Klise

Klise
16. Denganku


__ADS_3

Hari ini aku berangkat kuliah bersama Adhan. Ini memang bukan hal yang luar biasa karena kami sudah sering melakukan ini dan hampir setiap hari bukan ?. Kami juga makan siang bersama,dan hari-hari terjalin seperti sedia kala. Hanya perasaanku yang belum biasa. Aku juga belum terbiasa memanggilnya dengan sebutan kakak.


“ Zhu,, “ ini suara Sisil. Tidak biasa aku bisa melihat anak ini dikampus. Aku sudah sangat lama tidak berteu dengan anak ini. dia terlihat semakin sumringah dan cantik. Senyumnya mengembang sepanjang langkah menuju tempat aku berada.


“ bagaimana kabarmu? “


“ aku baik-baik saja. Kamu sendiri bagaimana?“


“ sama aku juga,kamu makin lengket saja sama Adhan. Terlihat semakin bahagia bersama “


kalimat Sisil yang ini yang membuatku merasa dicubit. Aku hanya tersenyum menanggapinya.


“ aku ingin memberitahumu,dan aku rasa kamu harus tahu ini. Adhan adalah laki-laki yang baik,sebenarnya dia yang selama ini memintaku untuk memberimu buah dan susu setiap pagi. Semua buah dan susu itu dia yang memberikan kepadaku dan memintaku untuk memberikan padamu sebagai sarapan. Dia bilang


“jangan sampai Zhu makan mie instan lagi dan pastikan Zhu makan semua buah dan susu ini agar kesehatannya terjaga”


dia ingin vitamin ada dalam dirimu. Selama ini kan kamu makan sembarangan,dia kurang suka akan hal itu. Karena itu dia datang setiap sore dan memberikan buah-buahan segar serta susu untuk aku berikan padamu. Maafkan aku Zhu,tapi tidak ada laki-laki sebaik dia. Sepanjang aku kenal laki-laki,tidak satupun yang seperti Adhan. Kamu memilih laki-laki yang tepat “


penjelasan inilah yang membuatku lebih merasa dicubit.


Jadi selama ini Adhan yang memastikan sarapanku penuh gizi,sarapanku harus sarapan yang baik. Aku berusaha mengganti topik pembicaraan,memancing Sisil untuk bercerita tentang yang lain. Hingga akirnya Adhan datang dan mengajakku makan siang dikantin. Kami makan siang seperti biasa,dia yang memesan dan membawa menu itu kemejaku. Kami juga bercengkerama seperti awal perjumpaan,seolah tidak pernah terjadi apapun. Benar,memang tidak terjadi apapun dihati Adhan. Hanya hatiku yang sempat terlanda bencana. Aku melirik wajahnya,dia sangat serius dan belum kulihat satupun senyuman diwajahnya hari ini. kuperhatikan dia lebih dalam lagi dan semakin dalam.


Sejak kapan dia tahu bahwa aku adalah adiknya?


Mataku masih lekat menatapnya. Hingga dia tersadar aku tengah menghitung pori wajahnya.


“ Ada apa? “


Aku hanya menggelengkan kepala saat pertanyaan itu dilemparkannya. Setelah makan siang berakir,dia menemaiku bekerja. Hingga akirnya kami pulang kerumah kami bersama. Ibu sudah menyajikan makan malam untuk kami. Beliau mempersilahkan kami untuk bersih diri dan menjalankan kewajiban ibadah.

__ADS_1


Aku tidak tahu apa yang Adhan pikirkan,tapi aku melihat dia dengan baju taqwa putih dan sarung biru kotak-kotak lengkap dengan peci putih bertengger di kepalanya.


Sementara aku barusaja keluar dari kamar mandi. Tanpa bicara dia memintaku untuk mengenakan mukenah yang dia sediakan. Aku sudah lama mengenal orang ini,sudah pasti aku mengerti dengan bahasa isyarat matanya itu. Segera aku mengenakan mukenah yang dia sediakan. Jelas ini adalah mukenahku yang dia ambil dari tempatnya. Dia segera mengibaskan sajadahnya dan bersiap menjadi imam ibadahku. Aku sempat terbingung dengan kelakuannya kali ini.


kenapa dan mengapa dia mengimamiku?. Setelah empat raka’at berakir,dia menatapku tajam. Aku gelagapan harus bagaimana. Mataku berkeliaran dengan kepala tertunduk. Dia masih belum mengucapkan sepatah katapun,aku mencuri pandang untuk meliriknya dengan kepala masih tertunduk.


Apa yang salah dengan orang ini?


“ Apa yang sedang kalian lakukan? ayo turun dan makan malam Ayah sudah menunggu!“


“ Iya bu “


aku beringas mengambil langkah,kulepas mukenahku dan ku letakkan di tempatnya. Sementara Adhan masih berdiri di depanku tanpa sepatah katapun. Aku masih berada di depan pintu almari panjangku tempat aku menyimpan mukenah. Namun aku kembali terkejut saat aku membalik tubuhku. Adhan berdiri tepat dihadapanku,dengan jarak tiga puluh centimeter. Jantungku berderung tak beraturan,sebenarnya apa yang Adhan lakukan. Apa pula yang dia inginkan?.


