
..." Akhirnya hari ini kontrak kerja ku selesai...
Semoga tidak ada lagi kontak kontrak lain disana...
Kenapa stasiun Radio ku harus kerja sama dengan mereka???
Pak Thoriq yang tiap hari menyuruh ku ke atas gedung ,
belum lagi Kak Arsan yang sering datang ke stasiun Tv Sky. "
Ucap Mitha yang semangat mengakhiri kontrak kerja sama nya bersama Thoriq.
Mitha pun Segera mengambil tas selempang, merapikan riasan wajah dan anak rambut nya, lalu bersiap berangkat kerja .
Mengunci pintu kamar kos kosan an..
dan melihat Toni yang sudah ada di seberang Tempat kos kos an Mitha.
Tempat Kos an Mitha terbagi dua gedung laki laki dan perempuan..
tidak heran orang orang yang mengekos disini berakhir di pelaminan.
Ibu kos disiplin pada penghuni kos kos an miliknya,
Selain Tegas beliau memantau Jika ada yang salah masuk kamar kost.
Karena itu Ibu kost menyiapkan tempat taman untuk para pasangan sesama kos agar tidak melakukan hal yang dilakukan sebelum menikah.
Taman itu dekorasi hasil Mitha.
Ibu kost sangat menyukai hasil kerja Mitha ..
Mungkin karena hampir setahun menghabiskan waktu di perkarangan rumah Arsan , membuat Mitha tau cara menanam tanaman yang cantik dan indah .
..." Dan ini satu lagi , Penjaga kak Arsan yang sekarang mengekos di Kos kos an ini...
membuat ku tidak nyaman..."
Tatapan Sinis Mitha sambil mulut berkomat komit .
Mitha pun menuruni anak tangga menuju parkiran motornya...
..." Ikut aku..."
Ajak Toni mengikuti Mitha.
..." Ga mau...
pasti mau nyuruh aku naik mobil kan? ..."
..." Pak Arsan ingin berbicara"
tambah Toni dengan sabar.
Mitha melihat mobil Arsan sudah di depannya,
namun Mitha tetap bersikap cuek,
Hingga Arsan yang tidak sabar berinisiatif untuk turun dari mobil nya...
..." Mana kunci motor mu...???..."
Kunci yang terlihat di tangan Mitha segera diambil Arsan.
Helm berwarna hijau tosca dikenakan Arsan dikepala Mitha .
__ADS_1
..." Ga mau naik mobil kan...???
Kita naik motor ..."
Mesin motor dinyalakan Mitha dipaksa naik ke motor itu dan menyuruh Mitha untuk berpegangan di lingkaran perut Arsan.
Wangi parfum yang nyaman masih sama ketika Mitha masih menjadi istri nya.
Mitha pun kembali teringat beberapa hari yang lalu kekacauan yang dibuat oleh Arsan ditempat kos kos an nya...
Tok
Tok
Tok
Pukul 7 malam Mitha yang sedang mengeringkan rambut nya merasa bingung siapa yang datang malam malam begini...
Pintu pun terbuka...
..." Eh Sri sama sapa???..." Mitha memandangi lekat lekat seseorang yang berada di samping Sri , Sangat terkejut akhirnya bisa mengenali sosok yang didepan nya ..
Sri adalah tetangga kos an Mitha yang bekerja sebagai Sales Di sebuah departemen store yang selalu memimpikan bertemu pangeran tampan nan kaya,
membawa Arsan ke kamar kos an Mitha .
..." Maafin aku ya Ka Mitha...
tapi orang ini meminta bantuan sampai memelas..." bisik wanita tersebut.
Sesosok Pria berbalut pakaian wanita lengkap dengan riasan nya. membuat Arsan cantik seperti wanita wanita umumnya.
..." Ngapain Kakak kesini...
aku bisa di usir dari sini..."
Mitha nampak panik dan takut dengan suara berbisik meminta Arsan untuk keluar ...
Arsan segera memeluk Mitha...
pelukan hangat dan wangi parfum yang nyaman membuat Mitha tidak bisa mengelak.
Mitha pun larut dalam dekapan Mitha .
Setelah mereka saling berpelukan , akhir nya Mitha memberikan waktu kepada Arsan untuk menjelaskan alasan nya datang ke kamar Mitha .
..." Maaf kan aku ..
Sungguh aku malu akan perbuatan mama ku...
Ketika aku mendapatkan kabar kamu ingin berpisah, maka aku mengabulkan untuk berpisah dengan mu.
Tapi ternyata itu siasat mama agar kita berpisah..."
Arsan menceritakan kembali kepada Mitha tentang pertengkaran Arsan dan Mama nya tadi siang , Alasan Mantan mertuanya untuk memisahkan mereka.
..." Sebegitu Ibu mu ingin segera memisahkan kita,
ya Tapi ga ada salah nya sih.
memang benar untuk apa pernikahan dipertahankan lagi, Aku sudah memaafkan semua.." Ujar Mitha.
Arsan memberanikan diri memegang tangan Mitha ,
Memandang mata Mitha..
__ADS_1
..." Aku Pergi dari Rumah..."
..." Trus..???
Pulang lah !!!
Mereka lebih membutuhkan kakak..."
Jawab Mitha segera berdiri berjalan ke arah Pintu melihat waktu yang diberikan Arsan susah habis .
..." Toni sekarang mengekos di gedung ini.
Aku menyuruh nya mengawasi mu..
aku yakin mama akan lebih mencari tau tentang dirimu..."
Mitha tersenyum kecil mendengar ucapan Arsan,
dan mengatakan Jika Mitha kini sudah dewasa bukan anak kecil lagi..
..." Lagipula apa yang harus kutakut kan..
toh kita memang sudah bukan apa apa.."
..." Bolehkah aku tidur disini...??..."
Rajuk Arsan ...
..." Tidak untuk melakukan kesalahan kedua kali.
diliat liat kakak cakep pake hijab.."
Ledek Mitha .
MITHA...
KAMU LAGI DATANG TAMU YA....
Terdengar suara ibu kos mengetuk pintu kos Mitha.
Betapa Paniknya Mitha dan Arsan didalam..
..." Aduh ...
gimana ini...
kakak sih pake acara kesini..."
gemas Mitha ..
..." Ya udah tinggal bilang aku mantan suami kamu,
mau ketemu kamu..
Syukur Syukur dinikahi lagi..."
Jawab Arsan Asal.
Mitha yang kesal mendengar kegilaan Jawaban Arsan menendang tulang kering kaki Arsan , membuat Arsan merintih loncat loncat kecil..
Ketukan demi ketukan terdengar makin jelas ,
Mitha mengumpulkan keberanian mengambil nafas dalam dalam membuka pintu kamar nya..
Kini Arsan dan Mitha berdiri pasrah di depan Pemilik Rumah Kos.
__ADS_1