
16 JUNI
"Baiklah anak-anak, kali ini Ssaem akan mengajak kalian untuk jalan-jalan bersama. Ingat, tanpa ada yang berpencar." Ucap pak sun-woo.
"Ne sonsaengnim."
"Mendorongjang Flea Market"
Disitu kita bisa berbelanja berbagai macam barang seperti pakaian, perhiasan, karya seni, dan lainnya.
"Juna, kita beli baju couple yuk." Bisik nara.
"Nggak, alay banget ra."
"Iiih, itu bukan alay, tapi lucu tau nggak☹"
"Ini kan camp hari terakhir kita, haruslah ada souvenir yang kita bawa pulang." Sambung nara.
"Emm, iya aku tahu. Tapi jangan baju couple."
"Oke dah, yuk😊"
"Emm."
***
"Wah juna, lihat deh disana ada pameran lukisan." Tunjuk nara.
"Terus?"
"Nggak ada sih, aku cuma mau lihat-lihat aja. Boleh ya?"
"Nggak, kata sonsaengnim nggak boleh berpencar."
"Iya-iya☹😟"
"Nanti aku ajak kamu jalan, selesai dari sini." Bisik juna.
"Hah? Yang bener?"
Juna hanya mengangguk pasrah, karena setelah dia berbicara seperti itu, tentu juna tahu sikap nara akan bagaimana.
"Oke dah, tapi janji ya."
"Emm, iya."
DI CAMP...
"Junaaaa...." ucap nara manja.
"Emm?"
"Kan kamu udah janji sama aku, ingat nggak?"
"Iya, ingat."
"Terus, rencananya kamu mau ajak aku kemana?"
"Ikut aja." Ucap juna menggenggam tangan nara.
"Dalri Scent"
Aslinya, bukan benar-benar tempat wisata. Tetapi, jika kita ingin mencari toko unik untuk mencari souvenir dari Jeju Island, datangi Dalri Scent untuk pengalaman berbelanja yang unik. Toko yang dahulunya merupakan gudang didekorasi dengan gaya grunge indie adalah toko kuno yang menakjubkan.
"Juna, ini dimana?"
"Udah, kita masuk aja."
Nara mulai masuk dan melihat sekeliling.
"Ini tempat untuk beli souvenir ya?" Tanya nara memastikan.
"Emm, kamu pilih aja mau yang mana."
"Kalau gitu, aku mau ini deh. Lukisannya cantik, gambar satu pohon di tengah lapangan pada malam hari. Cocok banget untuk di pajang di dinding kamar."
"Iya udah."
"Juna, terus kita mau kemana lagi?" Tanya nara.
"Aku nggak ngajak kamu kemana-mana lagi. Lebih baik beres-beres karena besok udah balik."
"Heuh...nggak seru deh. Coba kita disini seminggu lagi, pasti seru."
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Eun-woo, apa kamu lihat nara?" Tanya juna tiba-tiba.
"Nggak, tapi kenapa kamu tanya ke aku?"
"Heuh...sudahlah."
Juna langsung pergi dan berniat untuk menemui nara.
__ADS_1
Dan tidak sengaja pula, ia berpapasan dengan yirim.
"Han!" Panggil juna.
Yirim pun langsung menengok ke arah sumber suara yang memanggilanya.
"kamu panggil aku?" Tanya yirim tak percaya.
"Emm."
"Untuk apa?"
"Nih, tolong kasih ke nara karena dari tadi aku cariin nggak ada." Ucap juna memberikan sebuah paper bag.
"Owh, okelah."
DI CAMP...
"Raaaaa..." panggil yirim.
"Em, iya?!"
"Nih, ada titipan dari juna." Ucap yirim memberikan paper bag itu.
"Yang bener?"
"Iya, udahlah aku mau pergi dulu ada urusan soalnya." Pamit yirim.
"Iya, btw makasi lho udah mau anterin ini ke aku."
