Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
#BAB 20#


__ADS_3

zhi'er telah selesai membuat sarapan...dia menatanya di meja makan...diapun pergi ke kamarnya untuk mandi dan bersiap ke kampus...dia membuka pintu kamar perlahan dan dia melihat Edgar sedang tertidur pulas...zhi'er berjalan perlahan menuju lemari pakaian..di mengambil 1 pasang baju dan membawanya ke kamar mandi...sekitar 20 menit selesai lah sudah acara mandi dan ganti bajunya...dia berjalan ke arah meja rias..dia sisir rambut nya dan dia ikat bagian atas tengah...dia memoles wajahnya dengan pelembab dan lipglos warna pink...kemudian dia membereskan buku-buku nya dan memasukkan dalam tasnya...dia menulis sebuah note untuk Edgar yang dia selipkan di bawah ponsel Edgar. setelah itu dia beranjak keluar dari kamar.. menutup pintu dengan perlahan dan segera menuruni anak tangga


..di lihatnya Rania dan Dinda juga sudah bersiap...mereka sudah duduk di meja makan sambil menunggunya...dia melangkah mendekat dan duduk di samping Dinda..


"Zhi...kamu beneran ga mau cerita ke kita siapa mereka...tanya Rania kepada zhi'er yang di angguki kepala oleh Dinda.


"kan tadi sudah aku bilang...mereka teman-teman ku..jawabnya singkat sambil mengunyah sandwich nya.


"Zhi kau kira kami anak kecil apa...dengan caramu memperlakukan dia saja sudah kelihatan kalau dia bukan sekedar teman buatmu...lanjut Rania agak kesal.


"iya sampai pakai peluk-peluk segala...sahut Dinda.


"dia adalah sahabat baikku...itu saja jawab zhi'er tanpa mempedulikan lagi 2 sahabatnya yang bermuka masam.


"Zhi...seru Rania kesal...


zhi'er yang di panggil hanya mengedikkan bahunya dan dia pun beranjak dari duduknya...


"kalian berdua mau berangkat tidak??? tanya zhi'er sambil melangkah ke kamar assisten Han...dia mengetuk pintu kamar...tapi tidak ada jawaban...dia pun kembali ke ruang makan dan di lihatnya temannya sudah selesai dengan sarapannya.


"jangan lupa..piring dan gelasnya bawa sekalian kebelakang...kata zhi'er yang di pelototi oleh kedua temannya...zhi'er hanya tergelak melihatnya.


mereka bertiga akhirnya berangkat ke kampus...seperti biasa zhi'er nebeng di mobil Rania...sekitar 10meniit akhirnya mereka sampai... dia langsung ke perpus karna jam kuliahnya masih nanti satu setengah jam lagi...sedangkan Rania dan dinda segera bergegas karna dia ada kelas pagi ini...


seperti biasa dia duduk di pojok perpus...memasang headset di telinganya dan fokus membaca buku. sampai tak merasakan kehadiran seseorang yang berdiri di dekatnya...sampai orang itu menepuk bahunya...dia langsung menoleh dan melihat siapa yang telah menepuk bahunya.


"hai va..!!!...ada yang perlu di bantu??? tanya zhi'er kepada Alva...


Alva hanya menggeleng...dia duduk di samping zhi'er dan terus menatap zhi'er...yang di tatap hanya cuek dan mulai membaca bukunya lagi...


Alva yang melihat zhi'er sibuk dengan bukunya hanya bisa mendesah...


"heh... ya Tuhan kenapa ada cewek se cuek ini...batin Alva.


alva pun segera membuka bukunya tapi dia tidak bisa fokus dalam membaca...sesekali dia melihat zhi'er...ingin sekali dia mengutarakan isi hatinya kepada zhi'er...tapi setiap kali mau bicara selalu saja ada yang mengganggunya...hari inipun dia sebenarnya ingin mengutarakan isi hatinya...tetapi kecuekan zhi'er membuat dia mengurungkan niatnya...entah sampai kapan dia akan menahan perasaan nya.mereka membaca dalam hening...sampai akhirnya jam kuliah pun tiba zhi'er dan Alva pun segera bangkit dari duduknya...Alva tiba-tiba menggandeng tangan zhi'er... zhi'er menatap Alva dan kemudian dia melepas tangan Alva...


