
"dimana dia??? tanya edgar kepada Han saat memasuki ruangan yang tidak terlalu besar itu.
"dia ada di ruang bawah tanah tuan..jawab Han sambil berjalan kesebuah ruangan dan membuka sebuah pintu yang berada di lantai.
mereka berjalan menuruni anak tangga dan berjalan mengikuti lorong dan berhenti di sebuah ruangan kecil yang di lengkapi lampu gantung yang temaram dan tampak seorang pria tampan terduduk di sebuah kursi dengan tangan dan kaki terikat.
Edgar mendekati pria itu dia mencengkeram dagu pria yang tak lain adalah Mark. dulu mereka berteman baik...tapi setelah kematian Alexa persahabatan mereka berubah menjadi permusuhan. Mark yang selalu mencari cara untuk menghancurkan Edgar. tapi tak pernah berhasil dan tak pernah di balas oleh Edgar mengingat dia adalah teman yang begitu dekat dengannya.
"aku sudah pernah mengatakan...jangan pernah kau usik gadis itu...tapi kau seperti menganggap angin peringatan yg aku berikan....ucap Edgar dengan tatapan tajam membunuh.
"cih...aku tidak akan pernah membuatmu hidup bahagia dengan perempuan lain setelah kau menghancurkan kehidupan Alexa...jawab Mark dengan senyum sinisnya.
"aku selalu diam dan tak membalas saat kau selalu berusaha menghancurkan ku bahkan membunuhku. bukan berarti aku takut padamu...tapi karna aku mengingat persahabatan kita dulu...Edgar menepuk pipi Mark dengan tatapan dingin.
"untuk masalah Alexa, aku juga sangat menyayanginya seperti adik ku sendiri. aku tidak pernah menyentuh maupun melukainya...ucap edgar datar. Mark hanya bisa diam memandang Edgar dengan tatapan kebencian.
"apakah kamu sudah mencari semua informasi kenapa sampai Alexa hamil dan bunuh diri??? tanya Edgar lagi...
"jangan bilang kau tidak mencari informasinya tapi sudah menyimpulkan bahwa aku yang membuat Alexa hamil dan dia bunuh diri??? Edgar bertanya lagi sambil memandang Mark dengan tatapan tak percaya.
"cih... ternyata otakmu tidak lebih baik dari seorang pecundang...ejek Edgar.
"berdoa lah gadisku tidak mati kalau tidak pasti Han akan membunuhmu...kau tahu dia lebih kejam dari ku...senyum smirk Edgar menghiasi wajahnya.
"cih aku tidak takut kau membunuhku...aku akan berdoa dia secepatnya mati dan aku bisa melihatmu sengsara hahaha...Mark tertawa lebar dan langsung di cengkeram lehernya oleh Edgar.
"jika dia mati...aku akan menyiksamu hingga kau sendiri yang akan meminta ku untuk membunuhmu...Edgar melepaskan cengkeraman lehernya dengan mendorong tubuh Mark hingga jatuh tersungkur kelantai.
"Han siksa dia...tapi jangan biarkan dia mati...ucap Edgar sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.
__ADS_1
Edgar berbicara dengan Han dan kemudian Han mengumpulkan anak buahnya...setelah memberi perintah kepada anak buahnya Han mengikuti Edgar pergi ke rumah sakit.
sedangkan di rumah sakit jenny tampak memandang sedih nonanya yang terbaring pucat. dia menguji dirinya kenapa dia menunggui nonanya. jenny terus berdiri sambil menundukkan kepalanya.
Edgar memasuki ruang rawat inap zhi'er di ikuti oleh Han di belakangny. dia mendekati Zhi'er dan mengecup keningnya. di uaspnya kepala zhi'er pelan..kemudian di menoleh kearah jenny.
"bagaimana keadaan nya?? tanya Edgar datar.
"masih sama seperti tadi...jawab jenny pelan.
Edgar berjalan kearah sofa yang tersedia di kamar itu.
"duduklah...aku ingin bicara denganmu...titah Edgar kepada jenny.
jenny berjalan kearah sofa dan susuk bersebrangan dengan Edgar.
"bagaimana bisa zhi'er sampai di culik??? kamu dimana??? tanya edgar dengan nada datar tapi tatapan matanya yang tajam membuat lawannya bergidik ngeri.
"apa maksudmu?? bentak Edgar.
"siang tadi nona memintaku untuk mengantarkannya ke kantor anda. jadi saya mengantarkannya kesana...jawab jenny dengan nada sedikit kesal.
"jadi dia kekantorku??? tapi kenapa aku tidak bertemu dengannya??? tanyanya pada diri sendiri.
