Kisah Klasik

Kisah Klasik
Pesta malam


__ADS_3

Malam hari Pukul 7 malam Mitha dijemput oleh Thoriq di sebuah Salon ternama


lengkap dengan make up fashion dan aksesoris yang Mitha kenakan.


Cantik


Puji Thoriq memandang Mitha ..


..." Ini ga salah pak..???


Pake baju begini buat pembubaran Atas selesai Kontrak kerja kita ..??...


Aku ga mau..


Ini terlalu terbuka.."


Tanya Mitha penasaran...


..." Kaya nya ada yang kurang deh..."


Thoriq tidak menjawab pertanyaan Mitha ,


masih melihat Penampilan Mitha keseluruhan nya.


..." Kenapa juga harus ke salon mahal gini ???


Adik ku kan bisa makeup dan pakaian nya juga bagus bagus..."


Komplen Mitha .


Thoriq akhirnya menyuruh Mitha masuk ke mobil sambil menjawab


..." Kita mau ke pesta bukan mau syuting silat..


masa iya pake baju silat.."


Mitha dengan khas Ngomel nya memarahi Thoriq kembali...


..." Sinetron ya bukan silat..


catet..."


Jawab Mitha yang tidak terima..


Thoriq hanya bisa terkekeh-kekeh mendengar ocehan Mitha.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang...


hingga sampailah di Rumah mewah


bergaya Kerajaan..


Mitha melihat nya berdecak kagum..


..." Rumah sapa ini pak..


kaya Rumah Hermansyah ya sering ada di infortement ya pak???.."


Ujar nya.


Melihat kepolosan Mitha,,


Thoriq makin Kagum atas Mitha


..." Wanita ini benar benar tidak mau tau kehidupan sosial orang orang ,


Dari sekian wanita atau orang orang yang aku kenal,


hanya Mitha yang tidak terlihat sifat ambisi dan keserakahan nya..." Batin Thoriq.


Sebelum turun dari mobil,

__ADS_1


Thoriq menyematkan kalung mutiara di leher Mitha .


..." Ini baru prefect.."


Decak kagum Thoriq


menggandeng Mitha dengan penuh kebanggaan..


..." Serius kan ini acara perpisahan..


kok perasaan aku ga enak...


Indra ada kan pak..???..."


..."Sssstttt...


Tenang...


nanti make up mu luntur kalo kamu ngomel mulu..."


Ledek Thoriq.


Mitha berjalan penuh kehati-hatian..


Thoriq yang memegang erat tangan nya membuat Mitha risih dan meminta nya untuk melepaskan tangannya.


namun Thoriq tetap dan makin erat memegang tangan Mitha .


Pintu terbuka Mitha masuk di ballroom,


Mitha menelan Saliva dalam tenggorokan nya dengan kasar..


Lampu hias terlihat mewah ..


ditambah suara iringan musik Piano terlihat Mitha sedang diacara Pesta bangsawan..


Para Wanita menggunakan gaun yang


mewah..


dan Para lelaki yang merata menggunakan tuxedo berwarna hitam...


..." Seperti nya bapak menipu ku...


Ini bukan Acara perpisahan Acara .."


Mitha nampak bingung dan takut.


..." Bukan..


maaf aku berbohong padamu..,


Tujuan ku mengajak mu karena


Aku ingin mengenal kan dirimu pada orang orang spesial ku..."


Mitha menatap Thoriq dengan tajam..


dengan wajah nakalnya Thoriq mengangguk kan kepala nya ...


..." Yup


Orang tuaku..."


Ucap Thoriq.


Jantung Mitha berdegup kencang,


Apa yang ada dipikiran Thoriq,


mengapa dia ingin mengenal kan kepada orang tua nya,

__ADS_1


sedang kan dia bukan sapa sapa Thoriq.


Lambaian tangan seorang pria berumur dan wanita paruh baya yang elegan menghampiri Mitha dan Thoriq...


Dengan Suara tawa yang besar Thoriq dan pria paruh baya itu saling berpelukan...


..."Ini..." Tunjuk wanita paruh baya tersebut...


..." Iya mi


ini Mitha ..


akhirnya Mami bisa bertemu dengan nya ." jawab Thoriq..


..."Mami..???


brarti mereka orang tua pak Thoriq..."


Batin Mitha.


Dengan wajah yang masih kebingungan,


Wanita paruh baya itu bernama Shofia Memberi kan pelukan hangat dan mengusap usap punggung Mitha untuk menenangkan Mitha dari ketegangan nya .


..." Kamu cantik sekali..


Pantas Erik ( Panggilan Thoriq)


amat mengagumi mu .."


Ucap Shofia.


Pelukan hangat Mitha rasakan membuat mata Mitha berkaca-kaca..


hatinya terhenyuh..


Wanita berkelas ,elegan mau memeluk Mitha dengan lembut.


Ha ha ha..


..." Kamu sudah makan nak...??


nikmati hidangan ini..


Jangan malu malu..


kami kesana dulu menyambut para tamu..."


Ucap Haris papi Thoriq


lalu mereka meninggal kan Thoriq dan Mitha yang masih berdiri kaku..


..." Keluarga yang hangat ..


Mereka menerima ku ,


bahkan tersenyum kepada ku . "


Lamun Mitha .


..." Maaf ya aku dah bohong sama kamu.


kalo Aku bilang mau kumpul dengan relasi Papa ku dan bertemu dengan keluarga besar ku pasti kamu tidak mau .." Ucap Thoriq mengusap usap punggung tangan Mitha yang terasa dingin .


..." Keluarga besar...???


Maksud Bapak..??..."


Kini rasa Bingung Mitha berpindah menjadi rasa Takut dan panik..


Jika Thoriq mengatakan keluarga besar maka dia akan bertemu....

__ADS_1


JENG JENG JENG....


LANJUT YA...YUUUUK...


__ADS_2