KISAH MASA REMAJA

KISAH MASA REMAJA
BERPACARAN #2


__ADS_3

Diperjalanan pulang orang tua ku membelikan ku obat panas dan juga pusing, aku pun memakan obat tersebut abis itu aku langsung meminum air hangat lalu aku tidur


kepalaku saat itu menjadi tidak terlalu pusing dan badan ku tidak begitu panas tapi keesokan harinya aku menjadi pusing dan panas kembali akupun memakan obat lagi yang orang tuaku belikan, saat itu aku kembali baikan, namun keesokan harinya lagi aku pusing dan panas lagi


aku pun langsung di bujuk untuk pergi ke puskesmas terdekat oleh orang tua ku bahkan Nala pun menyuruhku untuk pergi ke puskesmas, aku pun segera pergi kesana dan periksa, dokter menyuruhku untuk cek darah aku pun cek darah dan menunggu hasilnya


saat hasilnya keluar dokter mengatakan bahwa aku terkena DBD dan aku harus segera mungkin dibawa kerumah sakit untuk dirawat inap karena trombosit ku sangat sekali rendah

__ADS_1


dirumah sakit orang tua ku dimarahin oleh suster disana kenapa baru membawa ku kesana sekarang, yaa itu sebenarnya karena aku tidak mau hehe...


aku di impus lalu aku memberi tahu Nala bahwa aku DBD dan harus dirawat inap di rumah sakit, dia kaget dan sedih dia tidak bisa menjengukku karena dia sedang pulang kampung


aku pun berusaha membuatnya tidak sedih karena tidak bisa menjengukku...


Suatu malam di Rumah sakit aku mencoba melepas selang oksigen ku dan tanpa sengaja itu terjatuh kelantai, itu membuat ku cukup panik aku tidak bisa mengambilnya karena tanganku di impus, nafas ku mulai sesak aku mencoba membangunkan ayah ku tetapi tidak bangun aku pun menelpon ibu ku yang berada dirumah tetapi dia tidak bisa melakukan apapun saat itu

__ADS_1


akhirnya aku hanya bisa mencoba tenang dan bernafas menggunakan mulut dan menunggu Azan subuh agar ayah ku terbangun dan yaa Alhamdulillah nya ayah ku bangun dan mengambilkan selang oksigen itu dan aku segera memakainya


malam itu aku benar benar panik sekali sampai aku berfikir yang tidak tidak, aku berfikir "apakah ini akhirnya" dan ternyata bukan aku sangat bersyukur dan pada siang hari dokter datang kepada orang tuaku setelah memeriksa ku, dokter mengatakan kondisiku membaik dan aku tidak membutuhkan selang oksigen lagi, aku juga bisa segera pulang kerumah...


aku pun memberi tahu soal ini kepada Nala, Nala pun senang akhirnya aku bisa pulang, di perjalanan pulang Nala memberikan aku beberapa potonya yang sedang berada di kampungnya


sesampainya aku dirumah, Nala cukup marah karena aku kurang peka, dia padahal ingin potonya di post di sw dan pada akhirnya dia ngambek seharian, dan kesokanya dia seperti lupa masalah pada saat malam hari, tetapi dia ingat dan ngambek lagi kenapa tidak membujuk dia...

__ADS_1


dia juga mengatakan apakah aku bosan dengannya, aku hanya menjawab "tidak, aku bukan orang yang gampang bosan" dia mengatakan "tapi keliatan nya kamu beda" yaa padahal aku sedang kesel kepada orang rumah karena mereka pada makan mie sedangkan aku belum boleh.


__ADS_2