
saat aku menembaknya secara langsung itu benar benar beda dari yang aku bayangkan, aku benar benar gugup saat itu dan membuang banyak waktu disana, untung saja Nala tetap menunggu walau sudah harus pulang
akhirnya aku menembaknya "Nala Kamu Mau Jadi..., Pacar aku?" aku mengatakannya dengan suara yang cukup pelan untung saja Nala mendengarnya Nala pun menjawab "iya mau" aku senang sekali saat itu akhirnya aku berpacaran dengannya
siapa sangka orang yang bikin aku sangat tertarik saat kelas 7 saat kelas 9 menjadi pacar ku, yaa saat pulang kerumah aku benar benar senang sekali dan kalian harus tau aku nembak Nala di depan teman ku yang menyukai Nala yaitu Dika, yaa mungkin Dika sudah merelakannya karena dia juga sudah berpacaran
__ADS_1
akupun pulang dengannya dan yaa sesampainya dirumah dia seperti orang yang sangat sedih sepertinya, yaa abis gimana lagi dia sudah punya pacar tapi masih suka sama wanita lain...
walau begitu pertemanan ku tidak hancur hanya karena masalah seperti itu
aku jadi ingat saat sedang ulangan tetapi ulangan tersebut dilakukan secara online aku mengerjakannya sambil call dengan Nala dan bekerjasama dengannya itu sangat seru dan asik
__ADS_1
siapa sangka dia bilang coklat yang aku kasi itu terlalu banyak, akhirnya saat aku di rumah, Nala bilang kepadaku, "coklat 1 nya lagi aku kasi mama ya, terus aku bilang dari kamu, kata mama sering sering yaa"
Dan yaa aku cukup sering membelikan Nala makanan dan minuman, dan aku sering datang kerumahnya, aku selalu membelikan es untuk dia dan ibunya, ibunya sering sekali menawarkan ku untuk bermain dulu, tapi aku malu dan aku menolaknya terus hehehe...
saat berpacaran dengannya aku sering sekali meninggalkan nya bermain game bahkan di chat pun aku begitu dingin dan cuek katanya, yaa itu benar si aku pun sering sekali mengajaknya bermain game bersama tetapi terkadang dia tidak ingin bermain game karena memang dia sudah bosan dengan game tersebut, dia pernah mengatakan kepadaku "aku masih ada game ini biar bisa Mabar dan Deket sama kamu doang sebenarnya aku udah mau pensi aja udah bosen soalnya ga kaya dulu gamenya" aku senang sekali saat dia mengatakan hal itu...
__ADS_1
sejak saat itu aku mulai mengurangi bermain game ku aku mulai tidak dingin ke dia dan tida cuek ke dia, bahkan saat ingin bermain game pun aku harus izin kepadanya dan aku hanya bermain kurang dari 1 jam, dan banyak sekali larangan yang dia berikan, yaa aku senang sekali dia banyak melarang ku
sejak berpacaran dengannya kami sering sekali sleep call yaa itu benar benar menyenangkan, dan saat sedang puasa di bulan akhirnya kami call sampai subuh tiba sambil nobar nobar film yang seru, saat subuh sepertinya aku di gigit nyamuk DBD saat sahur kepalaku sangat sekali pusing dan badan ku panas dan saat siang orang tua ku sedang berada di luar, aku di rumah sangat sakit sekali pusing panas dingin, aku bingung harus melakukan apa dengan susah payah aku mengambil hp dan menelpon orang tua ku untuk segera pulang kerumah.