"Iya-iya."
Yirim pun pergi untuk keperluannya bersama teman yang lain.
Sedangkan nara, hanya senyum-senyum sendiri.
"Kira-kira, isinya apa ya?"
————————————
17 JUNI
...Liburan tiga hariku bersama teman dan sahabat telah berakhir. Liburan memang penuh dengan kejutan. Bahkan, untuk pergi ke suatu tempat yang kita anggap biasa sekalipun, dapat terasa sangat istimewa dan menakjubkan, karena diliputi dengan kebahagiaan yang mungkin hanya sedikit jumlahnya....
...Bisakahku berbagi kebahagiaan seperti itu lagi? Kalau saja bisa, aku ingin membuatnya lebih berwarna lagi, membuat siapapun didekatku tersenyum lebih lebar lagi, membuat mereka semua yang ada disekitarku, dapat merasakan bahagia yang sesungguhnya....
...Aku ingin sesuatu yang tak ternilai harganya. Bukan harta ataupun barang, tetapi kenangan dan sebuah kisah yang tidak akan pernah terlupakan. Itulah pikirku pada saat itu....
...Dan pada saatnya, memulai untuk berkonsentrasi lagi pada materi pelajaran yang akan datang, memulai lagi untuk benar-benar merasakan masa remaja yang mungkin akan selalu diliputi pelajaran yang sedikit sulit, ataupun sangat sulit. Terkadang, semua itu membuatku rindu....
"Ayo, kalian jangan berdesakan. Masuknya satu-satu." Instruksi dari pak sun-woo.
Semua murid mulai memasuki pesawat dengan lebih tertib.
"Ra, kamu duduk disini ya, aku mau cerita sesuatu yang spesial sama kamu." Ucap jimmy.
"Oh, iya shim."
"Han, kamu duduk didepan aku ya. Biar bisa denger juga." Sambung jimmy lagi.
"Iya bawel." Jawab yirim.
Nara langsung duduk disamping jimmy. Dan yirim duduk didepan jimmy.
"kalian tau nggak ra, han?" Tanya jimmy.
"Ya mana kita tau lah shim, kamu aja kan belum ngomong secara detail."
"Iya nih, mau buat kita mati penasaran apa? Ayo buruan. Pakai kata-katanya jangan dipotong segala lagi." Omel yirim.
"Iya juga sih. Oke-oke, jadi gini. kalian tau kan, kalau aku itu nangis semalaman sampai nggak tidur?" Ucap jimmy.
"Iya, terus?"
"Emang kenapa kalau kamu nangis? Ada hantu ya?" Sambung yirim.
"Nggak, dengerin dulu nih. Jadi, selesai nangis itu, aku dapat chat dari kak eun-woo. Nah, dia ngajak ketemuan jam 4 pagi. Ya udah nih, aku setujuin aja. Pas aku sampai sana, eh tiba-tiba dia kasih coklat ke aku, terus ngajak balikan lagi, sosweet bangettt. Pakai ada acara balon-balon hatinya, cake, bunga mawar. aku kan jadi mellting." Jelas jimmy dengan senyum bahagianya.
"Wah, yang bener shim?" Tanya nara dan yirim serempak.
"Iya, pokoknya aku seneng banget deh hari ini."
"Selamat shimyyyy... setelah perjuanganmu....akhirnya ya." Ucap nara memeluk erat jimmy, sahabatnya itu.
"Kalian aja nih? Aku nggak diajak?" Tanya yirim sedikit cemburu.
"Diajak kok, ayo." Ucap nara menarik tangan yirim.
Mereka berpelukan, berbagi kebahagiaan yang dialami masing-masing, bertukar cerita yang sangat menyenangkan. Jadi kangen....
***
DI RUMAH NARA...
__ADS_1
"Omma, appa, oppa. Nara udah pulang!" Teriaknya.
"Sayang...anak omma yang neomu yaeppeo..." ucap mora memeluk erat tubuh nara.
