Klise

Klise
28. Laili


__ADS_3

“ karena kamu mulai berfikir kotor “


“ APA MAKSUDMU ?? “


Terkadang aku merasa berada dikalangan orang yang aneh dan aku adalah orang yang paling polos diantara keduanya. Tapi aku sangat bahagia. Ketika jam kuliahku berakir,aku menemani kak Firas di rumah makan. Aku membantunya menerima pesanan,mencuci sayur dan memasang celemek agar bajunya terhindar dari noda.


“ terimakasih sayang “ dia tersenyum dan aku terdiam. Aku baru mendengar kata itu hari ini,rasanya sangat asing terdengar.


“ boleh kan ? “


pertanyaan itu meyakinkan aku kalau dia memang nyata mengucapkan kata asing tadi. Aku hanya tersenyum dan mengangguk. Tubuh jangkung ini,merunduk dan mendekatkan wajahnya padaku. Mata kami berjarak dua belas centimeter (aku tidak mengukurnya,hanya berkira-kira saja __hehehe___ )


“ chef,dua pesanan lasagna ! “


kedatangan karyawan ini membuat kami terjingkat. kak Firas segera kembali keposisi semula. Kami saling mencuri pandang satu sama lain. Malu dan serba salah tapi biarkan mengalir begitu saja. Rumah makan ini memiliki chef khusus yang sudah handal dibidangnya. Kak Firas hanya menjalankan bisnis ini sebagaimana mestinya. Mengatur alur perjalanan bisnis dengan baik.


Aku fikir dia memang pandai dalam segala hal. Dunia teknologi,dunia perdagangan dan dia juga pandai memanage ruang hatiku___hehehe__.


Terkadang kami juga menghabiskan waktu dengan menonton film bersama. Ada aku,kak Firas dan Adhan. Kakakku yang usil dan jahil.


“Zhu.. “ kak Firas memberiku secangkir cokelat hangat. Malam ini hujan deras,secangkir cokelat hangat ini akan merubah perasaan.


Adhan tidak membiarkan kak Firas duduk disampingku. Dia berada ditengah-tengah kami,membuat jarak antara kami.


Lain kali lihat film dirumahku saja


Aku tidak bisa menjangkaumu sama sekali


Rasanya aku ingin memberi obat tidur diminumannya


__kak Firas 20:00


Aku melirik wajah kak Firas diseberang dengan senyum kecil.


Aku tahu dia pasti kesal dengan tingkah Adhan yang berlebihan. Entah kenapa aku juga merasa Adhan berlebihan sekarang. Dulu dia orang yang dingin dan arogan,tapi kenapa sekarang dia berubah menjadi kepo dan membuatku sangat terbatasi. Kak Firas terlihat sangat kurang nyaman berada disana,mungkin dia ingin duduk disampingku dan menggenggam tanganku hingga film berakir.


“ kakak ! kamu pernah pacaran ? “

__ADS_1


celetukku iseng,Adhan menatapku tajam dan ada dua tandatanya di kedua bola matanya itu.


“ hahaha,kamu tidak tahu Zhu. Kakakmu ini... “


belum selesai kak Firas bicara,Adhan sudah menyelanya. Aku rasa hobby Adhan bertambah lagi yaitu “menyela kata-kata orang lain” menyebalkan sekali.


“ kenapa ? apa kamu meragukan aku tidak bisa seromantis itu ? “


Adhan menunjuk layar kaca yang memang sedang ber adegan romantis(kissing). Ups,aku bertanya disaat yang tidak tepat dan kurasa aku juga salah menikmati film bersama kedua orang ini. aku bergetar saat Adhan menatapku tajam dan dia perlahan mendekatkan wajahnya itu.


“ apa yang ingin kamu lakukan ? Zhu,tidurlah sayang sudah malam. Selamat malam sayang “


kak Firas menyibak wajah Adhan yang menakutkan itu. Dia pasti sudah kurang waras,tapi kesalahanku juga ikut campur melihat film itu dan bertanya dengan pertanyaan seperti tadi. Aku bukan tidak yakin dia tidak bisa romantis,aku hanya heran kenapa dia selalu ikut andil dalam interaksiku bersama kak Firas.


Dia selalu menjadi batas dan menulis batas jarakku dengan kak Firas. Bisa jadi dia tidak pernah pacaran dan akan berperilaku seaneh ini. Lagi pula sejak mengenalnya aku belum lihat dia pacaran,atau menceritakan tentang wanita. Dia hanya menghabiskan waktu denganku,mulai dari pertama kenal hingga terungkap bahwa dia adalah kakakku.


Apa jangan-jangan dia tidak normal ? tapi tidak mungkin juga seorang “gay” bisa selalu memelukku,mengecup keningku dan selalu memperhatikan aku dengan segala kehawatirannya.