# flashback on#
hari ini kerjaan zhi'er tidak begitu banyak...karna itu dia berencana menemui Edgar di kantornya. sesampainya di depan gedung perusahaan Edgar, zhier meminta jenny untuk pulang saja. zhi'er bilang akan menunggui Edgar kerja dan akan pulang bareng dia...meski menolak tapi zhi'er tetap memaksanya akhirnya jenny pergi meninggalkan zhi'er sendiri masuk ke kantor tersebut. setelah bertanya kepada resepsionis dan mengatakan kalau sudah ada janji, zhi'er segera naik ke lantai 37 gedung tersebut. sampai di lantai 37 tidak tampak ada orang disana, zhi'er berjalan kesebuah ruangan, tampak pintu yang tidak tertutup rapat, kemudian zhi'er melongokkan kepalanya sambil.salah satu tangannya mendorong handel pintu agar terbuka lebih lebar. dia melihat Edgar bersandar di kursi dan memejamkan matanya.
dan betapa kagetnya dia melihat seorang wanita cantik tinggi berjalan mendekati Edgar dan...
__ADS_1
"cup...perempuan itu mencium bibir edgar tanpa permisi. zhi'er segera membalikkan badannya dan menutup mulutnya. dengan hati gundah zhi'er pun berlalu meninggalkan ruangan Edgar...tapi belum sempat dia melangkah jauh seorang wanita memanggil namanya.
"Yan Zhi tanya wanita itu dengan suara terkejut. zhi'er hanya menoleh kearah wanita itu dan kemudian kembali berlalu meninggalkan ruangan itu dan masuk kedalam lift.
setelah sampai di lobby zhi'er keluar dari perusahaan Edgar. dia ingin menelpon jenny tapi dia tidak jadi. dia berfikir tidak akan mengganggu istirahat jenny. akhir ya zhi'er memilih berjalan kejalan raya yang tidak terlalu jauh dari perusahaan Edgar dan akan mencegat taksi. tak lama dia berdiri nampak sebuah taksi berhenti di depannya. tanpa berpikir panjang zhi'er memasuki taksi tersebut dan dia tampak terkejut karna ternyata di dalam taksi sudah ada seorang penumpang pria. zhi'er meminta maaf dan berniat keluar tapi belum sempat dia keluar laki-laki tersebut sudah membekap mulutnya dengan saputangan yang sudah di olesi obat bius. zhi'er pingsan dan setelah sadar dia sudah berada di sebuah tempat yang tak di kenal serta tangan dan kaki yang sudah terikat.
"dimana aku...gumam Zhi'er.
"kau sudah sadar nona?? tanya Mark dengan senyum devil.
"maaf tuan apakah saya mengenal anda??? kenapa saya bisa disini??? tanya zhi'er bingung.
"tidak, anda tidak mengenalku nona...jawab Mark dingin.
"kalau saya tidak mengenal anda...kenapa anda menculik saya tuan??? tanya zhi'er lagi.
Mark mendekati Zhi'er dan mencengkeram dagunya.
"karna aku ingin memberi pelajaran kepada seseorang. aku ingin dia merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang yang di cintai...jawab Mark dengan menatap tajam kearah zhi'er.
"Al aku ingin lihat...seberapa cepat kau menolongnya...hahaha...Mark tertawa begitu keras..suaranya menggaung ke seluruh ruangan. Mark berdiri dari duduknya dan naik keatas dan menyalakan air yang terhubung dengan kolam yang diduduki oleh zhi'er.
zhi'er meronta-ronta saat tahu tempat yang didudukinya sedikit demi sedikit telah basah terkena air...pelan tapi pasti air naik hingga perut dan tak lama kemudian dada zhi'er... zhi'er terus meronta berusaha melepaskan ikatan tangannya...tapi tidak berhasil. hingga air sudah menenggelamkannya dia tetap tidak berhasil lolos.
tak lama kemudian dia melihat seseorang terjun kedalam kolam dan berenang mendekatinya... zhi'er mengerjap-ngerjapkan matanya. sebelum dia menutup matanya samar dia lihat Edgar berenang mendekatinya. dia merasakan pria itu menggoyang-goyang kan tubuhnya dan memberikan napas buatan...setelah itu dia tidak sadarkan diri.
#flashback off#
**assalamualaikum...maaf readers...ini adalah novel pertama author jadi maaf jika ada kesalahan dalam penulisan. mohon kritik dan sarannya. jangan lupa ya like comment dan vote nya biar author lebih semangat lagi menulisnya.
__ADS_1
salam
Zhia**.