
..." Wah wah wah...
Ternyata ada tamu yang tidak diundang
Malam malam lagi ..."
Ratna menghampiri Mitha dan memberikan
Satu tamparan melayang di pipi Mitha..
Mitha tidak bergeming di otak nya hanya ingin menanyakan tentang putri nya.
Ratna ingin melayang kan satu tamparan lagi ke pipi Mitha tapi Mitha menahan nya.
..." Katakan dimana kau sembunyikan putra ku..???
Dimana Arsan???
Pelet apa yang kau lakukan sampai anak ku rela meninggalkan acara pernikahan nya..???.."
Triak Ratna kepada Mitha.
Mitha tidak menjawab nya , mata nya terus menatap Ratna dengan rasa kebencian,
Wanita yang di depannya adalah wanita yang tega membuang putri nya. Darah dagingnya sendiri.
..." kasian kak Arsan mempunyai Ibu sekeji ini.." Sindir Mitha dengan suara menahan amarah .
..." Hah
Keji...( Tawa Ratna meledek Mitha.)
trus apa yang kamu akan lakukan jika aku keji seperti yang kamu bilang ?.."
Mata Mitha memerah menahan kegeraman, tenggorokan nya serasa tertahan ingin berteriak membuat dada nya terasa sesak ,
Mitha mulai memberanikan melangkah mendekati Ratna sang mantan mertua.
..." Apa Nyonya masih mengingat Juli..???
pengurus rumah ini 5 tahun yang lalu..??.."
Mendengar pertanyaan Mitha , wajah Ratna berubah tiada senyum..
Dengan bibir bergetar , Ratna mencoba menyakinkan diri dan tersenyum kembali.
..." Hah
Juli???
Pelayan Rumah ini??
Untuk apa aku harus mengingat nya,
Pegawai rendahan seperti itu...???.."
Ratna mencoba untuk tidak terlihat gundah.
Mitha yang awal nya ingin berteriak, mengeluarkan amarah kini berlutut lemah tak berdaya..
air mata berkali kali terjatuh di lantai , suaranya mulai bergetar .
..." Sebenci itu kah anda kepada saya??
__ADS_1
Sampai mengatakan jika anak saya sudah tiada,
Anda berikan kepada Juli, dan kini Juli sakit kenapa anda tega...?? "
Ranta terkejut mendengar tudingan Mitha..mata nya menyapu ruangan keluarga saat itu juga,
Melihat Situasi disana, menyakinkan jika di ruang itu hanya ada mereka berdua.
Bagaimana kalo sampai ada yang mendengar .
reputasi namanya akan hancur.
Bahkan Arsan bisa pergi dari dirinya untuk selamanya.
..."Sial...
Dia bisa bertemu Juli , tapi sepertinya anak itu tidak bersama Juli, seingat ku bersama mantan suaminya.
Terakhir Ibu nya datang meminta pertanggung jawaban atas sakitnya Juli.
Aku harus tetap tenang.
Bila perlu mengerahkan beberapa orang untuk mencari keberadaan anak itu...
Jika Mitha menemukan , kemungkinan Arsan dan Mitha bisa bersatu kembali ,
Dan Arsan bisa memutuskan hubungan dengan aku mama nya..."
Batin Ratna dengan Pikiran jahat nya.
..." Bangun kamu..!!!
Pergi dari sini..
Ratna memaksa Mitha untuk bangun dan mendorong nya..
..." Cukup Nyonya
CUKUP...!!!.."
Hentak Mitha..
Ratna mulai berpikir bagaimana melindungi dirinya..
Akhirnya Ratna mendekati Mitha dan berbicara berbisik samping telinga Mitha.
..." Baiklah jika itu mau mu.....
...aku akan jujur.....
Iya aku berbohong atas kematian putri mu,
Dan aku membuangnya ,
karena ingin melihat kalian segera berpisah.
Anak mu dan kamu adalah kesialan buat Keluarga kami.
Tapi begitu tau Juli sakit, akhirnya aku membawa anak ke luar negeri disana lah anak itu berada.
Anak itu tumbuh dengan baik , dengan pendidikan yang baik juga,
Jangan jangan dia ga mau lagi kalo tau kamu ibu nya ...
__ADS_1
INGAT...!!
Jangan mencari masalah ,
Kalo kamu macam macam maka aku akan menyakiti anak itu..."
Badan Mitha bergetar mendengar ancaman Ratna.
Hasil DNA belum keluar,
Mitha tidak ingin Orang lain tau jika Arta mungkin putri nya yang dibuang.
Mitha juga tidak ingin memberi tahukan kepada Arsan,
Karena bisa membahayakan Arta dari Ratna yang mungkin akan menyakiti Arta.
Ratna mempunyai pengaruh besar
dan bisa saja Ancaman Ratna jadi nyata, menjauhkan Mitha dari putrinya...
..." Benarkah anak ku sekarang bersama mu...???..."
Tanya Mitha memancing Ratna .
Ratna berjalan dan duduk di sofa kebesaran nya...
..." Aku akan mempertemukan mu dengan anakmu, tapi berjanji lah kepada ku Kembalikan Arsan kepada ku..
Dan Ingatlah.. !!!
Kalo kamu bicara atau menyinggung sedikit saja tentang anak itu kepada Arsan, maka jangan salah kan aku ,
Aku jamin kamu mungkin akan kehilangan anak mu untuk selamanya..."
Ancam Ratna.
..." Lalu kapan aku bisa bertemu anak ku...???"
Mitha mulai bersikap tenang seakan akan mengikuti alur main Ratna..
..." Belum tau tapi pasti akan ku kabari...
Sekarang Pulanglah,
Dan Suruh lah Arsan untuk kembali ke rumah ini,
Lanjutkan pernikahan nya ..
Putus kan hubungan mu dengan Arsan.
Secepatnya kamu akan ku pertemuan kan dengan anak mu..."
Ratna segera bangkit dari sofa nya,
Memanggil pelayan rumah untuk mengantar kan Mitha keluar dari ruangan itu...
Lalu Ratna kembali ke kamarnya ,
Memikirkan cara untuk kedepannya ,
Mencari anak Kandung Arsan dan Mitha secepatnya.
Mencari anak pengganti untuk diperkenalkan kepada Mitha .
__ADS_1