Kalau seandainya dia benar-benar “gay”apa mungkin dia sedang tertarik pada kak Firas?. Dia selalu membuat jarak diantara kami. Itu hanya dilakukan oleh orang yang cemburu bukan ? aku semakin panik dengan segala fikirku yang penuh pertanyaan. Hingga malam membuat mataku terlelap,aku masih saja memikirkan hal gila yang seharusnya tidak aku fikirkan. Aku hanya ingin lelap dan lelap,hingga pagi menjelang.


“ SELAMAT PAGIIII “


aku mendengar suara aneh dari kamar sebelah,itu benar suara wanita dikamar kakakku. Memberanikan diri membuka pintu kamarku dan sedikit memeriksa keadaan dikamar sebelah. Wanita mana yang datang sepagi ini kekamar kakakku?. Terlihat dari belakang,tubuhnya semampai,rambutnya hitam sebahu,dia memakai baju berwarna biru muda dan aromanya wangi bisa kucium dari luar kamar. Dia memeluk seseorang didepannya yang baru saja keluar dari kamar mandi. Ya benar dari kamar mandi,karena handuk panjang berwarna putih itu masih tersampir menutup kepala dan wajah si pria.


“ ada apa sih ? “


“ entahlah,siapa dia ? “


aku menoleh kesumber suara yang berada tepat disebelahku. Dia juga sama denganku,sedikit mengintip dan penasaran.


Tapi aku segera tersadar,saat mengetahui yang disebelahku itu adalah Adhan. Berarti yang didalam itu adalah kak Firas, aku segera mengambil langkah cepat dan menarik tubuh wanita yang mendekap tubuh kekasihku ini.


“ HEEIII “ aku melepas dekapannya dengan kasar dan segera membuka handuk yang menutup wajah kak Firas. Sementara empunya hanya berdiri keheranan.


“ FIRAS ?? “


wanita itu mengenal kak Firas,sementara aku masih manyun kesal karena dia sudah memeluk kekasihku sepagi ini.

__ADS_1


“ LAILI ? “


Adhan tidak kalah herannya denganku. Disini aku semakin semakin melongo dan bimbang,apa mungkin wanita ini adalah mantan pacar kak Firas yang pernah Jinny ceritakan dulu.


“ kuberi tahu ya,kakakku patah hati dua tahun yang lalu. Pacarnya selingkuh dan sampai sekarang kakakku tidak pernah menjalin perasaan dengan wanita lain. tapi kalau sekarang dia jatuh hati padamu,berarti seleranya sudah berubah drastis dan mendekati kata UNIK “


“ maaf Firas,aku fikir tadi Adhan. Kenapa kamu berada dikamar ini ?”


“ aku menginap disini semalam,,”


“kamu sendiri kenapa sepagi ini sudah disini Laili ? “


Adhan begitu antusias.


Apa mereka pernah dekat ? tatapan mata Adhan juga berbeda dari biasanya dia menatap seorang wanita. Dia tidak pernah menatap wanita dengan lembut seperti itu,selain aku. Aku masih terbengong dan berkabut kekesalan.


“ dia adalah wanitanya kakakmu “ kak Firas membisikkan kata itu di telingaku.


Menghapus dugaanku bahwa dia adalah mantan pacar kak Firas. Kalau sampai benar itu adalah mantannya,bisa mati berdiri aku disini. Wanita ini jauh lebih dari aku,dia rapi dan sangat menawan.


“ ini pasti Zhu,aku banyak mendengar hal tentangmu. Adhan bercerita tentang kamu setiap hari,rasanya aku sudah mengenalmu sebelum kita bertemu. Aku senang sekali bisa bertemu denganmu. Aku Laili calon kakak iparmu “


dia mendekat dan memelukku hangat,aku hanya menyambut dia dengan senyum yang canggung.


Dia sepertinya lebih santun dan menyenangkan daripada Mayang sepupu yang sok cantik tapi memang cantik itu.


“kamu pasti cemburu,aku minta maaf ya aku kira itu tadi Adhan aku benar-benar tidak sengaja melakukannya “


wanita ini terlihat sangat menyesal dengan insiden tadi. Aku hanya tersenyum menghapus rasa sesalnya.


\=\=\=\=\= Bersambung \=\=\=\=\=


Kisahnya masih bersambung dear,jangan bosan bacanya ya.. kritik saran komen,like,juga saya harapkan untuk kelanjutan kisah di episode-episode berikutnya.


Buat kamu yang pengen kasih saran keras bisa email aja di realraraabdullah@gmail.com atau bisa juga ke kimjangmi.**@gmail.com


Kita bisa kenalan biar saling kenal dan tukar pengalaman. Thanks dear, i love love love you so much hehehe

__ADS_1


__ADS_2