya dalam dalam...
..."Kenapa harus dengan Arsan..
Kenapa???
kenapa ???
kenapa???..."
Kecam Thoriq sambil membenam kan diri dalam stir kendaraan nya...
Mitha terkejut melihat emosi Thoriq..
Apakah Thoriq akan menyakiti Mitha itu yang terlintas di pikiran nya.
..." I loved you before i met you.. Itulah kata kata untuk mu.
rasanya senang sekali bertemu dirimu sekembalinya aku dari inggris..
tiap hari berangan angan ingin menjadi kan mu kekasih terhebat ku ..
__ADS_1
mencari tau tentang keseharian dan kesukaan mu ..
Memberikan mu kontrak kerja agar bisa melihat mu setiap hari,
namun mimpi itu menjadi hancur
disaat pertemuan pertama dirimu dengan Arsan..."
Melihat ketegangan dan keseriusan Thoriq, Mitha kini duduk ketakutan rasa nya ingin segera membuka Safebelt nya buka pintu trus berlari...
..." Kala itu aku mencari mu dimana mana, aku mencari Indra untuk menanyakan keberadaan mu,
Melihat wajah mu yang pucat aku tau pasti terjadi sesuatu ,ku ikuti dirimu yang berjalan tanpa arah, hingga melihat Toni dan Arsan meminta mu naik ke mobil nya .."
..." Thoriq menangis...???
Seserius itu kah???.." Batin Mitha memandangi Thoriq dengan Iba.
..." Hancur rasa nya hati ini , begitu tau kalian punya cerita masa lalu..
dan Sepertinya Aku melihat jika Arsan tidak suka jika kamu bersama ku, dia memiliki rasa kepada mu .."
Ucap Thoriq memandang Mitha dengan memelas.
..." Tidak mungkin.."
Jawab Mitha singkat.
..." Hidup Arsan selalu beruntung di bandingkan aku,
Kakek selalu mengedepankan pendidikan Arsan dibandingkan aku.
Kakek pun selalu membandingkan Papa ku dengan Papa Ars,
Bahkan memberi Cap anak yang tidak tau di untung kepada Papa ku.."
Ungkap cerita Thoriq
..." Membandingkan ???
Jadi Kakek Pak Thoriq lebih menyukai Papa kak Arsan..??.." Tanya Mitha, Arsan menganggukkan kepala nya .
.. " Bahkan setelah papa Ars dikabarkan meninggal,
Kami masih harus bersitegang dengan Tante ku,
mama Ars,
Papa meminta ingin mengolah Stasiun TV Sky Tapi Mama Ars mempersulit nya,
Karena Cap yang diberikan kakek ku jikalau papa ku bukan orang baik, membuat Mama Ars menjadi Protect dan Arogan,
Menginginkan semua peninggalan kakek ku jatuh ke tangan Ars..." jelas Thoriq.
..." Jadi yang di tuding kan Ars dan keluarga itu tidak benar???.." Tanya Mitha
..." Pasti dirimu mendengar jika kami keluarga jahat dan serakah bukan..??
Itu karena Papi orang yang tidak bisa diatur, dan menikahi mami yang dari orang biasa,
Sehingga keluarga besar memberi komentar Negatif , jika mami ku mencuci otak papi dan ingin menguasai harta papi..." Jawab Thoriq.
__ADS_1