
...Malam ini aku memilih untuk kalut lagi seperti biasanya. Seakan kesedihan selalu menemaniku dan membuatku hidup. Sunyi dan sepi masih menemani diriku untuk sebuah penantian....
...Setelah aku berpikir untuk kesekian kalinya, aku sadar. Bahwa aku kagum tanpa sebab, kehadiranmu yang ada di pikiran, sangat menenangkanku....
...Katanya, saat kita menatap langit malam yang sama, rindu ini akan tersampaikan. Nyatanya, semakin kutatap langit dan memikirkanmu, semakin rindu ini terasa....
...Kutuliskan ini untuk seseorang yang telah terlepaskan sejak lama. Maaf, setelah bertahun-tahun lamanya, rasaku masih sama saja. Segala usahaku perihal melupakanmu selalu terbang melayang, sia-sia. Karena hingga saat ini, hanyalah dirimu yang kucinta....
...Entah kamu membaca cerita hatiku ini atau tidak, jawabannya tidakalah masalah. Aku hanya ingin dua hal dibawah ini sekarang:...
...1️⃣ Kembalilah kepadaku, karena aku selalu menunggumu....
...2️⃣ Berilah aku kesempatan untuk mengulang kembali cerita yang sempat hancur dalam sekejap mata....
^^^Dari kekasihmu yang dulu...^^^
^^^Nara🦋^^^
°○°○°○°○°○°○°○°
17 AGUSTUS
...Hari ini adalah hari kemerdekaan Indonesia. Selamat ulang tahun Indonesia!...
...Saat menyusuri setiap jalanan di Kota Mataram, aku selalu melihat bendera merah putih. Ucapan selamat hari kemerdekaan juga tak lupa mendampinginya....
...Aku kini tengah berada di suatu sekolah SMP yang berada tepat di depan rumahku. SMP 8 Mataram, itulah nama sekolah yang sedang kutempati untuk menjadi guru PPL dari Univeritas Mataram(UNRAM)....
...Melihat berbagai murid membagi cerita dengan temannya, melihat sepasang kekasih saling membagi kehangatan, sungguh aku merindukan masa remajaku yang dulu. Kini aku merasa kesepian karena telah kehilangan segalanya, sahabat, bahkan cinta....
...Tetapi syukurnya, terdapat keluarga yang terus memberi bahagia padaku....
...Tadi juga aku sempat melihat para murid berbaris untuk melaksanakan upacara. Seperti pada umumnya, upacara menyambut kemerdekaan Indonesia....
...Akhir-akhir ini aku jadi banyak bicara ya, apa mungkin cerita ini akan selesai? Semoga saja hidupku tidak sad ending. Sebelum cerita ini selesai, aku ingin sekali memiliki cinta yang diberikan oleh kekasih. Apa itu mungkin?...
"Cla!!!" Panggil seseorang dari gerbang utama sekolah.
"Temenin kakak shoping yuk, tenang aja bakalan di traktir kok." Ajak kak chelsea yang merangkul erat lenganku.
"Hm, tapi disini lagi ramai banget kak, aku mau lihat anak-anak ikut lomba. Katanya sebentar lagi lombanya bakalan dimulai."
"Yah, nggak seru ah🙄☹"
"Maaf ya kak, kalau gitu aku mau ke lapangan basketnya dulu ya. Mau lihat mereka lomba, kakak kalau penasaran susul aku aja disana. Bye!" Ucapku yang bergegas pergi.
__ADS_1
...Sesampainya aku disana, aku sempat terkejut karena mereka semua terlihat sangat bersemangat. Semangat anak remaja memang berbeda....
...Lomba telah dimulai sejak satu jam yang lalu. Kini aku sedang melihat para siswa yang menggunakan karung, katanya ada perlombaan balap karung sih. Sebelah barat dibawah pohon mangga juga sudah ada murid yang berlomba makan kerupuk. Sekolah masa remaja di Indonesia ternyata sungguh berwarna ya!...
"Kak!" Panggil salah seorang murid perempuan. Aku yang mendengar itupun langsung menoleh.
...Murid perempuan itu menghampiriku....
"Kakak kenapa sendiri aja? Nggak punya temen ya?"
