
♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎
...Satu tahun telah berlalu dengan begitu cepatnya. Kini kami telah menginjak kelas 3 SMA. Dan sebentar lagi akan lulus....
...Satu tahun lebih dua bulan lewat empat hari aku telah resmi berpacaran dengan juna. Selamat hari anniversary yang pertama juna! Maaf karena aku nggak bisa ngucapinnya secara langsung sama kamu. Karena belakangan ini, kamu sangat susah dihubungi....
♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎
19 JULI
"Raaa!!!" Teriak shimy dari kejauhan.
...Aku yang mendengar teriakan super duper kencang dari belakang pun langsung menoleh....
"Apa sih shim? Kenapa?"
"Heuh, heuh..." deru napas shimy yang tidak beraturan.
"Han, ini itu sebenarnya kenapa sih? Kalian ini kenapa? Ada apa? Jangan buat aku penasaran deh."
"Oke, biar aku aja yang jelasin." Ucap hani angkat bicara.
"Jadi gini ra, a-apa kamu tahu kabar tentang juna sekarang?"
"Juna? Nggak, akhir-akhir ini aku nggak pernah ketemu juna. Kita juga udah nggak berkomunikasi lagi. Kalau menurutku juna lagi sibuk handle kantor appanya deh, kan om hae-joon lagi sakit."
"Memangnya ada apa?" Tanyaku.
"Juna pindah ra, pindah." Ucap shimy tiba-tiba.
Hah? Aku sangat terkejut. Apa yang dimaksudkan shimy dengan kata 'pindah'?
"Maksud kamu?"
"Iya ra, juna ke luar negeri udah dari seminggu yang lalu." Sambungnya.
Deg...
...Sebenarnya aku sangat-sangat-sangat terkejut dan juga penasaran....
Mengapa juna tidak memberitahuku akan hal ini?
Mengapa aku harus mengetahuinya dari orang lain bukannya juna sendiri?
Apakah alasan dibalik kepindahannya?
...Itulah yang ada di benakku....
"Ra, apa kamu benar-benar nggak tahu?" Tanya hani padaku.
...Aku hanya menggeleng dalam diam. Dengan segala pertanyaan yang terlintas di kepalaku....
"Jelasin ke aku secara rinci bagaimana kalian mengetahuinya."
"Jadi gini ra, kan aku sama hani rencananya mau pergi ke koperasi dulu. Ya kan kalau mau ke koperasi harus lewat ruang guru nih, waktu kita lewat nggak sengaja dengar guru-guru yang lagi ngumpul disana ngomongin juna. Kita kan jadi penasaran, ya udah nguping sebentar asal nggak ketahuan😅 Eh malah denger berita itu." Jelas shimy sangat rinci.
__ADS_1
...Tubuhku melemas seketika....
Apakah ini alasan juna tidak dapat dihubungi belakangan ini?
Terus, selalu dengan beribu-ribu pertanyaan yang mulai muncul.
...Aku kemudian berlari menuju parkiran. Tanpa menghiraukan sahabatku memanggil dari arah belakang. Mengayuh sepedaku dengan sangat cepat hingga menuju rumah juna....
Tok...tok...tok...
"Permisi!"
"Apa ada orang?!"
"Juna!"
"Juna, kamu ada di dalam kan?!"
Tok...tok...tok...
"Juna!"
Cklek...(pintu dibuka).
"Iya? Ada yang bisa saya bantu non nara?"
"Bi, bibi lihat juna nggak? Juna ada di dalam kan?"
"Maaf non, den juna udah pindah."
...Rasanya aku tidak pernah menyangka akan hal ini....
Aku pernah mengalami ataukah kita pasti mengalami?
Sesuatu yang datang lalu pergi silih berganti.
...Ya, aku memutuskan untuk beranjak dari rumah juna. Dan kini pikiranku hanya ke satu tempat. Lapangan Perasaan....
