
“ apa yang kamu lakukan? “
Itu suara Adhan,tapi kenapa terdengar jauh? lalu siapa yang sedang membelai rambutku ini?
“ apa ada yang terluka? kakinya,atau tangannya apakah tidak masalah? “
Firas,ini suara kak Firas. Kak Firas yang membelai rambutku. Aku hanya diam dan berpura tertidur. Itu adalah jalan terbaik yang harus kupilih.
“ semua normal,kalau perlu besok aku akan membawanya kerumah sakit sekedar check-up “
“ itu lebih baik “ mereka terdiam sejenak,aku masih belum berani membuka mata. Aku yakin mereka masih ada di kamarku. Terlebih aku masih merasa ada yang menggenggam tangan kananku.
“ Firas,sejak kapan kamu tertarik pada Zhu?”
Pertanyaan itu terdengar seperti petir yang menyambar. Kak Firas,tertarik padaku? rupanya benar apa yang Jinny katakan. Kakaknya memang tertarik kepadaku.
“ Sejak dia tinggal dirumahku. Dan sejak aku selalu berusaha membuat dia tersenyum,sejak aku berusaha menjaga perasaannya agar tidak terluka. Aku merasa sangat ingin membuat dia bahagia. Saat dia bersedih dan menangis,aku ingin mendekapnya erat “
“ Zhu,adikku. Kamu tahu betapa bahagianya aku saat aku menemukannya. Aku lega mengetahui dia masih hidup dan bisa menemukan dia kembali.
Kenyataan bahwa dia adalah adikku,bukan orang lain. Itu yang membuatku bahagia. Dia lugu dan polos,dia juga sangat ceroboh juga mudah terjatuh atau menabrak. Hidup dengan cara yang tidak sehat. Hanya makan mie instan setiap hari. Dia membuat hidupku berubah drastis. Dia menghilangkan rasa sepiku. Aku suka menggodanya,wajahnya sangat lucu saat terkejut dan marah. Wajah bingungnya juga sangat memikat.
Menggodanya sangat menyenangkan. Seandainya dia bukan adikku,aku juga pasti akan jatuh hati padanya. Dia membuatku merasakan berbagai rasa. Kamu tahu sendiri betapa kesepiannya aku menjadi anak tunggal,aku hanya bermain denganmu saja. Saat kita dewasa itu sangat menyebalkan.
Terlihat seperti aku menyukai sesama jenis. Tapi sejak bertemu dengan Zhu,dia benar-benar merubah semua itu. Memiliki adik seperti Zhu,sangat mengagumkan. Zhu adalah harta paling berharga dalam hidupku “.
“ Zhu,membuatku menemukan penghapus luka-luka lama. Dia membuatku sadar “
“ Tapi aku tidak akan membiarkanmu menyentuh adikku begitu saja,pastikan tidak ada siapapun dalam hatimu. Buktikan kalau kamu benar serius tidak akan membuat Zhu terluka,aku akan membuat hidupmu lebih sulit dari sebelumnya jika kamu mempermainkan hati Zhu “
__ADS_1
“ Adhan,kamu seperti tidak pernah mengenalku “
“ aku akan diam dan memberimu kesempatan mendekati adikku,setelah kamu mengungkapkan perasaanmu pada Zhu dihadapan Ayah. Setelah ayah setuju,aku akan membiarkanmu menyentuh adikku. Perlu kamu ingat dan kamu tahu dia memiliki kakak yang hebat dalam segala hal,termasuk bela diri “
“ hahahaha,aku akan memenuhi syaratmu kakak ipar “
“ itu tepat,kamu harus memanggilku kakak ipar hahahahaha “
Apa mereka sedang melelang hatiku?
Tapi tunggu,kak Firas ternyata dia memiliki hati untukku. Dia tahu aku sedang jatuh hati pada Adhan. Pasti saat itu dia merasa patah hati. Kalau benar kak Firas memiliki rasa lain untukku,apa yang harus aku lakukan?
“ istirahat yang baik ya,adikku “
suara Adhan terdengar dekat di telingaku,dia juga mengecup keningku. Setelah itu dia pergi dan sedikit bincang canda mereka masih melintas mengiringi langkah kaki mereka. Sekarang aku sadar,Adhan sangat mencintaiku sebagai adiknya. Setidaknya aku juga tahu,bahwa dia juga tertarik padaku seandainya aku bukan adiknya. Seandainya kenyataan datang diakir cerita,mungkin aku sempat merajut hati dengannya.
-------o0o-------
“selamat pagi ibu “
ibu terlihat sedikit terkejut dengan kehadiranku. Beliau menjawab lembut sapaanku,beliau juga mempersilahkan aku menenggak menu sarapan yang sudah beliau siapkan.
Ayah datang dan memelukku hangat. Mereka pasti sangat hawatir dengan keadaanku. Tidak lama setelah itu dua lelaki yang tadi malam kudengar berbincang dikamarku,muncul dengan busana yang sangat rapi. Keduanya memang terlihat sama,iya sama-sama mempesona. Hari ini adalah hari sidang mereka,usia pendidikan mereka di bangku kuliah tinggal menghitung hari. Setelah hasil sidang mereka akan diwisuda sebagai tanda berakirnya masa pendidikan mereka.