“ Apa yang kamu lakukan dengan Firas tadi siang?“


“ kak Firas hanya memberiku puding cokelat kiriman dari mamanya“


Kenapa dengan dia?


Pertanyaan itu belum bisa kujawab. Biar waktu yang akan menjawab nantinya. Aku sekarang ingin menghilangkan perasaan yang tidak menentu ini. semua makanan yang sudah dihidangkan,kulahap dengan sadis. Tidak ada pelampiasan yang tepat selain makanan. Apalagi,masakan ibu tiriku ini sangat lezat dilidah. Semua menatapku keheranan,aku hanya memberi senyum manis ala Zhu.


“ besok ayah dan ibu akan kembali ke Lombok selama satu minggu untuk menyelesaikan pekerjaan kami. Kalian dirumah yang akur ya,jangan sering bertengkar. Adhan yang sebagai kakak harus menjaga dan menyayangi Zhu sebagai adik. Begitupun sebaliknya,Zhu juga tidak boleh kasar atau menyakiti Adhan kakakmu“ aku khusyu’ menyimak perkataan Ayah.


“ dan sebaiknya,kamu keluar dari pekerjaanmu Zhu“ aku tersentak dengan perintah ayah yang satu ini.


“ Kenapa Ayah? “


“ kamu konsenterasi saja pada pelajaranmu sebentar lagi jadwal ujian kan?“

__ADS_1


“ iya ayah“ aku patuh saja pada ayahku tercinta,aku tahu ayah pasti sudah mempertimbangkan keputusannya dan itulah yang terbaik.


Malam sudah berganti. Fajarpun memamerkan cahyanya. Ayah dan Ibuku bersiap untuk pergi. Aku tidak bisa membayangkan untuk hidup berdua dengan Adhan yang akir-akir ini agak aneh. Setelah ayah dan Ibu berangkat,kami juga berangkat menuju kampus. Tepat di area parkir,kami bertemu dengan kak Firas. Kami bersapa hangat,Adhan juga bersikap biasa seperti tidak pernah marah pada kak Firas. Padahal kalau diingat,aku sangat takut dengan kejadian tadi malam. Dia tajam dan angker hanya untuk bertanya apa yang aku dan kak Firas lakukan ?. Benar-benar tidak pernah masuk akal. Aku hanya berlalu meninggalkan dua insan yang memang aneh ini.


“ hei,,,maruko chan! hari ini kamu tidak perlu pergi bekerja,aku akan mengurus pengunduran dirimu “


“ tapi boleh aku kerumah Jinny?“


Dia hanya diam menjawab pertanyaanku,tatapan matanya menyelidik. Kak Firas yang tepat disampingnya juga diam seribu bahasa.


“ kalau kamu tidak percaya,kamu bisa menemaniku kerumah Jinny“ aku segera membuang pandangan dan berlalu begitu saja. Mulai sekarang aku harus banyak mengorek gundukan rahasia yang membuat orang-orang disekitarku menjadi aneh.


Setelah jam kuliah kami selesai,aku dan Jinny berjalan beriringan. Kami menuju kantin kampus untuk sekedar makan siang. Adhan dan kak Firas terlihat berjalan kearah kami. Dua orang ini hanya diam dan tidak berkata apapun. Adhan juga lekat menatapku,aku sedikit melirik Jinny yang juga melirikku. Kami bersikap seperti tidak terjadi apapun. Usai menenggak makan siang kami,aku dan Jinny segera beranjak tanpa peduli Adhan dan kak Firas sedang mengikuti langkah kami. Sesampainya di area parkir,aku mencoba bersikap hangat pada Adhan yang tepat berada dibelakangku ini.


“ Kak Adhan, Zhu boleh kan main kerumahku? kakak juga biasa kerumahku bukan?“ Jinny menyela jatah pertanyaan yang akan aku lontarkan.


“ Tentu saja boleh,aku sendiri yang akan mengantarnya kerumahmu“ Adhan terdengar lembut dan tenang.


“ Tapi bagaimana dengan Jinny?”


“ Jinny denganku!“


kak Firas menarik tangan Jinny dan berjalan menuju arah kendaraan mereka terparkir. Sekarang kak Firas yang aneh dan aku semakin tidak bisa berfikir. Apa daya aku hanya pasrah dan patuh saja. Adhan mengantarku kerumah Jinny. Berselang beberapa waktu,terlihat Adhan dan kak Firas keluar dari rumah berboncengan. Aku dan Jinny berfikir keras memecahkan segala pertanyaan.


\=\=\=\=\= Bersambung \=\=\=\=\=


Kisahnya masih bersambung dear,jangan bosan bacanya ya.. kritik saran komen,like,juga saya harapkan untuk kelanjutan kisah di episode-episode berikutnya.


Buat kamu yang pengen kasih saran keras bisa email aja di realraraabdullah@gmail.com atau bisa juga ke kimjangmi.**@gmail.com

__ADS_1


Kita bisa kenalan biar saling kenal dan tukar pengalaman. Thanks dear, i love love love you so much hehehe


__ADS_2