"Kamu udah pulang? Gimana disana?" Tanya ji-kyung yang tiba-tiba datang.
"Emm, seru kok pa. Seru banget malahan, kita jalan-jalan lho. Terus, pemandangannya indah banget. Apalagi taman bunganya."
"Wah, seru tuh." Ucap kanglim ikut.
"Iyalah, oppa sih udah keburu tua."
"Nara yang masih anak-anak🤪" Ledek kanglim.
"Ya udah, mandi dulu sana, habis itu kamu istirahat. Pasti lelah banget habis dari perjalanan jauh." Jelas mora.
"Ne omma yang cantik, ya udah, nara keatas dulu ya!"
"Iya."
DI KAMAR NARA...
"Hadeuh...capek banget. Eh, btw isi paper bag yang di kasi juna apa ya?" Ucap nara penasaran. Pasalnya, ia sengaja tidak membukanya pada saat di camp.
Nara mulai membuka paper bag itu, dan isinya ada dua buah bunga camellia. Tidak lupa juga terdapat surat didalam paper bag itu.
Nara mulai membuka surat yang terselip di balik bunga.
...Ra, ini bunga aku beli di Camellia Hill, wajib dijaga, jangan sampai mati, kalau mati kamu harus tanggung jawab😈...
^^^💌JUNA💌^^^
"Iya-iya, aku nggak bakalan bunuh ni bunga juga kali."
"mending bunganya aku taruh dibalkon aja kali ya? Iya udah, tempet yang paling cocok memang dibalkon sih."
Nara langsung menuju ke balkon kamarnya. Disana, ia meletakkan dua buah pot yang masing-masingnya, berisi satu bunga camellia.
"Hmm, namanya siapa ya?"
"Ini kan ada dua bunga, dari juna lagi.
Jadi... nama yang harus banget cocok ya berdekatan sama nama juna dong."
"Iya juga sih."
"Oke, sekarang nama kamu, Juju." Ucap nara, menunjuk ke arah bunga sebelah kanan.
"Dan nama kamu, nana." Ucap nara, menunjuk ke arah bunga sebelah kiri.
"Berarti Lee Juju, sama Lee Nana."
"Wah, kok aku jadi pinter gini sih buat nama?"
"Oh iya, kan juna beliin aku lukisan juga ya? Mending aku langsung pajang aja deh."
Lalu, nara mulai mengeluarkan lukisan itu dari salah satu barang yang ia bawa sehabis pulang dari Jeju Island.
"Aku taruh diatas sini deh." Ucap nara yang berencana menaruh lukisan itu di tengah bingkai foto keluarganya.
"Oke, udah cocok and pas banget."
"Ya udah, mandi duluuu."
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN...
"Hadeuh, capek bangettt." Merebahkan tubuhnya diatas kasur, dengan melihat langit-langit kamarnya.
Nara langsung mengeluarkan handphone dan membuka foto yunmi. Saat hari kelulusan SMP dahulu.
"Kalau lagi kayak gini, jadi inget sama kamu kim." Melihat foto mereka berdua, di layar handphone.
"Aku kabarin kimi aja deh, kalau aku udah balik dari Pulau Jeju."
Nara langsung membuka WhatsApp, dan melihat chat terakhirnya dengan yunmi, yaitu saat di Pulau Jeju.
Bestie Ra♡:
Kimi, aku udah balik lagi ke Seoul. Dan sekarang udah ada dikamar, baru aja nyampe.
Tak ada balasan dari yunmi...
Bestie Ra♡:
Btw, kabar kamu gimana kim? Aku kangen nih.
Tidak ada satu balasan pun dari yunmi...
"Udahlah, mungkin kimu lagi sibuk. Mending aku tidur dulu."
Nara langsung mematikan lampu kamarnya, dan memakai selimut.
...▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎...
__ADS_1
...BERSAMBUNG......
@flooobie