
sudah 1 bulan ini Edgar mencari Zhi'er...tapi tidak ada kabar...dan sudah 1 bulan ini juga dia uring-uringan di kantor... assisten Han dan Jessica di buat sibuk...ada saja masalah yang timbul...ada saja hal yang salah di depannya... assisten Han di buatnya sampai kewalahan
"Han...apakah sudah kau cek tempat pertama kali aku ketemu zhi'er??? tanya Edgar dingin...
"sudah tuan...tapi kata orang yang bekerja di sana sudah sekitar 2 bln lebih nona zhi'er blm pulang...jawab assisten Han."
"kemana sebenarnya dia pergi??? ...gumamnya.
"tuan...aku berharap anda tidak berlarut-larut dalam kesedihan...gumam assisten Han dalam hati."
"Han kau perluas pencarian mu...jangan cuma di Indonesia...aku mau kau mencarinya diseluruh mancanegara...kata Edgar yang membuat assiten Han tambah gila.
"ya Tuhan...tuan apa yang anda inginkan...jika kita tidak menemukan nona zhi'er...saya harap anda menyerah saja ...batin assisten Han."
"baik tuan...jawab assisten Han.
sedangkan di Cambridge university London..seorang gadis cantik duduk sendirian di pojok ruangan sambil membaca buku..tak berapa lama ada 2 orang cewek menghampirinya..
"Zhi...Ayo kita ke kafe depan??? ajak salah satu cewek tersebut yang ternyata kedua orang temannya...
selama dia kuliah zhi'er tidak susah mencari teman karna dia adalah gadis pintar dan periang...tak heran walau belum lama dia masuk di kampus itu dia sudah mendapat kan teman...mereka Rania dan Dinda. mereka berdua juga berasal dari Indonesia...hanya saja zhi'er melanjutkan S2 nya...sedangkan Dinda dan Rania Masih S1...walau sebenarnya umurnya mereka lebih tua dari zhi'er...Karena sewaktu sekolah dasar zhi'er lompat 2 tingkat...dan begitu juga di lanjutan pertama dan atas...karena itu umur 18 tahun zhi'er sudah lulus S1 dan sekarang dia lanjut S2.
"sebentar lagi aku masih ada kelas...kalian belajar sana biar cepat lulus...targetku satu setengah tahun aku sudah lulus...kalian mau lulus tidak??? jelas zhi'er...
"Zhi...kamu terlalu pintar....sedangkan kami
kata dinda menimpali ucapan zhi'er...
"karna itu kalian belajar...biar nanti kita sama2 lulusnya...baru kita pulang sama2 ke Indonesia..jelas zhi'er lagi.
"kalian belajar ya...aku ke kelas dulu...setelah itu baru kita ke kafe depan...ucap zhi'er sambil tersenyum dan berlalu pergi meninggalkan 2 temannya.dia berjalan tergesa-gesa karna dia hampir terlambat ke kelasnya...tak sengaja dia menabrak seseorang.
"bruk."
"maaf ...ucap zhi'er sambil mengambil buku yang tadi dia bawa..
"kalau jalan pakai mata ...bentak seseorang kepada zhi'er.
"maaf...saya benar2 minta maaf...ucap zhi'er lagi...dia langsung berlalu meninggalkan cowok itu yang masih menatap kesal kearah zhi'er.
".ya Tuhan...jangan sampai aku terlambat gumam Zhi'er sambil setengah berlari...untuk saja sesampai di kelas dosen pengajarnya belum datang.
zhi'er duduk di kursinya..ruang kelas begitu ramai...zhi'er menyalakan musik di ponselnya dan memakai headset sambil membaca buku...tak lama kemudian dosen pun datang... zhi'er melepas headset nya...kelas pun menjadi hening... zhi'er mencari- cari buku catatannya...sampai dia mengeluarkan semua isi tasnya...tapi tak di temukannya...tiba2 seseorang yang duduk di sebelahnya mengulurkan sesuatu kearahnya...
"apakah kau mencari ini??? tanyanya...
__ADS_1
"iya...kenapa bisa ada padamu??? tanya zhier menyelidik.
"tadi aku menemukannya di luar...jawab cowok itu acuh."
"terimakasih ...jawab zhi'er.
"tak teras kelas pun berakhir...zhi'er segera mengemasi barang2nya...dia ingat dia ada janji dengan kedua temannya... zhi'er mengenakan headset nya dan melangkah pergi...dia tidak menyadari ada sepasang mata yang memperhatikannya dari tadi.
zhi'er segera bergegas menuju ke kafe yang sudah menjadi tempat janjiannya dengan teman-temannya...sesampainya di kafe dia sudah melihat kedua temannya sedang duduk sambil tertawa bersama...
"hai sorry telat...kata zhi'er sambil tersenyum.
"untuk tuan putri kami yang cantik kami menunggu pun tidak apa-apa...kata Rania dan Dinda bersamaan sambil mereka tertawa...
"kalian memang sahabatku yang the best..puji zhi'er kepada kedua sahabatnya.
"eh kalian belum pesan..tanya zhi'er lagi sambil mengerutkan dahinya...
"Yach nunggu kamulah...mana enak kita pesan duluan ... Rania sambil mengerucutkan bibirnya...
zhi'er yang melihatnya tergelak...
ok...kita pesan sekarang ...kata zhi'er sambil mengangkat tangannya dan seorang waiters datang kearah mereka...
