Klise

Klise
26. KENAPA??


__ADS_3

“ CUKUP ANITA !! APAPUN YANG TERJADI,AKU LEBIH PERCAYA ADIKKU DARI PADA KALIAN !! “


Adhan memelukku erat dan sangat erat,aku bahkan gemetar mendengar suaranya yang lantang. Baru kali ini aku mendengar dia bersuara kasar seperti ini.


“ Adik ?? “ tiga serangkai itu terlihat bingung dan saling menatap.


“ ZHU ADIKKU YANG TIDAK AKAN MELAKUKAN APA YANG KAMU TUDUHKAN. KARENA DIA POLOS DAN SELALU JUJUR,DAN JIKA KALIAN BERANI MENYENTUHNYA SEKALI LAGI. AKU TIDAK SEGAN UNTUK KASAR PADA KALIAN LEBIH DARI YANG KALIAN LAKUKAN PADA ADIKKU “


aku menangis tersedu dalam tubuhnya,Adhan segera membawaku berlalu. Meninggalkan Anita dan semua temannya yang kasar itu. Mereka pasti bingung dan malu,karena menyakiti dan menfitnahku dihadapan Adhan.


Jinny mengikuti langkah kami,dia juga mengingatkan Adhan untuk mengijinkan aku membersihkan aroma alpukat dari wajah,rambut dan tubuhku. Dia tahu benar aku tidak suka bau alpukat,dia juga pasti sudah menduga bahwa aku sedang mual dan pusing sekarang.


“Zhu,pakai ini ! “


Jinny menyodorkan tas kertas berisi pakaian untuk ku gunakan. Bau alpukat memang sangat menyengat,sedikit saja sudah membuatku mual. Tapi darimana dia bisa mendapat baju ganti secepat ini?. Setelah keluar dari kamar mandi,Adhan menyampirkan jaket di pundakku.


“ Jinny terimakasih sudah membantuku “


“ sama-sama Zhu,segera pulang dan istirahatlah “


“ Zhu,minumlah “ kak Firas menyodorkan cokelat hangat untukku,setelah berterimakasih Adhan segera membawaku pergi. Dia juga menemaniku dan membelai rambutku hingga aku benar-benar terlelap.


Adhan sangat menjagaku,semua pelukan dan kecupan yang dia berikan. Aku yakin hanya ingin mengutarakan rasa sayangnya,kehawatirannya bukan karena dia penjahat kelamin. Kakakku adalah orang yang sangat menghormati wanita. Bahkan wanita adalah ratu dibenaknya. Baiklah lupakan semua yang Jinny ucapkan beberapa menit yang lalu,dia pasti hanya keceplosan saja. Tidak ada unsur serius dalam kata-katanya.



Aku berada didepan tempat kerja kak Firas sekarang. Sebuah rumah makan classic dengan desain yang nyaman dan tidak mengurangi kemewahannya. Rumah makan ini sengaja didesain berbeda,karena memang ingin menonjolkan suasana unik yang nyaman.


Segala benda ditata dengan rapi dan serasi. Semua pegawai disini sudah mengenalku,aku adalah kekasih pemilik rumah makan ini. Aku juga selalu berinteraksi dengan mereka,sesekali bercanda dan membantu hal kecil.


Kalian masih ingat kan aku sangat ceroboh,bahkan satu minggu yang lalu aku sudah membuat rumah makan keluarga ini kehilangan lima piring dan dua vas bunga. Aku tidak sengaja melakukannya,aku hanya membantu mencuci piring dan membersihkan meja.


Wal-hasil kak Firas melarangku untuk melakukan apapun,hanya saja kalau aku ingin membantu aku diijinkan untuk menerima pesanan. Aku tahu kak Firas pasti sedang berada didapur sekarang,dia pasti ingin menyiapkan makan siang untuk Adhan.


Aku ringan saja melangkahkan kaki menuju dapur,tapi sesampainya dibibir pintu dapur aku melihat adegan yang kurang mengenakkan. Hatiku panas mataku berkaca. Aku merasa hari ini benar-benar tidak adil. Baru saja aku mendengar Jinny berbicara kurang sedap tentang kakakku dan sekarang giliran kakaknya yang menyakitiku. Bagaimana bisa dia bermesraan dengan wanita lain disini?


“ Zhu “


kak Firas menyadari keberadaanku,dia bergegas menghampiriku namun justru aku bergegas meninggalkan dia. Kenapa harus menghampiriku ? lanjutkan saja bermesraan dengan wanita itu. Mataku menangkap jelas telapak tangan wanita itu berada di dadanya. Dan anehnya kak Firas hanya membiarkan begitu saja.

__ADS_1


Dia menahan langkahku saat aku sudah berhasil keluar dari rumah makan yang sengaja diberi nama “ HEAVEN” ini.


“ Zhu,jangan salah faham aku hanya “


“ hanya bermesraan disela waktu,begitu “


“ bukan,tidak seperti itu “


“ lalu seperti apa ? “


“ AAAARRRRRGGGGHHHHHTTT “


kami mengalihkan pandangan pada sumber jeritan itu,terdengar juga sebelumnya suara rem yang mendecit. Kami melihat tubuh yang melayang dan terhempas tergeletak begitu saja. Aku mengenalnya,pakaian itu dan orang itu adalah


“JINNYYY !! “


langkah seribu kami kerahkan mendekati tubuh yang tergolek tidak berdaya itu. Darah bercucuran dari kepalanya. Aku shock begitupun dengan kak Firas,dia memeluk erat tubuh Jinny yang berlumur darah dengan cepat. Berselang detik Adhan datang,kami segera membawa Jinny kerumah sakit menggunakan mobil Adhan.


