
sejak kejadian William menolong zhi'er...meremas semakin terlihat akrab..
mereka sering bertemu..entah sekedar mengobrol ataupun membahas materi kuliah...zhi'er sangat nyaman ketika berbicara dengan Willian, dia melihat Willian seorang yang bijak, baik dan juga cerdas...
hari ini zhi'er ada kelas pagi...tadi Rania dan Dinda menelpon mengajak berangkat sama-sama karna mereka juga ada kelas pagi...zhi'er sudah bersiap dan melangkah keluar dari rumahnya(apartemen).
*lama sekali tuan putri ini....ujar Rania saat melihat zhi'er keluar.
"maaf aku sedikit sakit perut tadi....ucap zhi'er sambil tersenyum.
"tapi kamu tidak apa-apa kan tanya Rania dan Dinda bersamaan.
"tidak...ayo kita berangkat...ujar zhi'er sambil.masuk ke dalam mobil.
mereka melaju ke kampus...kurang lebih 1p menit mereka sudah memasuki halaman parkir kampus. mereka berjalan menuju koridor kampus dan pisah di persimpangan koridor...zhiier segera masuk ke kelasnya...di mana sudah banyak mahasiswa lain.
"hai va...sapa zhi'er kepada Alva.
"hai...alva membalas sapaan zhi'er...sambil terus memandang kearah zhi'er.
"kamu kenapa??? tanya zhi'er yang merasa Alva memandangnya intens.
"tidak ada... jawab alva sambil mengedikkan bahunya..dia tersenyum menyembunyikan rasa di dadanya...ya...rasa yang di pendam untuk zhi'er. dia bertekad tidak akan mengungkapkan rasa di hatiny..di terlalu yg takut untuk kehilangan gadis itu...cukup menjadi pengagum setia dan sahabat terbaiknya...begitulah yang ada di pikiran Alva.
tak lama dosen pun memasuki kelas...kelas langsung hening...kelas yang cuma 1 jam tak terasa sudah berakhir...mereka berhamburan keluar...
"kita kekantin yuk...ajak alva.
"kelas berikutnya masih sejam lagi...lanjutnya lagi.
"heemmm...ayo...ucap zhi'er sambil berdiri dari duduk.ya...
Alva tersenyum dan melangkah mengikuti zhi'er.
"Zhi...weekend besok kita jalan-jalan yuk...ajak alva.
"apakah yang lain ikut...tanya zhi'er tanpa menoleh ke arah Alva.
__ADS_1
"boleh ...jawab Alva agak ragu.
zhi'er yang mendengarnya pun langsung menoleh.
"maksudnya??? tanya zhi'er.
"ga...iya mereka ikut...jawab Alva kikuk...
sebenarnya Alva hanya ingin berdua dengan Zhi'er..to karna zhi'er ingin teman-teman nya juga ikut.,akhirnya dia pun mengiyakan...
segera dia mengirim pesan ke kedua sahabatnya rayes dan denis..dia memberitahu bahwa weekend besok mereka akan jalan-jalan...Alva juga memberitahu mereka untuk mengabari Dinda dan Rania.
mereka sampai di kantin dan duduk di bangku yang masih kosong. seperti biasa Alva akan membantu zhi'er memesan makanan atau minuman. mereka mengobrol sambil menunggu pesanan mereka...tak berapa lama pesanan mereka pun datang...zhi'er dan Alva segera menyantap nya..karna kelas berikutnya tinggal 30 menit..
setelah selesai menyantap makanan mereka pun pergi ke kelas...dosen pun datang dan kelas pun di mulai...waktu berjalan begitu cepat...satu setengah jam telah berlalu...dosen pun meninggalkan kelas...mereka pun berhamburan keluar ruangan..
"Zhi...masih siang..yuk hangout...ajak Alva...
"eemmm aku tanya Rania sama Dinda dulu ya va...jawab zhi'er...membuat Alva menggaruk-garuk tengkuknya... maksud hati ingin keluar berdua saja sama zhi'er tapi selalu gagal.
"ran...kalian ada di mana??? tanya zhi'er pada Rania di seberang.
"memang kalian tidak ada kelas??? tanya zhi'er lagi.
--
"OOO.....sahut zhi'er...
"kita ketemu di mall XX ucap zhi'er lagi setelah dia bertanya ke Alva mereka akan kemana...
mereka sampai di parkiran...Alva membukakan pintu mobil untuk zhi'er... zhi'er tersenyum dan masuk ke mobil...saat dia akan memakai sabuk pengamannya...tak sengaja pandangannya melihat keluar jendela...dia melihat sosok Edgar...tangannya melepaskan sabuk pengaman yang hampir terpasang...matanya tak berkedip melihat sosok itu...Alva yang merasa zhi'er aneh pun mengikuti pandangan zhi'er...dia juga melihat sosok pria yang beberapa Minggu lalu bersama zhi'er..hatinya berdesir...rasa marah dan cemburu pun datang...Alva segera menghidupkan mobilnya tapi zhi'er menahannya.
"va...tolong tunggu sebentar...ucap zhi'er langsung membuka pintu dan keluar dari mobil...
zhi'er berlari kearah Edgar...gadis itu langsung memeluk Edgar...Edgar tersenyum dan dia juga mau membalas pelukan zhi'er...tapi zhi'er sudah melepaskan pelukannya...
