Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
BAB 39


__ADS_3

hari ini adalah hari di mana zhi'er akan memulainya kehidupan baru sebagai CEO di Aurora Grup. saat bibi Ling meminta zhi'er untuk duduk sebagai CEO, dia menolak nya,


"da Ayi wo Bu Yau, Bu Hui( bibi besar, aku tidak mau, tidak bisa).


"baobei, ni yiding Hui, wo xiangxin ni( sayang kamu pasti bisa, aku percaya padamu)


"da Ayi ( bibi besar)...wo ( aku)...


zhi'er tidak melanjutkan kata-katanya saat melihat bibi Ling mengangkat tangannya.


bibi Ling kemudian menjelaskan tentang bibi Mei yang tidak bisa lagi mengurusi perusahaan yang ada di Indonesia, tentang perusahaan yang sebenarnya adalah milik zhi'er dan mereka hanya membantu untuk menjaga dan mengembangkan perusahaan.


zhi'er yang mendengarnya pun kaget.karna selama ini dia tidak tahu asal usulnya..yang dia tahu mereka berdua adalah bibinya, dan mengapa sekarang tiba-tiba bibi Ling mengatakan kalau semua ini adalah miliknya. sebelum dia bertanya tentang siapa sebenarnya dia, siapa orang tua, zhi'er merasa kepalanya tiba-tiba pusing, zhi'er pun memegangi kepalanya yang berdenyut hebat.


"sayang kau kenapa??? tanya bibi Ling khawatir dan langsung mendekati Zhi'er. bibi Ling langsung merebahkan zhi'er di sofa yang berada di ruang kerjanya.


"kamu istirahat dulu di sini, aku akan memanggilkan jenny. Jang berpikir macam-macam...ucap bibi ling., setelah itu bibi Ling segera menelpon jenny , jenny yang lagi santai di taman belakang segera berlari menuju ke ruang kerja bibi Ling.


" tok tok tok..


"masuk...jawab bibi Ling.


setelah jenny masuk bibi Ling segera menyuruhnya untuk membantu memapah zhi'er ke kamarnya. setelah sampai di kamar zhi'er pun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya.


"istirahatlah...ucap bibi Ling lembut sambil mengelus puncak kepala zhi'er.


"da Ayi bolehkah aku bertanya??? tanya zhi'er dengan tatapan sendu.


"apa yang ingin kau tanyakan???

__ADS_1


"da Ayi...siapakah orang tuaku???


"istirahatlah dulu, nanti kalau sudah saatnya Ayi akan menceritakan nya padamu...yang penting sekarang istirahatlah, ingat!!! besok adalah hari pertamamu bekerja. ucap bibi Ling lembut


"tidak usah khawatir...Jerry akan membantumu lanjut bibi Ling.


"tapi Ayi... zhi'er tidak jadi meneruskan kata-katanya saat bibi Ling meletakkan jari telunjuk di bibirnya.


"istirahatlah,,, bibi Ling tersenyum dan beranjak keluar dari kamar. zhi'er menghela nafas berat...tatapannya menerawang jauh.


sedang bibi Ling yang sudah keluar dari kamar zhi'er berjalan menuju ke ruang kerjanya kembali, tapi sebelumnya dia meminta jenny untuk menjaga zhi'er.


"jagalah dia !!! kalau ada apa-apa beritahu aku....titah bibi Ling terus berlalu pergi.


"baik nyonya...jawab jenny tetap dengan kepala menunduk. setelah bibi Ling b-enar-benar keluar dari kamar, jenny melangkah menuju sofa di kamar zhi'er, dia menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa.


haru ini zhi'er tampak cantik, memakai mini dress hitam tanpa lengan sebatas lutut dan ada belahan pinggir dan ada modifikasi bunga-bunga, dan di padu dengan blazer warna senada, rambut panjangnya dibiarkan tergerai semakin menambah kecantikannya.


"ya hati- hati sayang...balas bibi ling.