Tajam aku memperhatikan Adhan,aku kagum padanya. Kagumku hari ini karena dia adalah kakakku. Dia adalah kakak yang selalu menjagaku dengan sangat luar biasa. Sedikit senyum simpul tercipta di bibirku.
“ ibu,aku tidak melihat Mayang? “
“ Mayang sudah pulang kemarin sore,sebenarnya dia ingin menunggu kamu hingga sadar. Tapi jadwal pesawatnya tidak bisa ditunda,dia juga dikejar jadwal kegiatannya “
__ADS_1
“ tadi pagi,dia menghubungiku menanyakan kabarmu “
mataku tertuju pada Adhan kali ini. jelas saja dia akan menghubungimu. Apa dia tidak bisa menghubungi ibu untuk menanyakan aku?,sepertinya dia mengharapkanmu lebih dari sepupu.
Usai sarapan,kedua pemuda ini bergegas untuk pergi. Aku masih memperhatikan keduanya,mereka sedikit berbincang santai sembari menyiapkan motor yang akan mereka gunakan. Setelah itu mereka tancap gas melewati gerbang rumah ini. aku masih memperhatikan dibalik jendela kaca hingga mereka menghilang dari pandangan. Aku kagum pada Adhan,aku juga kagum pada kak Firas.
Mereka adalah sosok kakak yang selalu memperhatikan adiknya. Menjaga adiknya dalam hal apapun. Aku tahu betapa kak Firas selalu berusaha membuat Jinny memiliki kakak yang sempurna. Kak Firas rela terbangun malam hari hanya karena Jinny memintanya untuk membuatkan sepiring nasi goreng.
Kak Firas bahkan membantu Jinny untuk menyiapkan pakaiannya saat Jinny terbangun kesiangan untuk berangkat kuliah. Kak Firas juga yang menyiapkan buku materi yang harus Jinny bawa,kak Firas memastikan Jinny membawa kotak camilan sehatnya karena Jinny tipikal perut karung yang mudah lapar. Saat Jinny merasa kurang enak badan,kak Firas juga yang paling panik dan selalu menjaga Jinny. Kak Firas juga menabung lebih untuk membelikan Jinny barang-barang yang dia inginkan. Belum pernah kulihat sekali saja kak Firas kesal pada Jinny meski Jinny selalu membuatnya kesulitan. Kak Firas selalu ada dan sanggup menuruti apapun yang Jinny inginkan.
Mungkin itu juga yang dilakukan Adhan. Dia bahkan menjaga perasaanku agar tidak terluka. Aku masih terkesan dengan apa yang dia ucap dan dia lakukan tadi malam. Aku tidak merasa menjadi adik yang durhaka pagi ini. Harusnya aku bisa mengimbangi apa yang dilakukan Adhan. Harusnya aku bisa menjadi adik yang lebih baik lagi. Berbagai hal aku renungkan pagi ini. Ayah dan Ibu juga sudah pergi ke Batam untuk pekerjaan. Aku tinggal dirumah seorang diri menanti Adhan. Mungkin aku harus membiasakan diri memanggil dia dengan sebutan “kakak”.
Aku harus berusaha lebih baik lagi. Aku tidak pandai dalam segala hal,tapi setidaknya aku harus menjadi adik yang baik untuk kakakku walau bukan kakak kandung.
Aku berjalan menuju ruang baca,memilih satu buku bacaan sekedar menghibur diri yang kesepian. Mungkin ini yang Adhan rasakan selama ini,dia selalu kesepian saat kedua orang tua sedang dalam perjalanan bisnis.
Ku sisir langkah kearah dapur menyedu cokelat hangat,dan menaiki anak tangga menuju kamar pribadiku. Kunikmati secangkir cokelat hangat sembari memandang indahnya alam dibalik jendala kaca kamarku. Cuaca berseri meski dingin menyengat. Aku memakai busana lengan panjang berwarna kuning,rok panjang melambai dengan warna hijau muda dan syal menyampir dileher dengan warna merah bata.
“Maruko chan !! “
aku mengarahkan pandanganku kesumber suara. Adhan terlihat sumringah,mungkin hasil sidangnya memuaskan. Segera kulempar senyum yang kubuat tulus dan semanis mungkin. Dia berjalan kearahku perlahan, seperti orang kehilangan kesadarannya dia mendaratkan kecupan manis di keningku. Aku terkejut dan bertanya-tanya.
“ kamu pasti bosan dan kesepian,ayo kita jalan-jalan “ dia terlihat bersemangat,aku tidak ingin mematahkan semangat itu. Tidak enak rasanya karena dia pasti lalah usai sidang. Tapi melihat sumringahnya,aku tidak tega.
\=\=\=\=\= Bersambung \=\=\=\=\=
Kisahnya masih bersambung dear,jangan bosan bacanya ya.. kritik saran komen,like,juga saya harapkan untuk kelanjutan kisah di episode-episode berikutnya.
Buat kamu yang pengen kasih saran keras bisa email aja di realraraabdullah@gmail.com atau bisa juga ke kimjangmi.**@gmail.com
__ADS_1
Kita bisa kenalan biar saling kenal dan tukar pengalaman. Thanks dear, i love love love you so much hehehe