Tidak peduli dengan siapapun yang menabrak Jinny,yang kami peduli hanya Jinny mendapat pertolongan secepatnya. Sesampainya dirumah sakit,Jinny secepatnya mendapat pertolongan. Tim dokter sedang berusaha keras menyelamatkan Jinny.


Tidak lama kemudian,kedua orang tua Jinny datang. Aku berusaha menenangkan mereka,Adhan juga selalu mendampingi Firas dan mencoba menenangkannya.


Kak Firas segara memasuki ruangan tempat Jinny tertidur dengan pakaian serba hijau di tubuhnya. Dia gemetar memeluk adiknya dan menghujani wajah Jinny dengan kecupannya. Tidak satupun airmata menetes dari matanya,dia mencoba menahan dan menahan agar air mata itu tidak mengenai tubuh Jinny.


“ Kakak sayang sama kamu,kakak sayang kamu karena Allah “


Aku terpatung melihat wajah Jinny tanpa ekspresi. Itu bukan dia,dia selalu tersenyum dan tertawa lepas. Aku masih ingat keceriaannya saat berkata.


“ apa kamu sedang berfikir kakakku menyukaimu ? aku juga sama sebenarnya. Tuhan... jangan sampai aku punya kakak ipar sepertimu. Tapi tenang saja,selera kakakku cukup tinggi. Tidak mungkin dia menyukai gadis sederhana sepertimu “


Aku ingat dia selalu membuatku tertawa dengan ulahnya yang ada-ada saja. Aku ingat dia memelukku erat saat dia baru saja datang setelah bepergian jauh,


“ bagaimana kabarmu,katanya kemarin demam. Maaf ya,aku baru bisa datang. Aku membawakan oleh-oleh khusus untukmu dari Malang “


Aku juga ingat dia berusaha selalu melindungiku dari Anita,gondoruwo wanita itu


“ dia semakin mendekat,siapkan dirimu aku akan memukulnya dengan tasku kalau dia berani menyentuhmu “


“ kalian,tidak bisa menuduh dan menghakimi Zhu seenak kalian tanpa ada bukti “

__ADS_1


Kejadian disaat aku menerima lamaran kak Firas,


“ Zhu,kakakku serius. Dia sudah membicarakan ini dengan keluarga kami. Kami setuju,kami juga sangat lega jika itu adalah kamu “


Dan disaat dia menyakinkanku untuk menghadapi kenyataan bahwa Adhan,orang yang aku cintai adalah kakakku sendiri.


“Jalani saja apa adanya,biarkan mengalir dan jangan dipaksakan. Suatu hari nanti kamu pasti bisa menjalani ini dengan alami dan semestinya”


Dia yang menguatkan aku saat itu,dia yang selalu memberiku dukungan sat aku jatuh. Aku menangis menjadi,tanpa aku sadari aku tenggelam dalam kegelapan. Mungkin aada satu jam aku tidak sadarkan diri. Wajah pertama yang aku lihat adalah wajah kakakku.


Aku memaksa agar tetap pergi ke tempat peristirahatan Jinny. Walau masih berkecamuk dengan segala perasaan,aku tetap berangkat menuju tempat dimana Jinny harus beristirahat untuk selamanya. Ayah dan Ibu juga menghadiri pemakaman Jinny.


Masih dengan derai airmata,aku melihat mama menebarkan bunga di makam ini. Ibuku mencoba menenangkan,Adhan juga berada disamping kak Firas yang masih berusaha kuat menahan airmata itu. aku tahu kak Firas tidak pernah menangis dihadapan semua orang.


Kak Firas tidak pernah menangis dihadapan Jinny. Jemarinya gemetar membelai lembut batu nisan bertuliskan nama Jinny. Dia juga mengecup lembut batu berwarna hitam pekat itu.


“Jinny,kenapa harus begini jadinya ? aku hanya kesal sesaat padamu,meninggalkanmu sebentar saja. Lalu kenapa kamu meninggalkan aku untuk selamanya ? jawab aku Jinny “


aku berbincang dengan pikirku sendiri. Derai airmataku mengalir begitu saja,aku tidak seperti kak Firas yang bisa berusaha kuat dihadapan semua orang. Aku terduduk pilu memeluk gundukan tanah ini.


“ Zhu “ Adhan bergegas menenangkan aku,


Dia sahabat terbaik,yang pernah aku miliki “


aku sesenggukan tidak tertahan.


“ kakak tahu “


“ tidak ada satupun seperti dia,kenapa dia harus pergi kak ? KENAPA ?”


...-------o0o-------...


\=\=\=\=\= Bersambung \=\=\=\=\=


Kisahnya masih bersambung dear,jangan bosan bacanya ya.. kritik saran komen,like,juga saya harapkan untuk kelanjutan kisah di episode-episode berikutnya.


Buat kamu yang pengen kasih saran keras bisa email aja di realraraabdullah@gmail.com atau bisa juga ke kimjangmi.**@gmail.com


Kita bisa kenalan biar saling kenal dan tukar pengalaman. Thanks dear, i love love love you so much hehehe

__ADS_1


__ADS_2