"Jenny jaga nonamu, aku percayakan keselamatan zhi'er padamu...ucap bibi Ling kepada jenny.


"yes mam...jawab jenny sambil mengangguk dan berjalan mengikuti zhi'er keluar.


jenny langsung membukakan pintu mobil untuk zhi'er kemudian dia pun duduk di balik kemudi membuat zhi'er mengerutkan dahinya.


"Jen...apakah kau sudah tahu jalan di sini?? tanya zhi'er.


"kita bisa pakai map nona..jawab jenny cepat.

__ADS_1


"Jen...kau turun..hari ini kita pakai sopir..setelah kau tau jalan kau bisa mengemudi...perintah zhi'er tegas.


"baik nona...jawab Jen langsung keluar dari mobil dan melambaikan tangannya kepada pak Maman. Pak Maman yang melihat lambaian tangan jenny langsung berlari mendekat.


"ada apa non...tanya pak Maman.


"antar nona muda ke kantor...jawab jenny yang langsung masuk ke dalam mobil di samping pengemudi. mobil melaju dengan cepat. pak Maman walau usianya sudah paruh baya tapi masih lincah membawa mobil, ya karna setiap hari biasa mengantar bibi Mei ke kantor.


sekitar 45 menit perjalanan mobil sudah memasuki halaman perusahaan, zhi'er memandang bangunan megah di depannya. jenny segera keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk zhi'er, sedangkan Jerry menyambut jenny dan memimpin jalan. semua karyawan yang tahu hari ini Presdir baru datang berdiri di tempat masing masing, mereka berbisik-bisik yang mana presdirnya..karna ada 2 wanita cantik yang berjalan bersama dengan Jerry, mereka masuk kedalam lift khusus. Jerry menekan angka 42. tak lama kemudian mereka telah sampai. Jerry mempersilakan zhi'er keluar duluan dan mereka berjalan menuju ruangan zhi'er. sebelum masuk keruangan Presdir tampak 2 orang wanita cantik berdiri dengan tersenyum di depan meja mereka.


zhi'er berhenti dan tersenyum memandang mereka, Jerry pun sadar dan memperkenalkan mereka.


"nona perkenalkan ini Linda sekretaris 1 anda, dan yang ini Sinta sekretaris 2 anda.


"heemm, semoga kalian bisa bekerjasama...ucap zhi'er sambil tersenyum.


setelah itu Jerry membuka pintu ruangan zhi'er, tampak ruang yang luas dan indah, sangat elegan, zhi'er masuk dengan anggun dan duduk di kursi kebesarannya.


"Jerry... aku tidak akan mengenalkan kalian...kalian kenalan sendiri. ohya apa kegiatanku hari ini??? tanya zhi'er sambil.menyalakan komputernya.


Jerry pun segera membuka tab nya dan membacakan jadwal zhi'er.


"hari ini jam 9.30 ada rapat dengan para pemegang saham, jam 1 siang ada rapat dengan PT. indo Rama untuk membahas kelanjutan kerjasama kita.


"ok...kau bisa lanjutkan kerjamu dan siapkan bahan yang akan di pakai meeting sebentar..titah zhi'er.


"baik nona...Jerry pun segera keluar dari ruangan zhi'er, sebelum keluar dia pun melirik kearah jenny....sedangan yang di lirik tidak merespon sedikitpun...kok merespon. melihat maupun balas melirikpun tidak.


"hah...apakah dia patung??? masa dari tadi aku lihat tidak ada ekspresi sama sekali cantik-cantik tapi kayak kulkas... beerrrr...gumam jerry dalam hati sambil bergidik.

__ADS_1


dia pun melangkah keluar ruangan dan terus menuju ke ruangannya tanpa menoleh ke arah Linda dan Sinta. sedangkan Linda dan Sinta yang melihatnya pun hanya saling tatap dan mengedikkan bahu mereka.


__ADS_2