
Waktu tak terasa sudah berjalan tiga puluh hari
Pagi ini Mitha merasakan badan yang tidak enak..
Namun Mitha tetap melakukan kewajiban nya sebagai istri untuk menyajikan sarapan pagi untuk keluarga besarnya..
..." Mit...
Wajahmu pucat sekali..."
Mitha segera memegang wajah nya dan bertanya kembali kepada Sofie mertua nya..
..." Kelihatan ya mah???
Masuk angin kayanya mah...
tadi pagi sudah minta di kerikin sama mbak , tapi katanya ga merah..."
jawab Mitha..
..." Kerik nya sama mbak sih,
Coba sama Erik...
Erik..
tiap malam kamu minta jatah ya..???
tuh Mitha sampai ga enak badan..."
ledek Sofie...
Candaan Sofie membuat Mitha tertawa Sinis..
Sejak kepulangan dari bulan madu nya Erik tidak pernah menyentuh atau menggauli Mitha layaknya suami istri...
Sikap nya yang dingin membuat Mitha tidak memikirkan hal tersebut.
Melindungi Arta dari keluarga Arsan tujuan Mitha menikah dengan Erik.
..." Aturan kalo sakit bilang dari malam ..
Ini acara live lho...
Kan bisa langsung breafing dan cari pengganti..."
ucap Erik yang menyalahkan Mitha..
..." Tenang saja aku sudah profesional,
Aku tetap akan syuting..
tidak akan membuat ranting acara tivi mu turun..."
Ucapnya dengan nada kesal.
Mitha segera menghentikan sarapan paginya lalu segera merapikan bekal untuk nya dan Arta yang akan berangkat ke sekolah...
Satu pukulan ringan menyentuh lengan putra nya dan menyuruh nya untuk meminta maaf kepada Mitha...
Erik tidak mengindahkan nya tetap melanjutkan sarapan paginya yang sayang dilewatkan...
Walau ada perasaan tidak enak dengan ucapan nya tadi.
Kini Erik menyukai sarapan tradisional yang dibuatkan oleh istrinya Mitha...
__ADS_1
Bahkan diam diam kerap menyuruh sang pengurus rumah tangga untuk membungkus nya dan menjadikan bekal untuk Erik di kantor nya..
..." Ini terlalu enak jika harus dilewatkan..."
batin nya.
 Selama proses syuting Erik memperhatikan dari balik layar..
Wajah nya memang terlihat pucat..
dan Mitha tetap memberikan senyum terbaik nya...
..." Mit..
Kalo ga kuat pulang aja dulu..
Ntr kita segera breafing mencari pengganti..."
Ucap sang asisten yang melihat Mitha sedang meletakkan kepala nya di atas meja..
..." Ga pa2 aku bawa tiduran sebentar.."
Baru Mitha ingin memejamkan mata,
Tiba tiba ada yang menarik tangan Mitha dan memberikan satu tamparan mengenai pipi Mitha...
Pakkkkkkkkkk.....
..." Jadi kamu yang pergi dengan suamiku meninggal kan akad pernikahan ku tempo hari ..
Jelaskan pada ku ada hubungan apa kalian...???"
Maki Bella Istri Arsan
Dan berhasil membuat ruangan tersebut
yang sedang memegangi pipinya,
Sementara Bella terus memarahi nya.....
..." Maaf...
tidak ada yang perlu dijelaskan..."
Jawab Mitha dengan suara melemah..
..." Perlu..
Itu perlu...
Bahkan Arsan masih menyimpan foto kalian bersama...
Arsan juga tidak bisa menjelaskan ada apa..."
Bella semakin histeris...
Dua pria dari masa lalu dan suaminya Erik sekarang sudah ada di depan mata Mitha...
Mereka segera datang begitu diberitahukan
salah satu karyawan disana tentang
kegaduhan yang dilakukan Bella..
..."Maaf Miss Bella...
__ADS_1
Kumohon jangan mempermalukan diri anda
dengan berteriak seperti itu.."
Ucap Mitha kembali..
Bella yang tidak mau mengerti tetap memaksa Mitha untuk menjawab pertanyaan Bella, bahkan mengguncang kan bahu Mitha berulang kali.
..." BELLA hentikan...."
Bentakan Arsan menghentikan Bella kepada Mitha.
..." Kamu membela nya???
Kau takut aku menyakiti nya ...??
Ternyata benar kan kalian memang ada hubungan...
Ga salah kan aku tanya waktu itu kalian
melarikan diri karna apa???..
Lihat..!!!
Sepupu mu saja tidak membela ,
jangan jangan Erik tidak tau hubungan gelap kalian.."
Tudingan Bella membuat geram Arsan.
..." Kau ingin tau kan...?
Baiklah...akan kuberi tahu,
Dia mantan Istriku..."
Jawab Arsan dengan mata yang tajam
Setelah mendengar jawaban Arsan suasana menjadi riuh dengan satu sama lain dan saling berbisik..
Rasa terkejut terlihat jelas di wajah orang orang disana..
Namun tidak untuk Mitha...
Mitha memandangi Erik yang tidak sama sekali menghampiri, menolong bahkan membela nya..
Bella mengulang kembali ucapan Arsan..
..." Iya dia mantan Istriku...
Jika kamu ingin tau ,
maka ikutlah dengan ku...."
Arsan menarik tangan Bella,
Menghampiri Mitha menatap nya dengan lembut lalu meminta maaf.
Arsan membawa istri nya Bella keluar dari Ruang tersebut...
Mitha masih menatap Erik yang sama sekali tidak membelanya...
..." Maaf atas kegaduhan ini.."
Ucap Mitha dengan suara bergetar..
__ADS_1
Mitha berjalan lunglai mengangkat kaki nya sekuat tenaga meninggalkan tempat itu..
Mitha menatap Erik dengan tajam ketika melewati nya...