
Saat pertama kali PTM saat itu hanyalah 50% 50% dengan kata lain hanya setengah setengah yang masuk minggu pertama bagian absen 1-18, Minggu kedua baru 19-36, absen ku ada di atas sedangkan dia ada di bawa jadi kami tidak bisa bertemu saat itu kami hanya berkomunikasi via online
ntah kenapa saat ptm 50% aku sama sekali tidak mempunyai semangat, sampai akhirnya ptm untuk 100% pun tiba dan itulah kesempatan ku untuk bisa bertemu lagi dengannya
aku sangat ingat pagi itu, aku tiba di sekolah dan mencari kelas ku aku bingung karena tidak menemukannya dan aku bertemu dengan Nala yang ternyata dia juga sedang mencari kelasnya, aku sungguh terkagum kagum dengan kecantikannya ditambah aku sangat senang akhirnya aku bisa ngobrol dengannya secara langsung
__ADS_1
tak lama kami pun menemukan kelasnya dan kami mencari tempat duduk, aku berencana duduk di dekat dia aku sengaja tidak duduk terlalu belakang karena sudah terisi aku sengaja duduk cukup depan karena ada 2 bangku kosong namun sayang sekali temannya telah menyiapkan bangku untuknya hingga aku tidak bisa duduk dekat dengannya
yaa itu bukanlah masalah, setiap hari aku selalu saja melihatnya aku merasa seperti sedang bermimpi aku bisa bertemu lagi dengannya dan kami sekelas lagi, yaa mungkin itu sudah takdir hehehe
suatu hari saat ingin pulang dia bilang sesuatu padaku yang membuat aku sangat salah tingkah dia berkata "Nanti push rank yu" aku sangat senang sekali mendengar kata kata itu selama ini hanya mengajak via online dan sekarang mengajak ku secara langsung aku pun meng iya kan ajakan Nala
__ADS_1
hingga suatu hari teman ku (Dika) dipindahkan tempat duduknya yang awalnya di dekat ku sekarang ada di depan Nala, hari hari berjalan mereka selalu asik mengobrol dan Nala terlihat sangat senang mengobrol bersama teman ku sontak itu membuat aku sangat iri dan sangat sangat cemburu namun aku sadar aku bukanlah siapa siapanya
hingga suatu hari aku pergi kerumah teman ku itu untuk bermain aku pun berniat untuk memberi tahunya bahwa aku menyukai Nala, yaa seperti yang kalian tau aku sangat lah pemalu bahkan sampai sekarang, dan aku pun tidak jadi mengatakan itu kepada temanku
keesokan harinya saat aku dan Dika pulang sekolah Dika ingin bermain kerumahku kami pun pergi untuk membeli beberapa makanan agar bisa kami makan saat bermain dijalan pulang Dika mengatakan hal yang membuat aku sangat sedih dia mengatakan "Fadie gua sebenernya suka sama Nala" itu benar benar membuat ku kesal tapi aku hanya bisa tersenyum saat itu sambil berkata "serius? yaudh kejar aja" aku kesal sekali saat itu padahal dia sudah mempunyai pacar namun menyukai orang yang aku sukai
__ADS_1
aku benar benar putus asa seperti tidak ada harapan bahwa Nala suka kepada ku juga karena setiap hari Dika dan Nala seperti sangat akrab dan sering bercanda di kelas, sedangkan dengan ku hanyalah sebatas membantu push rank
namun Nala seperti terus memberikan ku harapan, dia sering mengechat ku sering cerita cerita random dan bahkan dia curhat kepadaku.