"aku pesan mango juice and French fried..katanya...
"aku...orange juice and fried squid...kata dinda.
waiters mencatat semua pesanan mereka dan melangkah pergi...sambil menunggu pesanan mereka datang..mereka pun bercanda ria...saat sedang asik2nya bercanda Rania menepuk-nepuk lengan ke dua sahabatnya...
"eh...bukankah itu si Alva...tanya Rania heboh.
"iya bener...dia si tampan Alva...jawab Dinda tak kalah heboh.
"lihat...dia menatap kearah kita ...heboh Rania lagi....zhi'er yang melihat tingkah kedua sahabatnya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya...kebetulan pesanan mereka tiba...zhi'erpun tanpa mempedulikan sahabatnya mulai menyantap makanannya.
sedangkan si Alva memang sedang menatap kearah mereka....tapi lebih tepatnya dia menatap zhi'er..gadis kecil yang sejak kehadirannya di kampus sudah mencuri perhatiannya...gadis kecil yang tak pernah mencari perhatian darinya...yang cuek dengan sekelilingnya...
"hai bro...dari tadi aku perhatikan kau menatap gadis itu terus...jangan-jangan...kata rayes yang membuyarkan lamunan Alva.
"jangan-jangan apa???...aku hanya penasaran sama dia...jawab Alva .
"what...!!!seru Denis mengagetkan Alva dan rayes...
"kamu biasa aja kali..kata Alva...
__ADS_1
"aku penasaran sama dia...dia satu kelas denganku..tapi dia tidak mengenal ku...sudah satu Minggu lebih aku duduk di kursi sebelahnya...menolehpun dia tidak...tadi dia menabrak ku di depan kelas..tapi dia juga tidak mengenalku atau menyapaku...lanjut Alva.
"what...!!!...ga mungkinlah bro...di kampus ini tidak ada yang tidak mengenal kita...semua gadis - gadis bahkan mengantre untuk jadi pacarmu..jadi tidak mungkinlah bro..kata rayes tak percaya.
"itulah kenyataannya ...jawab Alva.
sedangkan zhi'er yang sudah menghabiskan pesanannya mengajak teman-teman nya pulang...
"ayo kita pulang...ajak zhi'er...
"ayo ...kata mereka berdua...setelah membayar makanannya...merekapun keluar dari kafe...Rania mengantarkan zhi'er pulang ke apartemen nya...apartment mewah yang hanya berjarak 4-5km dari kampus...
sebenarnya zhi'er sudah di belikan mobil sama bibi Ling tapi zhi'er tidak mau memakainya...dengan alasan dia lebih menyukai naik taksi...
sedangkan di negara xx...Edgar sedang makan malam dengan kedua orang tuannya...
"Al...mama harap kamu segera bertunangan dengan Amora...kata mamanya...
Edgar yang mendengar ucapan mamanya pun menghentikan makannya.
"ma...Al belum ingin menikah...jawab Edgar dingin.
"Al...kamu sudah 27 thn...dan kamu sudah sangat layak menikah....disini mama tidak memintamu langsung menikah...mama mau kamu bertunangan dulu...Amora gadis yang baik...dia cantik...pintar...kurang apa dia ...kata mamanya lagi.
"ma...Al hanya menganggap Amora itu sebagai saudara saja tidak lebih...jadi jangan paksa Al...jawab Edgar ketus.
"ma...sudahlah...jangan paksa Al lagi...kata papa Harry menengahi karna suasana sudah mulai panas.
"pa...mama tidak mau tahu...jika di ulang tahun mama nanti dia tidak membawa pacar atau calon istrinya
.dia harus menikah dengan amora...titik...kata mamanya sambil bangkit dan pergi meninggalkan ruang makan.
"pa...kata Edgar terputus...
papa Harry hanya mengedikkan bahunya tanda tidak bisa menolongnya kali ini.
"jika kamu punya calon segera bawa dia menemui mamamu...kamu tahu sendiri mamamu..kalau dia sudah ada mau...tidak ada yang bisa membantahnya...meskipun papa.
Edgar hanya diam...diapun beranjak dan pamit sama papanya ...Edgar melangkah keluar mansion...menaiki mobilnya dan melajukannya kencang...pikirannya sangat kacau...dia tidak tahu harus bagaimana lagi...
"Han bagaimana perkembangannya...apa yang kau dapat...
"maaf tuan beri saya waktu 2 hari lagi..kata assisten Han.
"aku beri waktu 1 hari lagi...kalau dalam waktu 1 hari kamu tidak menemukannya tidak usah bekerja lagi....kata Edgar sambil melempar ponselnya ke dashboard mobil.
__ADS_1
sedangkan assisten Han yang mendengar perintah Edgar...hanya bisa mengacak-acak rambutnya...sudah hampir 1 bulan ini dia tidak pernah istirahat dengan tenang...dan sekarang dia harus mendengar ancaman dari bosnya...dia merasa akan segera gila. dia pun segera menghubungi beberapa koneksinya di berbagai negara belahan dunia...
"ya Tuhan...kenapa tuan benar-benar membuatku gila...gumam assisten Han sambil mengacak-acak lagi rambutnya