"maaf...singkat Alva berucap dengan wajah muram.


"ayo nanti terlambat...ucap zhi'er sambil melangkah meninggalkan Alva yang masih terdiam di tempatnya...Alva terpaku dengan melihat tangannya..


"memegang tangannya pun aku tak mampu...batin Alva sambil tersenyum kecut".


Alva melangkah kan kakinya mengejar zhi'er...dia berjalan berdampingan dengan zhi'er... zhi'er menoleh kearah Alva dan tersenyum kearahnya...Alva pun membalas senyum zhi'er...walau hatinya sedikit ada rasa sedih. mereka berjalan beriringan dan masuk kedalam kelas...Alva duduk di samping zhi'er...memperhatikan gadis di sampingnya... zhi'er yang merasa di perhatikan menoleh kearah Alva...Alva pun pura2 melihat sisi lain...


"ada apa??? tanya zhi'er sambil menatap Alva penuh tanya".


"tidak...jawab Alva sambil cengengesan...

__ADS_1


"dasar...sahut zhi'er sambil memukul bahu Alva dengan buku.


dosen pun datang dan semua pun terdiam...kelas hening...dan kelas pun di mulai...


------------------------------------------------------


sedangkan di apartemen...Edgar menggeliat bangun dia merenggangkan otot-otot nya ..


"heeemmm...jam berapa ini...gumamnya sambil melihat jam tangannya...


"heemmm...sudah siang ternyata...gumamnya lagi dan meraih ponselnya diatas nakas...dilihatnya sebuah kertas dan di ambilnya dan dia baca...dia tersenyum membacanya...note dari zhi'er..kemudian dia menelpon assisten Han...


"Han...mintakan Robby bawakan bajuku...perintah edgar...


kemudian dia pun melangkah ke kamar mandi dan membersihkan diri...tak lama dia pun keluar hanya memakai handuk dada... bertelanjang dada..


dia duduk diatas ranjang dan mengutak-atik ponselnya...tak lama terdengar ketukan pintu. ga


"tok tok tok..."


Edgar melangkah membukakan pintu...


"ini tuan...ucap assisten Han sambil menyerahkan paper bag.


"heemmm ...kau tunggu sebentar...ucap Edgar sambil menutup kembali pintunya...tak berapa lama dia pun keluar dari kamar dan melihat assisten Han masih setia di depan pintu kamar.


"kan tuan sendiri yang menyuruhku menunggu...gumam assiten Han dalam hati."


"tidak apa-apa tuan ...saya hanya memastikan tuan tidak membutuhkan apapun lagi...jawab assisten Han sambil tersenyum...


Edgar yang mendengar hanya diam dan berjalan menuruni tangga...dia ke dapur dan membuka kulkas...di ambilnya air putih dan meminumnya..kemudian dia kemeja makan di lihatnya ada beberapa potong sandwich yang tadi pagi zhi'er siapkan...diapun memanggil assisten Han dan mengajaknya makan sandwich untuk mengganjal perut mereka...setelah menghabiskan sandwich nya...edgar dan Han keluar dari rumah zhi'er...


"apakah kau sudah menyuruh Robby untuk membawakan mobilku??? tanya Edgar sambil terus melangkah...


"sudah tuan...jawab singkat assisten Han.


"aku akan menjemputnya..ucap Edgar sambil melangkah keluar rumah..


"kau bebas hari ini...ucap Edgar lagi sambil masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan assisten Han sendiri.


"akhirnya...aku bisa santai...gumam Han sambil tersenyum...dia melangkah kearah Robby yang menunggunya di mobil.


mobil melaju dengan kecepatan sedang kearah Cambridge university.


sedangkan zhi'er masih ada di dalam kelas..hari ini ada 2 mata kuliah..jam 11 - jam 12.30 dan jam 1pm - 2pm. akhirnya kelas pun selesai. zhi'er membereskan buku-buku nya..