...Terduduk diam di salah satu bangku yang menjadi tempat aku dan juna saling berbagi rasa. Di bangku yang menjadi tempat juna menyatakan perasaannya padaku untuk pertama kali....
...Aku hanya memandang sendu rumput hijau itu dengan tatapan kosong. Dengan pikiran yang penuh tanda tanya....
...Aku kini mulai terbaring di bawah pohon Angsana. Dan yang pertama kali kulihat adalah sebuah surat bersampul putih dengan cinta tergantung di salah satu ranting pohon....
...Penasaran? Tentu, jadi aku memutuskan untuk bangun dan mengambil surat tersebut....
...Aku mulai membuka surat bersampul putih dengan cinta merah jambu itu secara perlahan. Dan......
💌Dear Nara,
Ra, maafkan aku karena tidak sanggup untuk mengucapkan ini secara langsung.
AKU PINDAH.
Dan mungkin tidak akan mungkin untuk kembali lagi.
__ADS_1
Perasaan kita, hubungan kita, sampai disini saja ya ra.
Aku tidak ingin menyakitimu lebih jauh lagi.
MAAFKAN AKU.
Jangan terlalu berharap kepadaku lagi.
^^^********^^^
^^^*JUNA*^^^
^^^********^^^
"Hiks...hiks...hiks..."
"Kenapa kamu nggak pernah jujur ke aku JUNA?!"
"Hiks...hiks...hiks..."
"KAMU JAHAT!"
"NAPPEUN NOM! SEKKIA!"
"Hiks...hiks...hiks..."
...Semenjak saat itulah, semenjak surat yang kutemukan di lapangan perasaan, tergantung di ranting pohon Angsana. Hubungan kita berakhir, aku dan juna....
Mengapa tiba-tiba?
...Kalaupun jika juna akan pindah, mengapa harus tiba-tiba tanpa ada kabar?...
...Itulah yang menjadikan diriku sampai saat ini penasaran....
...Saat mengingat masa pertama aku dan juna memulai kisah itu......
...Acuhmu memang membuatku rapuh pada awalnya. Namun, dari sanalah cerita ini pun terangkai. Rentetan kata puitis yang tertulis di setiap episodeku, tertuju padamu....
...Kamu bagaikan hujan, yang tanpa ritme hadir dan pergi. Aku sebenarnya ingin menjadikanmu rutinitasku. Untuk menjadi matahariku, yang telah diketahui kapan datang dan perginya. Untuk tidak pergi tanpa kembali, namun pergi dan akan kembali, pasti....
...Menurutku, kamu sangat pandai menghadirkan rasa suka yang lekat dengan duka. Kamu hadir membawa sebuah alasan dan pergi dengan sejuta pertanyaan....
...Aku pernah menjadikanmu tempat dimana semua rasaku menuju. Dan kamu pun pernah meluluhkan hatiku tanpa adanya rasa takut akan patah....
...Kita memang pernah saling berbagi kisah indah, juga berkeluh kesah bersama.Tapi segala di antara kita yang kusebut 'pernah' kini hanyalah sebatas kisah yang telah punah....
...Saat aku menulis dan merangkai cerita ini, tentunya disana kamu sedang sibuk dengan urusanmu, dengan rutinitas yang didalamnya tidak lagi ada aku, dengan menjalani hari-hari yang mungkin sangat menyenangkan bagimu, karena tidak lagi ada aku yang senang dan selalu menganggumu....
...Saat aku menulis setiap episode dalam cerita ini, dengan suara khasku memanggil namamu. Berharap malam menyampaikannya kepada bintang, dan bintang menyampaikannya kepadamu....
...Ini tentang berapa kali dalam sehari aku menjaga hati yang kubungkus rapi untuk dirimu yang dinanti. Di setiap mataku membuka ketika pagi, hingga malam mulai datang dan menyusup masuk mengakhiri hari....
...▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎...
...BERSAMBUNG......
__ADS_1
@flooobie