"Hehe😄 kakak lagi mau sendiri aja. Terus kamu, kenapa sendiri aja?"
"Aku nggak punya temen kak😔" jawabnya sendu.
...Gadis remaja ini mengingatkanku kepada juna lagi dan lagi, mengapa semua orang yang kutemui selalu mengingatkanku kepada juna? Apakah cuma aku yang berpikiran seperti itu? Atau memang benar semua terancang oleh takdir?...
"Kak, kakak kok melamun? Nggak suka aku disini ya?"
"Eh, nggak kok, kakak cuma ingat sama seseorang aja."
"Cieee, pasti pacar kakak ya."
"Nggak, itu teman SMA kakak dulu, udah lama banget."
"Lomba?" Tanyaku heran.
...Gadis remaja itu mengangguk antusias....
"Lomba apa?"
"Ada beberapa yang masih tersisa sih, tapi aku bingung kakak mau ikut lomba yang mana."
"Memangnya ada lomba apa aja? Kakak jadi penasaran nih!"
"Lomba menggambar, lomba membuat puisi, yang kayak berhubungan dengan kata-kata mutiara gitu. Terus masih ada yang lainnya sih, kakak mau ikut yang mana?"
...Aku merenung dan memikirkan kembali....
"Kakak mau ikut lomba membuat puisi deh."
"Yang bener kak? Kakak bisa?"
...Aku mengangguk tanda membenarkan....
"Oke deh, berhubung aku yang jadi panitia pendaftarannya, kakak bisa daftar di aku sekarang, guru-guru PPL yang lain juga banyak udah ikut lomba." Ujar gadis itu.
__ADS_1
...Aku mulai mendaftar, dan mulai membuat puisi yang mengingatkanku pada saat-saat masa remaja dulu....
Puisi selalu bisa mewakili rasa yang sulit dijadikan kata
Pertemuan dan perpisahan, seperti halnya matahari terbit yang cepat atau lambat juga akan tenggelam membawa senjanya
Aku pernah merasakan kisah masa remaja, melewati kebahagiaan dan kesedihan bersama sahabat, keluarga, dan orang tercinta
Aku selalu mengharapkan cerita saat itu kembali terulang saat ini juga
Tetapi jujur,
Mengharapkan itu jauh lebih menyakitkan, karena belum tentu sesuatu yang kuharapkan untuk kembali, dapat dikembalikan
Aku tidak baik-baik saja sebetulnya melalui perpisahan itu
Rasanya sungguh sakit, namun jika kita terus memaksanya lebih keras lagi, itu pasti telah menjadi bekas luka
Sampai pada detik ini, akhirnya aku mengerti
Aku paham sepenuhnya bahwa apapun yang terjadi pada kita esok hari nanti, ialah yang terbaik entah untuk dirimu, ataupun diri ini
Kenangan yang dahulu, kenangan kita yang tenggelam dalam kata dimana aku tidak bisa lagi mencari maknanya
Puisi ini benar-benar membuatku merindu kisah masa remaja yang selalu membuat candu♥︎
...Ya, seperti itulah hasil puisiku yang tiba-tiba muncul di pikiran. Mengenai masa remaja....
...Aku sebenarnya hanya ingin mencurahkannya dalam baris-baris kata nan indah. Aku tidak berharap untuk memenangkan lomba itu, tetapi aku hanya ingin melihat karyaku terpampang nyata....
***
...Aku mulai merebahkan diri di kasurku. Hari ini sangat melelahkan, tetapi cukup menyenangkan. Besok aku sudah harus kembali lagi berkuliah di UNRAM....
...Waktu terus berjalan, namun hatiku masih saja menuju padamu, masih saja mengharapkanmu, padahal kisah kita sudah berlalu. Pada kenyataannya, pada baris-baris kata ini, kamu masih saja mendominasi....
...Namun kini biar kurangkai semua dalam kenangan saja. Agar luka dan duka segera pulih....
...Sementara itu, rasa kantuk yang mulai menjalar, telah memenuhi tubuh dan membuatku tertidur pulas dengan cepatnya....
...▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎...
...BERSAMBUNG......
@flooobie
__ADS_1