Alva yang melihatnya hanya menghela nafas kasar dan memukul-mukul kan tangannya yang terkepal di atas stir mobilnya...
__ADS_1
"kenapa kamu sudah datang??? tanya zhi'er...
"aku ada sedikit urusan kantor...jadi aku datang lebih cepat...apakah kamu tidak senang...tanya Edgar sambil memegang kedua pipi chubby zhi'er.
"apakah kau sudah makan??? tanya zhi'er lagi...
"sudah...kamu mau kemana??? tanya Edgar yang melihat kearah mobil Alva.
"aku mau jalan-jalan sama teman-teman ku...
"apakah kau mau ikut???tanya zhi'er sambil menggandeng tangan Edgar
"tidak usah...tadi pagi aku sampai.. langsung ke kantor dan melihat proyek...pergilah...ucap Edgar sambil mengacak-acak rambut zhi'er...
"baiklah...kalau begitu..kamu istirahatlah...aku pergi dulu..ucap zhi'er dan melangkah pergi...Edgar melambaikan tangannya..dia melihat zhi'er masuk kedalam mobil alva...mobil bergerak meninggalkan halaman kampus...Edgar masih berdiri memandang mobil yang telah menghilang... assisten Han yang sudah berdiri di sampingnya sedari tadi mulai membuka suara...
"tuan selanjutnya kita kemana???...
"kita ke mansion...jawab Edgar singkat...dia langsung melangkah pergi menuju mobilnya... assisten Han berjalan cepat dan membukakan pintu mobil untuk tuannya. mereka melaju dengan perlahan meninggalkan Cambridge city...perjalanan yang panjang dan melelahkan membuat Edgar menyandarkan dirinya di sandaran kursi mobil..dia mulai memejamkan matanya...dari kemarin dia tidak istirahat...tadi pagi dia datang langsung kekantor dan lanjut ke proyek pembangunan Hotel LR.
sedangkan zhi'er yang sedang berjalan-jalan dengan temannya benar-benar tidak menikmati nya...dia terus kepikiran akan Edgar...setelah berputar-putar mereka memutuskan untuk ke bioskop...rayes dan Denis kebagian mengantri tiket dan membeli popcorn...sedang para cewek menunggu mereka sambil mengobrol. sedangkan alva pergi ketoilet...
setelah menunggu agak lama akhirnya mereka mendapatkan tiket dan 3 cup besar popcor dan 6 gelas minuman ringan. mereka berenam masuki ruangan bioskop...mereka mendpaat tempat duduk paling belakang...Rania menggerutu kepada rayes. rayes hanya cengengesan...karna dia sengaja mengambil kursi paling belakang...rayes sengaja memasangkan teman-teman nya...Alva duduk di samping zhi'er, Denis sama Dinda dan rayes sama Rania...
zhi'er benar-benar tidak bisa fokus melihat film laga romantis yang mereka pilih...pikirannya di penuhi Edgar...dia tidak bisa tenang... sebentar-sebentar dia melihat ponselnya...Alva yang melihat zhi'er gelisah juga tidak bisa menikmati film yang mereka tonton...
tiba-tiba ponsel zhi'er bergetar...ada motif pesan masuk...zhi'er segera membukanya...ternyata dari Edgar.
" duo Bu qi....jintian wo zhijie huijia...Xiang shou ni de sanbu...Ming Tian wo zai lai Zhao ni. Bu Yau tau wan Hui Jia. ( maaf...hari ini aku langsung pulang...nikmati jalan-jalan mu...besok aku datang lagi mencarimu...jangan pulang terlalu malam)"
ada semburat sedih di wajah Zhi'er setelah membaca pesan dari Edgar..dengan malas dia membalas pesan itu.
"Hao...ya cuma satu kata itu yang di kirim zhi'er...dia kemudian kembali memasukkan ponselnya di saku mantelnya.
tak berselang lama ponselnya kembali bergetar..zhi'er mengambil ponselnya dan membuka pesan masuk yang diterimanya.
ternyata dari Edgar lagi. pesan singkat yang bisa membuat senyum manis zhi'er mengembang...dia pun kembali memasukkan hpnya kedalam saku mantelnya...zhi'er kembali fokus menatap layar film...sampai akhirnya film selesai dan mereka beranjak keluar dari bioskop.
__ADS_1
setelah selesai nonton...karna hari sudah menunjukkan waktu makan malam...mereka akhirnya menuju restoran yang ada di dalam mall tersebut..mereka memilih menu makanan kesukaan masing-masing. sambil menunggu mereka bersenda gurau..sampai akhirnya makanan yang mereka pesan datang...selesai makan mereka akhirnya pun pulang..zhi'er di antar oleh Alva...sedangkan Dinda dan Rania mereka langsung pulang begitupun rayes dan Denis.
tak ada percakapan dalam perjalanan pulang antara Alva dan zhi'er...yang ada hanya keheningan...sampai akhirnya mereka sampai di depan apartemen zhi'er..sebelum keluar dari mobil zhi'er mengucapkan terima kasih kepada Alva..dia keluar dari mobil dan masuk ke apartemennya...Alva melihat zhi'er sampai menghilang dari pandangannya dan mulai melajukan mobilnya untuk kembali ke apartemennya sendiri.