KISAH MASA REMAJA

KISAH MASA REMAJA
《MENYAMBUT TOUR》


__ADS_3

♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎


...Aku membuka mataku dalam kegelapan, ketika suara detak jantungku terasa asing, seolah dunia telah berhenti. Aku merasa takut, aku teringat masa lalu ketika aku sendirian seperti ini....


...Setiap kali aku mengingatmu, aku tersenyum tanpa alasan....


♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎


POV JUNA


Kurebahkan diriku di tempat tidur, inilah tempat yang paling aman dan nyaman.


Entah bagaimana, kamar ini dapat menampung semua emosi, kebahagiaan, kesedihan, apapun itu. Meski kamar ini seperti menjadi tempat sampah, tempatku membuang emosi, kamar ini tetap memelukku. Sama seperti lapangan perasaan.


Seseorang pernah berkata kepadaku,


'Cintailah dirimu, barulah mencintai orang lain'


Kata-kata itu sungguh menarik. Aku sebenarnya tak pernah menyadari bahwa aku tidak mencintai diriku sendiri. Karena dia, dialah yang membuatku menyadari betapa pentingnya hal itu.


Dia telah menunjukkan bahwa aku mempunyai alasan untuk seharusnya mencintai diriku sendiri.


Sejak awal sampai akhir, hanya ada satu jawaban. Aku akan menjawab dengan semua napasku dan semua jalan yang aku lewati.


Aku yang kemarin, aku yang hari ini, dan aku yang hari esok.


(Aku belajar bagaimana mencintai diri sendiri).


Aku yang biasa bersedih, aku yang biasa tersakiti, aku yang menderita, aku yang akan menjadi lebih indah. Mengetahui kehadiran akan keindahan itu, menurutku adalah jalan menuju cinta. Ya, aku punya keindahan itu.


{•♡BELAJAR MENCINTAI DIRIKU SENDIRI♡•}


*****


...♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎ Musim semi yang indah kini berganti menjadi musim panas. Teriknya cahaya matahari yang menyengat kulit terasa setiap hari....


...Camp tour musim panas akan segera dilaksanakan, saatnya bersenang-senang BERSIAPLAH!!!...


♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎


11 JUNI


DI KELAS...


"Baiklah anak-anak, lusa kita akan berangkat untuk Tour Camp Musim Panas. Jadi kalian harus mempersiapkan semuanya secara matang dan tepat." Jelas pak Sun-Woo.


"Ne." Jawab semua murid serempak.


Lalu, pak sun-woo menjelaskan apa yang wajib mereka bawa, kemana tujuannya, dan hal lain sebagainya.


Sepulang sekolah.


DI RUMAH JUNA...


"Kata minji, kamu mau ikut Tour Camp ya?" Tanya sooya, mama dari juna.


"Emm."


"Kamu nanti disana jangan keluyuran, mentang-mentang ada diluar kota. Nanti seenaknya lagi kamu." Sambung hae-joon, papa juna.


Juna hanya diam dan tidak menjawab apapun.


"Ingat, jangan lupa jaga minji. Dia selalu mengadu kepada saya, kalau kamu itu tidak pernah memperhatikan dia." Ucap hae-joon.


"Juna bukan bodyguard nya."

__ADS_1


"Kamu ya, kalau dibilangin, bantah saja kerjaannya!" Bentak hae-joon.


"Abeoji, juna tidak punya tanggung jawab atas minji, dan dia juga bukan siapa-siapa juna." Ucap juna dan bergegas pergi menuju kamarnya.


"Juna!"


"Lee juna!" Panggil hae-joon.


"Memang anak bandel kamu ya!" Teriak hae-joon.


Juna terus berjalan dan tidak memperdulikan ucapan abeojinya itu.


"Heuh...saya ingin mencari kesenangan di luar, urus saja anak bandel kamu itu." Balas hae-joon yang pergi.


13 JUNI


DI BANDARA...


"Baiklah anak-anak! Dengar! Kita akan berangkat 30 menit lagi. Jadi tolong diperiksa barang yang belum diperiksa!" Ucap pak sun-woo.


"Ne." Jawab semua murid serempak.


"Hai juna." Ucap minji yang mulai beraksi mendekati juna.


Juna hanya diam tidak menjawab, diam dengan mata yang selalu memperhatikan setiap gerak-gerik nara.


"Juna, kamu nggak kasihan apa? Lihat nih, tanganku sakit, barangnya berat banget." Ucap minji sedikit manja.


"Nggak, siapa suruh bawa banyak barang. Kita semua disana itu cuma 3 hari." Jawab juna ketus.


"Ya kan aku tuh perempuan, beda sama kamu laki-laki. Kalau perempuan kan barangnya ribet." Sambung minji.


"Terserah, tapi aku bukan babu kamu." Ucap juna dan pergi meninggalkan minji untuk menuju ke dalam pesawat. Karena dia melihat, tidak ada orang didalamnya. Tempat yang sangat cocok untuk menenangkan diri dari keramaian.


"Iiih, juna ngeselin banget sih."


