Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
#BAB 22#


__ADS_3

hari masih pagi...tapi zhi'er sudah terbangun karna suara berisik dari alarm yang berasal dari ponselnya...dia hari ini ada jam pagi...jadi pagi-pagi dia harus sudah bangun...setelah membersihkan diri dia turun..dia keruang keluarga di lihatnya Edgar masih tertidur....zhi'er kedapur menyiapkan sarapan....hari ini dia hanya akan membuat roti isi dan susu...setelah selesai dia menyiapkan nya di meja makan...kemudian dia mendekati Edgar bermaksud membangunkannya...


"dia pasti sangat lelah...zhi'er meraba wajah Edgar dan mengelus pipinya...


"kamu selalu baik kepadaku...aku sangat nyaman denganmu...kau tau...aku menunggumu di bandara...aku tau kau mencari...zhi'er masih berkata-kata sendiri sambil jari telunjuknya melukis wajah edgar...sejak tadi Edgar sudah terbangun tapi dia membiarkan zhi'er bermain-main dengan wajah nya...dia hanya diam seolah2 tidur sambil mendengar kan ucapan zhi'er.


"aku harus berangkat ke kampus...istirahatlah...aku tidak akan mengganggu tidurmu... zhi'er bangun dari jongkoknya...dan hendak melangkah pergi..tapi dia urungkan saat mendengar suara Edgar terbangun dan mengerang merenggangkan otot-otot di tubuhnya..


"kau sudah bangun... zhi'er membalikkan badannya dan melihat Edgar yang menatapnya dengan tatapan tajamnya.


"aku mau ke kampus...kalau kamu masih ingin istirahat... istirahat lah di kamar tamu... zhi'er yang hendak pergi tertahan lagi saat Edgar membuka suara...


"tunggu aku akan mengantarmu...Edgar berusaha bangun dari tidurnya tapi dia merasa badannya sakit semua dan kepalanya pusing sekali...membuatnya mengerang kesakitan.


"kamu kenapa...zhi'er mendekati Edgar..berjongkok kembali di samping edgar dengan wajah khawatir.


"aku tidak apa-apa..hanya badanku rasanya sakit semua..dan tenggorakan ku juga sangat tidak nyaman..kepalaku sedikit pusing...Edgar menjelaskan ke zhi'er dengan perlahan berusaha menggerakkan badannya supaya bisa duduk...zhi'er membantu Edgar untuk duduk..


"sebentar...aku ambilkan air minum hangat...zhi'er segera pergi ke dapur dan kembali lagi membawa segelas air hangat roti isi dan sebutir obat gejala flu dan memberikannya ke pada Edgar.


"ini minumlah...biar tenggorokan mu enakan...


"terimakasih...apa itu???


"ini obat gejala flu...makan dulu roti isimu...dan makanlah obatnya..!!!


"tidak aku tidak suka makan obat...aku makan roti isi saja...Edgar mengambil roti isi dan memakannya...setelah itu dia meminum lagi air hangatnya sampai habis.


"sekarang makanlah ini... zhi'er memberi Edgar obat yang di bawanya tadi..tapi Edgar menolak..


"aku sudah lebih baik jadi tidak usah makan obat ..ayo aku antar ke kampus...


"makan dulu...baru aku berangkat... zhi'er tetap memberikannya ke Edgar tapi Edgar tetap menolak...zhi'er sampai menyuapkannya ke mulut Edgar tapi edgra tetap menolak...mulutnya di kunci rapat..


"baiklah...hanya ada 1 cara kalau begitu...ucap zhi'er yang kemudian memasukkan obat kedalam mulutnya...Edgar hanya memperhatikan Zhi'er...dia bingung kenapa obatnya zhi'er yang makan...tapi tiba-tiba zhi'er bangkit dan menarik tengkuk Edgar dan mencium mulut Edgar...Edgar yang kaget reflek membuka mulutnya...alhasil obat dengan mudah masuk kedalam mulut Edgar...mau tidak mau Edgar pun menelan obat itu...zhi'erpun tersenyum.


