Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
BAB 46


__ADS_3

hari terus berlalu, hubungan Edgar dan zhi'er semakin dekat. Edgar maupun zhi'er tidak bisa tidak saling bertemu satu sama lain. walaupun zhi'er tidak pernah mengungkapkannya. selama ini memang Edgar yang selalu mendatangi zhi'er di perusahaannya. dia menghilangkan gengsinya. dan sudah menjadi rahasia umum di perusahaan zhi'er kalau bos mereka menjalin hubungan dengan CEO tampan itu.


beberapa hari ini Edgar tidak bisa mendatangi zhi'er, ya dia sangat sibuk. ada beberapa agenda rapat yang harus dia hadiri dan juga ada proyek baru yang menyita waktu dan tenaganya.


Edgar memijit pelipisnya. dia merasa begitu lelah. ingin sekali dia mendatangi zhi'er dan memeluk gadis itu hanya untuk menghilangkan lelahnya. tapi tidak bisa, pekerjaannya begitu banyak dan tidak bisa di tinggal. Edgar menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. dia ingin memejamkan matanya sebentar untuk menghilangkan rasa lelahnya.


entah berapa lama Edgar tertidur, Sampai dia tidak tahu ada seseorang masuk keruangannya. Amora yang melihat Edgar tertidur di kursinya berjalan mendekat. dia tersenyum menatap wajah tampan di depannya. Amora mendekatkan wajahnya ke wajah Edgar dan menempelkan bibirnya di bibir Edgar.


tampak seorang gadis cantik berdiri di depan pintu ruangan Edgar sambil salah satu tangannya memegang daun pintu. gadis pun segera menutup pintu kembali dan melangkah meninggalkan ruangan edgar. Jessica yang baru kembali dari toilet menatap zhi'er dengan tatapan tak percaya.


"Yan Zhi...seru Jessica sambil melangkah mendekati Zhi'er yang sontak berhenti karna panggilan Jessica. zhi'er mengusap air matanya dan menoleh ke Jessica. zhi'er menatap Jessica lama, dia tersenyum dan menganggukkan kepalanya setelah itu dia pun segera berlalu meninggalkan Jessica.


"Yan Zhi tunggu...teriak Jessica tapi tak di hiraukan lagi oleh zhi'er. zhi'er sudah masuk kedalam lift. Jessica hanya merasa ada yang aneh tapi dia ingin ikut campur. Jessica berbalik ingin ke tempatnya..saat dia melihat Amora keluar dari ruangan Edgar.


"nona Amora?? kapan dia datang??? aduh kenapa aku bisa kecolongan...aaarrrgghh...gerutu Jessica dalam hati.


"nona...sejak kapan anda datang??? tanya Jessica hati-hati.


bukannya menjawab, Amora malah melangkah pergi meninggalkan Jessika dengan senyum penuh kemenangan.

__ADS_1


Jessica kembali ke meja kerjanya, dia begitu takut kalau-kalau bosnya akan memarahinya atau memecatnya.tapi sepersekian detik juga menit tidak ada panggilan dari dalam ruangan Edgar, Jessica mengelus dada aman. selanjutnya dia kembali menekuni pekerjaannya agar cepat selesai, apalagi sebentar lagi jam pulang kantor.


Edgar mengerjapkan matanya...dilihatnya jam sudah waktunya pulang...


"ehm...ternyata aku tertidur cukup lama juga...gumamnya.


Edgar memencet interkom ke Jessica.


"apakah Han belum kembali?? tanyanya.


"belum tuan...mungkin sebentar lagi, karna tadi tuan Han menelpon katanya sedang dalam perjalanan..jawab Jessica.


"heemm...kalau sudah tidak ada pekerjaan kau boleh pulang..titah Edgar.


Edgar langsung memeriksa semua dokumen yang belum sempat dia lihat tadi karna tertidur. tak lama kemudian Han pun datang.


"bagaimana hasilnya??? tanya Edgar saat melihat Han berdiri di depannya.


"semua lancar..kita berhasil bekerja sama dengan mereka...jawab Han antusias.

__ADS_1


"bagus...aku akan menaikkan gajimu lagi atas kerja kerasmu....ucap Edgar sambil menyunggingkan senyum tipis hampir tidak kelihatan.


"terimakasih tuan...jawab Han.


"apakah kau sudah makan???


"belum tuan...


"aku selesaikan dulu ini sebentar baru kita makan di tempat biasa...


"baik tuan..han melangkah ke sofa yang ada di ruangan itu. kemudian mendudukkan tubuhnya disana.


ponsel Edgar berbunyi ada notifikasi pesan masuk. Edgar mengambil ponselnya dilihatnya dari nomor tak di kenal..Edgar membuka pesan tersebut dan alangkah terkejutnya Edgar saat dia melihat foto yang terkirim di ponselnya. diapun mengepalkan tangannya dan segera menelpon nomor tersebut tapi tidak aktif.


"shit...teriak Edgar langsung menyambar kunci mobilnya.


Han yang mendengar teriakan Edgar langsung berdiri dan mengikuti tuannya keluar dari ruangannya.


"Han kau kumpulkan anak buahmu dan lacak nomor yang aku kirim ke kamu..kau lacak juga ponsel zhi'er...kita ketemu di tempat biasa...titah Edgar yang segera keluar dari lift dan menuju mobilnya.

__ADS_1


Han segera menjalankan perintah tuannya tanpa bertanya lagi ada apa.


Edgar segera melajukan mobilnya keluar dan di ikuti oleh mobil Han. edgar mengumpat dan memukul-mukul stang mobilnya. Edgar terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju tempat pertemuan yang tadi mereka bicarakan.


__ADS_2