"Iishh, tetep aja aku kesel. Tapi, it's ok. Bener juga kata kamu, juna juga akan jadi punyaku seutuhnya." Ucap minji menenangkan dirinya.


"Oke anak-anak, yang sudah, kalian bisa masuk pesawat." Ucap pak sun-woo.


Lalu, para murid pun masuk kedalam pesawat yang akan dinaiki untuk menuju pulau Jeju.


Sebelumnya, didalam pesawat sudah ada nara dan juna yang duduk bersebelahan.


Flashback on...


Nara yang melihat juna menuju pesawat langsung mengikutinya.


"Hai, ngapain? Mau ditemenin nggak?" Ucap nara.


"Iya." Jawab juna.


Nara yang mendengar ucapan juna langsung tertawa girang didalam hatinya. Ia tidak menyangka kalau juna akan mengizinkannya. Lalu, nara pun duduk disamping juna.


Nara langsung diam, dia tidak berbicara apa-apa. Tetapi, ia terus melirik ke arah juna, memperhatikan setiap lekuk wajah juna.


"Jangan di lihatin terus wajah aku. Nanti mata kamu keluar, terus copot. Siapa coba nanri yang disalahin?" Ucap juna menggoda nara.


"Nggak lah, lagian mataku ini suka kok ngelihatin kamu."


"Mulai lagi nih😏" Balas juna.


"Kan kamu yang mulai goda aku duluan, ya aku goda balik lah, nggak apa-apa kan?"😉


"Terserah." Ucap juna mengacak rambut nara.

__ADS_1


Sedangkan nara, hanya terkekeh menanggapi sikap jahil juna yang mulai tumbuh seiring berjalannya waktu.


Flashback off...


DI PESAWAT...


"Min, lihat deh, si nara j*la*g. Lagi-lagi genit sama juna." Ucap jiah.


"Iya, lihat deh." Sambung bitna.


Minji yang mendengar ucapan jiah dan bitna pun langsung melirik ke arah nara yang duduk bersebelahan dengan juna.


"Iih, tu anak memang ngeselin ya." Minji yang kesal melihat nara mulai genit dengan juna.


Memang sifat nara sih, yang genit, manja, sok imut😉


Minji yang tidak tahan melihatnya pun langsung menghampiri nara.


Yunmi dan jimmy melihatnya dari kejauhan, hanya bisa pasrah oleh sikap minji yang pasti akan semena-mena kepada nara. Tetapi tidak pasrah begitu saja.


"Minggir, aku mau duduk disini." Ucap minji ketus.


Semua murid yang berada dalam pesawat itu, langsung menengok ke arah minji dan nara.


"Emm, emang nggak ada tempat duduk lain apa?"


"Nggak ada, aku mau duduk disini. Kan aku yang jadi tunangannya juna. Kenapa kamu yang suka deket-deket sama dia?" Ucap minji dengan nada sedikit ditekan.


"Aku bukan tunangan kamu. Siapapun berhak duduk disampingku. Termasuk nara." Jawab juna.


Bisikan demi bisikan pun terdengar. Karena mendengar ucapan juna yang mengatakan bahwa dia bukan tunangan dari minji.


"Tapi kan... aku tuh, nggak suka kamu deket-deket sama ni cewek."


Juna hanya diam, tidak merespon apapun.


"Iiish, dasar ya." Ucap minji melayangkan satu tamparan pada wajah nara. Tetapi dapat dicegah oleh juna.


"Juna, kamu apa-apaan sih?" Tanya minji dengan tangan ditahan oleh juna.


"Balik ke tempat duduk kamu sekarang." Perintah juna, yang terlihat sedikit kejam.


Minji melihat tatapan mata juna  yang seperti itupun, langsung kembali duduk ditempatnya.


Jimmy dan yirim yang melihat kejadian tadi. Hanya kesal, tapi senang. Karena juna membela nara.


"Makasih ya, kamu udah mau belain aku." Ucap nara yang menyenggol bahu juna. Dan berlagak sok imut.


Juna yang melihatnya, dan tidak menanggapi apapun.


Juna hanya mencoba tetap fokus. Tetapi didalam lubuk hatinya, sangat kacau, ingin jantungnya keluar akan kekencangan dari detakannya.


"Aku bukan bela kamu, aku cuma nggak mau duduk disamping dia." Jawab juna menutupi rasa di dalam hatinya. Walau nara telah mengetahuinya.


"Emm, berarti kamu mau duduknya disamping aku aja dong?" Tanya nara dengan senyum manisnya.


Juna tercekat dengan ucapan nara tadi. Dia tidak sadar dengan ucapannya. Yang mengarah hanya ingin duduk disamping nara. Nara memang pandai membolak-balikkan kata, juna harus lebih belajar untuk membalasnya suatu saat nanti.


Disisi lain, minji masih kesal dengan juna yang tadi membela nara.


Lihat aja ya, aku akan balas perbuatan kamu song nara. Batin minji.


...▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎...


...BERSAMBUNG......

__ADS_1


                                                                   @flooobie


__ADS_2