"sudah...ini makanlah kalau pahit...dan istirahatlah.. biar kau yidak benar-benar jatuh sakit...aku ke kampus dulu...ucao zhi'er sambil melangkah pergi meninggalkan Edgar yang masih terbengong menatap zhi'er yang berlalu meninggalkannya... Edgar meraba bibirnya...dia masih tidak percaya...ciuman pertamanya terjadi karena obat.


"apa yang gadis itu pikirkan....gumam Edgar ...sambil.meraba lagi bibirnya dan tersenyum sendiri..

__ADS_1


"kenapa dia selalu ceroboh...gumam Edgar lagi...


sedangkan zhi'er dia naik taxi ke kampus...sesampai di kampus dia langsung keluar dari taksi dan berlari ke koridor kampus...sampai koridor dia berjalan dengan cepat...sesekali dia melihat jam tangannya...


"5 menit lagi...gumamnya dari mempercepat langkahnya...dan tiba-tiba..


"bruuk...


"aaww...maaf...reflek zhi'er saat dirinya menabrak seseorang..dia segera membereskan bukunya dan buku seseorang yang di tabrak nya...


"lain kali kalau jalan hati-hati...suara berat seorang lelaki menegur zhi'er.


"ini...sekali lagi saya minta maaf ...ucap zhi'er sambil memberikan buku yang telah dia bereskan dan mengangkat kepalanya...


"deg...cantik sekali..gumam lelaki itu dalam hati.


"sekali lagi saya minta maaf...maaf saya permisi dulu...ucap zhi'er sambil melangkah pergi dengan tergesa-gesa.


zhi'er masuk kedalam kelasnya...ternyata dosen belum datang..zhi'er segera duduk di kursinya...Alva yang sudah datang berpura-pura tidak melihat zhi'er datang.


tak lama kemudian seseorang datang berdiri di depan kelas mereka...semua mahasiswa langsung diam memperhatikan sosok tampan di hadapan mereka...


"perkenalkan nama saya William...saya dosen pengganti Mr. Alex...karna beliau sedang cuti 3 bulan....ucap William memperkenalkan diri.


"bukankah dia yang tadi itu... gumam Zhi'er pelan tapi masih di dengar oleh Alva....Alva yang mendengar ucapan zhi'erpun mengernyitkan dahinya.


"kamu mengenalnya...Alva bertanya sambil.menatap zhi'er tajam.


zhi'er yang mendengar pertanyaan alva.menoleh...


"tidak...jawab zhier singkat.


sedangkan Willian yang mengabsen semua mahasiswa melihat zhi'er berada di antar mahasiswanya dia tersenyum...dia menatap zhi'er penuh arti. beberapa mahasiswa menoleh kearah zhi'er..mereka menatap zhi'er dengan tatapan tidak suka saat melihat Willian tersenyum kearah zhi'er...zhi'er yang di perhatian cuek saja..Karan zhi'er merasa dia tidak mengenalnya juga tidak melakukan apa-apa.


setelah semua diabsen....kelas pun segera di mulai...tak yerasa kelas pun berakhir...kelas langsung riuh semua berhamburan keluar...zhi'er hamya memperhatikan mereka yang berdesakan keluar...dia duduk dengan tenang sbil.merapikan biku2nya...di memasang headset di telinganya...setelah mahasiswa semua sudah keluar dia pun segera keluar tapi di tahan oleh Alva.


"Zhi kita ke kantin yuk...kelas selanjutnya masih 1 jam lagi saja...ajak Alva...zhi'erpun mengiyakan dan mereka melangkah beriringan ke kantin...sesampainya di kantin mereka mencari tempat duduk yang menurut mereka nyaman...hati ini kantin tidak terlalu rami jadi bisa memilih tempat duduk...aku jus wortel mix tomat saja.... ucap zhi'er saat alva mau memesankannya makanan untuknya...Alva pun mengiyakan dan membuat orderan untuk mereka...sambil menunggu pesanan mereka..zhi'er dan Alva pun berbincang-bincang...


