
JIMMY×DO RYU...
"Iiih, kenapa aku bisa sama kamu sih? Ogah banget deh." Ucap jimmy yang kesal. Pasalnya, ia ingin berpasangan dengan eun-woo. Tapi sayang, ia berpasangan dengan do-ryu yang sangat menyebalkan menurut jimmy.
"Emang kenapa? Kan kalo kamu takut, aku bisa peluk." Goda do-ryu.
"Iiih, amit-amit deh." Jawab jimmy dan pergi meninggalkan do-ryu.
"Shim! Tungguin aku!" Teriak do-ryu.
"Iiih, serem banget lagi. Kok aku jadi takut gini? Ya udahlah, mending susul shimy dulu." Sambung do-ryu yang langsung mengejar jimmy.
[Kwak Do-Ryu]
Cowok yang sangat bobrok, penakut, dan sok ganteng, baik, nggak sombong.
[Shin Jimmy]
Feminim, nggak bodo dan nggak pinter-pinter
amat, baik, nggak sombong. Dan sangat membenci do-ryu.
YIRIM×NAM JOO...
"Syukur deh joo, kita satu tim. Aku nggak yakin deh, kalau sama cowok lain bakalan gimana." Ucap yirim.
"Iya han, akujuga males kalau ama cewek yang lain. Ntar manja, aku kan nggak suka cewek yang begitu" Jawab nam-joo.
"Ya udah, yuk lanjut." Sambung nam-joo menarik tangan yirim.
"Iya."
[Ahn Nam-Joo]
Teman sepergang dari yirim. Suka main game, gans, cool, dan sedikit nakal.
[Han Yi-Rim]
Tomboy, selalu suka game, baik, nggak sombong, cuek bebek.
MINJI×EUN WOO...
"Iiih, kenapa aku sama kamu sih? Aku kan maunya sama bebeb juna." Ucap minji ketus.
"Aki juga ogah sama kamu. Kamu kira aku mau apa, sama cewek manja kayak kamu? Ya nggak lah, amit-amit." Balas eun-woo yang tidak mau kalah.
"Ya udah, cepet jalan. Ntar kita ketinggalan lagi, sama anak-anak yang lain." Sambung minji yang jalan dengan cepat.
"Hati-hati, ntar jatuh." Ucap eun-woo yang belum selesai berbicara. Dan benar saja, minji jatuh ke lubang yang tidak terlalu dalam.
__ADS_1
"Aww." Teriak minji syok.
"Tuh kan, belum juga selesai ngomong. Memang ya, kamu selalu nyusahin orang. Makanya juna nggak suka deket-deket sama kamu." Ucap eun-woo pergi meninggalkan minji yang sedang berusaha untuk keluar.
"Iiih, awas aja ya tu orang! Ngeselin banget sih."
Dan setelah keluar, minji langsung menyusul eun-woo yang tidak terlalu jauh.
[Ko Eun-Woo]
Cowok resek+ngeselin, ketua osis, musuh nara, cool.
[Park Min-Ji]
Cewek yang manja banget, selalu nginjek orang lewat hartanya, feminim, dan sok cantik.
NARA×JUNA...
"Kamu suka nggak, kalau aku jadi pasangan kamu?" Tanya nara dengan gaya manja dan genitnya.
"Em." Jawab rey yang tak sadar.
"Hah? Yang bener? Kamu suka?"
"Mwo? Aniyo, maksudnya suka sama udaranya yang segar." Ucap juna mengalihkan pembicaraan.
"Hah? Kamu apaan sih juna? Aku tanya ini, kamu jawab itu."
Dan tiba-tiba, nara jatuh. Juna yang melihat nara akan jatuh pun langsung menarik pinggang nya.
Dan sekarang, mereka sangat dekat. Hingga bisa saling bertukar suara detak jantung dan napas bersama.
"Ah." Ucap nara yang kesakitan. Pasalnya, kakinya sekarang sedang terkilir.
"Kamu nggak apa-apa ra?" Tanya juna panik.
"Iya, aku nggak apa-apa. Kaki aku cuma terkilir aja kayaknya."
"Ya udah, kita istirahat dulu." Ajak juna yang langsung memapah nara. Dan nara hanya diam, tidak merespon apa-apa. Tetapi, dalam hatinya serasa akan meledak jika berdekatan terus dengan juna.
"Disini aja ya, kita duduknya." Ucap juna.
"Ne."
Lalu, juna sedikit memijat kaki nara yang sakit.
"Eh, nggak usah juna. Aku bisa sendiri kok."
"Udah, biar aku aja. Lagian aku dulu sering pijatin eomoni." Jawab juna yang tidak sengaja mengingat kejadian indah dulu.
__ADS_1
"Kamu suka mijat?"
"Ah, nggak juga. Ya udah, nih kamu lanjut pijat sendiri." Jawab juna sedikit canggung.
"Katanya mau di pijatin, ya udah deh. Biar aku aja yang lanjutin."
[Song Na-Ra]
Cewek terpintar di sekolah, cantik, baik, nggak kaya tapi nggak miskin, nggak sombong, imut, genit, sedikit manja.
[Lee Ju-Na]
Cowok terpintar di sekolah, ganteng, cuek bebek, kaya banget, cool, nggak punya teman, nggak sombong.
DI TEMPAT CAMP...
"Semuanya sudah ada? Baiklah kalau begitu, kita lanjut untuk barbeku ya." Ucap pak sun-woo.
"Sonsaengnim, ada yang kurang." Jawab jimmy.
"Siapa jimmy?" Tanya pak sun-woo
"Nara sama juna." Jawab yirim.
"Hah? Juna nggak ada? Mereka kemana sih?!" Sambung minji yang cemas dengan juna.
"Sudah-sudah, kita tunggu saja sebentar. Mungkin mereka ada masalah diperjalanan." Jelas pak sun-woo.
"Tapi, gimana kalau mereka uwu-uwuan?" Sambung do-ryu yang mengompori minji.
"Iiih, kamu bilang apa sih?! Nggak mungkin lah, bebeb aku begitu." Jawab minji.
"Sudah-sudah. Kalian jangan ribut seperti ini..."
"Sonsaengnim." Ucap juna yang memanggil pak sun-woo dan dapat langsung menghentikan keributan yang sempat terjadi.
Juna sekarang sedang menggendong nara dipunggung nya. Nara tadi tertidur, maka dari itu, juna tidak tega untuk membangunkan nara yang terlelap.
"Juna? Kok kamu pakai gendong-gendong si nara segala sih? Iiih, lepasin nggak?" Ucap minji mencoba melepas gendongan juna.
"Kamu kenapa? Nara itu kakinya terkilir. Terus dia juga ketiduran." Jawab juna.
"Kalau begitu juna, kamu bawa nara ke dalam camp." Suruh pak sun-woo.
"Jimmy, yirim. Kalian temani juna kesana."
"Ne sosaengnim." Jawab jimmy dan yirim serempak.
...▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎■▪︎...
__ADS_1
...BERSAMBUNG......
@flooobie