"Zhi kita ke kafe depan sebentar yuk...ucap Alva..

__ADS_1


"heemmm aku coba tanya Rania dan Dinda dulu...jawab zhi'er kemudian menelpon Rania.


"kalian dimana??? tanya zhi'er...


"kami di kantin...jawab Rania...


"Alva mengajak kita ke kafe depan...kita ketemu didepan...ucap zhi'er dan melangkah keluar kelas diikuti Alva..


di luar kampus...cukup lama Edgar menunggu zhi'er keluar...karna tidak sabar lagi .diapun berinisiatif untuk mendatanginya ke kelas...dia akhirnya keluar dari mobil dan melangkah kedalam kampus..sepanjang jalan koridor kampus banyak mahasiswa dan mahasiswi yang memandangnya...


"wow...tampan sekali..seru mereka...


mereka saling berbisik dan tersenyum..ada juga yang langsung benar-benar mendekatinya dan langsung meminta nomor telponnya...tapi Edgar tidak menghiraukannya...dia tetap melangkah mencari Zhi'er.


zhi'er dan Alva yang baru keluar kelas mendengar beberapa mahasiswi yang sedang heboh membicarakan tentang pria tampan yang datang kekampus mereka...zhi'er hanya menggeleng-geleng kan kepalanya...dia terus melangkah ke depan bersama alva


..Sampai akhirnya dia menghentikan langkahnya...dia melihat seseorang berdiri tidak jauh di depan nya...dia tersenyum cerah dan mendekati sosok pria tampan itu



"kenapa kau bisa disini??? tanya zhi'er dengan senyum indahnya....


"aku datang menjemput mu..jawab Edgar sambil tersenyum dan mengacak-acak rambut zhi'er.


" kau merusak rambutku...ucap zhi'er sambil cemberut.


Edgar tergelak melihat tingkah menggemaskan zhi'er..


Alva yang melihat interaksi antara zhi'er dan Edgar merasa cemburu...dia bertanya-tanya dalam hati siapakah pria itu..punya hubungan apa mereka dan bla bla bla...masih banyak pertanyaan di kepala Alva. dia pun mendekati Zhi'er dan Edgar.


"ayo..kau pasti belum makan siang...ucap Edgar sambil menarik pergelangan tangan zhi'er...


"tunggu...tadi aku sudah janji sama teman-teman ku mau makan di kafe depan...ucap zhi'er menghentikan langkahnya.


"apakah kau bisa membatalkannya?? tanya Edgar sambil memasang wajah memelas.


"sebentar...jawab zhi'er kemudian menghampiri Alva yang tak jauh darinya...


"va...sorry ya...aku ga jadi makan bersama kalian...aku sudah di jemput...lain kali kita saja ya...ucap zhi'er sambil mengatupkan kedua tangannya.


"siapa dia Zhi??? tanya Alva dengan nada tidak senang..


"dia temanku...jawab zhi'er singkat sambil berbalik melangkah kearah Edgar tapi terhenti karna tangannya di tahan oleh Alva.


"va...tolong lepaskan...maaf...lain kali baru kita kumpul-kumpul lagi sama teman-teman...ucap zhi'er dan melepaskan tangan Alva...Alva terdiam...hari ini 2 kali dia di tolak oleh zhi'er...hatinya sakit...dia pergi dengan kemarahan di wajahnya...


sedangkan zhi'er setelah menelpon Rania untuk membatalkan janji pertemuan mereka...dia dan Edgar berjalan menyusuri koridor kampus dengan banyak pasang mata yang melihatnya...sesampainya di tempat parkir Edgar segera membukakan pintu untuk zhi'er setelah itu dia memutari mobil untuk masuk di bagian kemudi...mobil keluar area kampus dan melesat membelah jalanan kota Cambridge...

__ADS_1


__ADS_2