"Zhi...bolehkan aku bertanya??? Alva menatap zhi'er tajam...

__ADS_1


"boleh tanya saja...barusan juga sudah masuk dalam pertanyaan ..jawab zhi'er sambil tersenyum.


Alva yang mendengarnya pun ikut tersenyum...


"Zhi aku serius...Alva menatap zhi'er dengan serius...dan menggenggam tangan zhi'er.


"tanya saja va tapi ga usah begini juga...ucap zhi'er sambil berusaha melepaskan tangannya yang di pegang Alva..tapi tidak bisa karna Alva menggenggam sangat erat...


"va tolong lepaskan...kau menyakitiku... zhi'er terus berusaha untuk melepaskan tangannya...Alva yang mendengar perkataan zhi'er langsung melepaskan tangan zhi'er..dia melihat tangan kecil gadis itu memerah..dia sangat merasa bersalah terhadap gadis di depannya itu.


"Zhi maafkan aku...aku ga bermaksud menyakitimu...Alva mencoba meraih kembali tangan zhi'er tapi zhi'er segera menarik tangannya dan meletakkan di bawah meja.


"va ...aku ke toilet dulu ya...zhi'er bangkit dari duduknya dan melangkah pergi...Alva hanya melihat dengan tatapan penyesalan...dia mengacak-acak rambut nya sendiri...


"apa yang telah aku lakukan...bodoh-bodoh...Alva bergumam sambil menarik rambutnya sendiri.


"hai...kenapa sih...frustasi banget...ujar rayes yang di ikuti oleh Denis, Rania dan Dinda.


"kenapa kamu sendiri...dimana Yan Zhi? ...sahut Rania.


"dia ke toilet...sahut Alva tidak semangat.


"kamu kenapa bro...di tolak ya sama yan zhi???...ujar rayes sambil tersenyum melihat Alva yang kacau.


"aku ke kelas dulu..sebentar lagi kelas di mulai..Alva bangkit mengambil tasnya dan meninggalkan ke empat temannya...


"bro...kenapa buru-buru...kau tidak asik sekali...seru Denis tapi Alva hanya mengangkat tangannya dan terus melangkah tanpa menoleh ke belakang. Rania dan Dinda hanya bisa berpandangan heran sambil mengedikkan bahu mereka...


"pasti ada sesuatu dia antara mereka berdua...gumam Rania pelan.


mereka berempat memesan makanan dan minuman...mereka bercanda walau merasa ada yang kurang dengan tidak hadirnya zhi'er dan Alva.


sedangkan zhi'er yang berada di toilet membasuh mukanya...dia merasa bingung dengan tingkah alva yang tiba-tiba berubah...dia melihat tangannya yang sedikit memerah dan merabanya...


"ah...teriak kecil zhi'er saat merasa tangannya sakit...dia segera mengeringkan mukanya dengan tissu dan mengelap tangannya...dia melangkah meninggalkan toilet...dan menuju ke kelasnya. kelas belum begitu ramai...cuma ada beberapa siswa...Alva yang baru masuk melihat zhi'er sudah didalam kelas...dia pun melangkah ke tempat duduknya.dan menatap ke arah zhi'er.


"Zhi...maafkan aku atas kejadian tadi..aku ga bermaksud untuk menyakitimu....ucap Alva sambil menatap zhi'er dengan wajah penuh penyesalan..


"aku tidak apa-apa kok va...tidak usah di pikirkan ucap zhi'er sambil menoleh ke arah Alva dengan senyum yang di paksakan.

__ADS_1


"Zhi...ucapan Alva terpotong karna zhi'er langsung memotongnya...


"sudahlah...va...ga usah di ungkit lagi...ujar zhi'er dan Mulai mengeluarkan buku dan laptopnya karna dosen sudah masuk kekelas.


__ADS_2