Kisah Klasik

Kisah Klasik
Menuntut Penjelasan


__ADS_3

Arsan segera melangkah cepat menuju kamar ibu nya, dimana Kakak nya Raya juga sedang berkunjung ke rumah mereka.


Raya kini sudah menikah, namun hingga sekarang belum di karuniai buah hati untuk rumah tangga mereka.


..." Arsan ..


Tumben kamu sudah pulang siang ini...???


Apa kamu kurang sehat nak..."


Mendengar pertanyaan mamanya membuat hati Arsan bercampur aduk.


lutut kaki nya terasa lemas..


hingga Arsan berlutut di depan wanita yang sudah melahirkan nya...


..." Kenapa mah...???


kenapa mamah tega.."


Tak tertahan Arsan meneteskan air mata hinggal menunduk kan kepalanya.


Ibu Dewi beranjak dari kursi malas nya mendekati Arsan.


..." Ada apa Ars...???.."


Arsan menatap wajah mama nya ..


..." Mitha...


Kenapa mama tega???


Kenapa mama harus berbohong Jika Mitha yang mengajukan permohonan pisah ..


Begitu sebaliknya Mama bilang Kepada Mitha jika Arsan meminta untuk berpisah


Kenapa mama lakukan itu???..."


Wajah Ibu Dewi seketika pucat pasi,


mendengar anaknya mengungkapkan kebenaran yang selama


5 Tahun ini sudah menyimpan Rahasia rapat rapat, hingga akhirnya terkuak juga...


..." Mitha???


Kamu ketemu Mitha???


Dimana???..." Selidik mama Dewi


..." Cukup jawab pertanyaan ku mah??


Kenapa mama lakukan ini sama aku???


Aku selalu mengikuti perintah mama,


Tapi kali ini yang mama lakukan buat aku kecewa, aku marah..."

__ADS_1


Pilu Arsan.


..." Marah???


Kamu marah sama mama???


Arsh...!!!!


yang mama lakukan itu sudah benar Ars..."


Raya segera membantu memberi jawaban atas pertanyaan Arsan memandang wajah kakak nya dengan kesal.


..." Maksud Kakak???..."


Raya memegangi lengan Mama nya, memberi isyarat jika Raya yang akan menjelaskan kepada Arsan adiknya.


..." Kalian itu kan menikah karena terpaksa,


tidak ada cinta diantara kalian .


hanya anak yang waktu itu ada diperut wanita itu.


Kini anak itu sudah tidak ada,


So..


Apalagi yang harus dipertahankan...


Mitha masih muda , sekolah, kuliah, kerja..


Toh kamu ga ada cinta kan Ars jadi untuk apa kalian pertahankan..."


Mendengar Penjelasan Raya,


Mama Dewi pun segera menambah kan penjelasan agar Arsan tidak marah kepada mereka.


..." Benar kata Kakak mu nak..


Yang penting dulu kita berkewajiban menikah kan kalian, memberikan tempat dan fasilitas kita berikan.


Mama yakin Mitha juga mau berpisah dengan mu, dia juga ingin bebas nak..." Tambah nya.


Mendengar penjelasan Kedua wanita yang tepat di depan nya membuat Arsan naik pitam.


..." Lalu kenapa mama langsung menguburnya anak ku sebelum Mitha sadar?


dan kenapa Mama berbohong kepada ku ketika aku menelepon mama saat proses pemakaman aku tanya di mana Mitha,


mama menjawab Mitha ada di mobil karena tidak sanggup kehilangan...???" Tanya Arsan.


Raya lagi lagi pasang badan untuk Mamanya..


..." Ars..


Itu bayi dan segera harus dikuburkan,


Mitha kan juga baru selesai operasi ga mungkin harus ke kuburan dalam masa nifas.

__ADS_1


nungguin dia sadar yah ga mungkin juga..."


Ucap Raya.


Arsan bangun dari Persimpuhan nya...


..." Seperti nya kalian sudah siap dengan Jawaban yang akan kutanyakan.


Kalo aku jadi mama ,


Aku tidak akan berbuat seperti itu,


dia orang sudah menyelamatkan mama ketika mama terjatuh, hingga mengakibatkan keguguran,


Aku akan berterima kasih akan menjaga nya, bila perlu menjadikan anak mama kasih sayang nya..."


Mama Dewi merasa tersinggung dengan kata kata Arsan hingga menaikkan oktaf suaranya


..." Ars..


Mama berterima kasih kok..


buktinya mama kasih cek untuk biaya kedepannya dia,


tapi dia menolak, dia tinggal kan ..."


Arsan menggeleng kan kepala nya..


lalu melangkah kan kaki keluar kamarnya.,


Berulang kali Mama Dewi memanggil namanya Arsan .


namun Arsan tetap melangkah kan kaki nya dengan langkah cepat..


menaiki anak tangga menuju ke kamar nya.


Sepuluh menit berselang Arsan kembali turun


membawa sebuah tas jinjing ..


..." Mau kemana kamu ..???


mama tanya kemana...??..."


..." Aku ingin tinggal di tempat apartemen yang sudah ku beli.


Jika melihat kalian berdua maka aku semakin mengingat betapa aku punya salah kepada Mitha...."


Arsan pun mengingatkan Kakaknya untuk tidak sering sering ke rumah Mama Dewi.


..." Kai sudah menikah dan berkeluarga, jangan sering-sering datang kesini,...


belajar untuk mandiri, jika kakak ingin rumah tangga kakak samawa..."


Ucap Arsan.


Lalu Arsan melangkah kaki nya keluar dari rumah tersebut.

__ADS_1


__ADS_2