
sudah dua hari zhi'er di rawat dan dia belum siuman, dan setiap malam Edgar dengan setia menjaganya. jenny akhirnya menelpon bibi Ling untuk mengabarkan keadaan zhi'er. zhi'er mengerjapkan matanya...di lihatnya sekeliling tampak putih bersih, dia merasakan tangannya ada yang menggenggam erat. dia pun menoleh kesamping ya, di lihatnya Edgar tertidur dengan posisi duduk dan kepala bertumpu pada tangan satunya.
zhi'er membalas genggaman tangan edgar. dia berusaha duduk tapi sangat sulit karna tangan yang satu ada jarum infus dan yang satunya di genggam oleh Edgar. zhi'er membelai wajah tampan di sampingnya.
Edgar langsung membuka matanya kaget karna merasa ada yang menyentuhnya. di lihatnya zhi'er sedang tersenyum menatapnya.
"sayang...kamu sudah sadar... syukur lah...ucap Edgar tersenyum bahagian sambil memeluk zhi'er erat.
jenny yang sedang tertidur di sofa langsung terbangun dan berdiri mendengar seruan Edgar. dia yang sudah berjalan mendekat menghentikan langkahnya melihat dua orang di depannya yang sedang berpelukan. jenny memalingkan wajahnya berpura-pura tidak melihat.
"Ed...aku tidak bisa bernafas...ucap zhi'er yang membuat Edgar terkejut dan langsung melepaskan pelukannya.
"kamu memanggil aku apa sayang??? tanya Edgar dengan mata berbinar.
"Ed...apa ada yang salah??? tanya zhi'er heran.
"tidak...kamu memanggil aku apa tadi?? Ed??? tanya Edgar lagi tak percaya.
"heemm...jawab zhi'er bergumam sambil menganggukkan kepalanya. dia menatap Edgar aneh.
"apakah kamu sudah ingat siapa aku??? tanya Edgar lagi bersemangat.
"memang kenapa??? apa kamu berharap aku melupakanmu??? tanya zhi'er dengan mengerutkan keningnya.
Edgar mencium kening zhi'er dan kemudian dia menekan tombol di samping ranjang. tak lama kemudian dokter dan dua orang suster datang untuk memeriksa zhi'er.
setelah beberapa saat dokter sudah selesai memeriksa zhier.
"bagaimana keadaannya dok??? tanya edgar.
"kondisi sudah membaik...tinggal pemulihan saja...satu atau dua hari lagi sudah boleh pulang..jawab dokter dan berlalu pergi meninggalkan ruang rawat zhi'er.
__ADS_1
Edgar mendekati Zhi'er, di tatapnya gadis itu lama, Edgar meraih kepala zhi'er dan membenamkan di dadanya. di peluknya gadis itu seperti enggan melepaskannya. di kecupnya pucuk kepala zhi'er cukup lama. zhi'er menikmati pelukan Edgar, rasanya begitu nyaman dan hangat. Karna itu setiap kali bertemu Edgar dia akan memeluk pria itu. karna hatinya akan terasa hangat saat dia memeluknya.
"Ed...aku lapar...ucap zhi'er pelan..
Edgar yang mendengarnya pun melepas pelukannya. dan tersenyum kearah zhi'er.
"kamu mau makan apa...aku akan membelikannya ...tanya Edgar sambil mengelus-elus kepala zhi'er.
zhi'er mendongakkan kepalanya menatap kearah edgar.
"apa saja yang penting enak ucap zhi'er tersenyum menatap Edgar. mata bulatnya mengerjap-ngerjap begitu menggemaskan. Edgar yang begitu gemas langsung mendaratkan ciuman singkat di bibir zhi'er.
"cup...aku akan mendapatkan untukmu...tunggulah sebentar. ucap Edgar dan terus berlalu. dia menoleh kearah jenny.
jenny melirik kearah mereka...aish...kalian seperti hanya berdua saja di kamar ini...kenapa kalian tidak kasihan sama aku..nona please...kalau mau bermesraan suruh saya keluar begitu...derita ku yang selalu jomblo Karan sibuk bekerja...hufh...jenny bergumam dalam hatinya dan menghembuskan nafasnya keatas dan menenbangkan poni rambutnya.
"jaga dia baik-baik...aku keluar sebentar...titah Edgar kepada jenny..
"nona... syukur lah anda sudah sadar. maaf saya tidak bisa menjaga anda dengan baik.
ucap jenny penuh penyesalan sambil menundukkan kepalanya
"tidak apa-apa Jen...ini bukan salahmu. aku sendiri yang ingin kamu meninggalkanku...jawab zhi'er sambil tersenyum dan meraih tangan jenny.
"terima kasih nona...ucap jenny tulus.
."maaf nona ...saya tadi menelpon nyonya kalau anda masuk rumah sakit...karna anda sudah dua hari tidak sadar...jadi saya takut terjadi apa-apa sama nona dan nyonya akan menyalahkan saya. ucap jenny kembali menundukkan kepalanya.
"heemm...tidak apa-apa...jangan merasa bersalah...kamu sudah melakukan yang terbaik...ucap zhi'er.
"pinjam ponselmu...aku akan menghubungi bibi sebentar..ucap zhi'er,.dan jenny langsung memberikan ponselnya kepada zhi'er.
__ADS_1
"halo Ayi...ini zhi'er...bagaimana kabar ayi.??? tanya zhi'er kepada bibi Ling.
...... .... ....
"aku tidak apa-apa Ayi...aku hanya kecapean saja... bibi tidak usah khawatir...jawab zhi'er.
... ... ....
"iya Ayi...Ayi tenang saja...hemm..hemm..
baik...hemm...zaijian...zhi'er mematikan sambungan telponnya.dia mengembalikan ponsel jenny.
*terimakasih...ucap zhi'er.
Edgar masuk kedalam ruangan dengan menenteng dua kantong yang berisi makanan. satu kantong dia berikan ke jenny dan satu lagi dia taruh nakas dekat ranjang zhi'er. Edgar mengeluarkan bungkusan nasi yang dia beli..dia duduk di sebelah zhi'er dan berniat menyuapinya.
"Ed...aku bisa sendiri...ucap zhi'er sambil meraih sendok yang di pegang Edgar. tapi Edgar segera memindahkan tangannya.
"aaa...Edgar menyodorkan sendok dengan nasi dan lauknya di depan kemulut zhi'er.
"Ed...ucap zhi'er masih berusaha menolak suapan Edgar.
"kamu tinggal pilih, aku suapi dengan sendok atau dengan mulutku..senyum Edgar sambil membuka mulutnya akan menyuap nasi ke mulutnya sendiri. zhi'er langsung membuka mulutnya.
"aaa...ucap zhier membuka lebar mulutnya...Edgar tersenyum melihatnya dan segera menyuapi zhi'er. zhi'er makan dengan lahap, Edgar sangat senang melihatnya. setelah makan Edgar memberikan zhi'er minum obat. edgar membaringkan zhi'er dan menyelimuti nya.
" terimakasih...zhi'er tersenyum dan memejamkan matanya.. Edgar duduk di samping zhi'er dan menggenggam erat jemari tangan zhi'er. stelah beberapa saat zhi'erpun tertidur. Edgar mengecup keningnya. di lihatnya jam sudah menunjukan jam 3 dini hari. Edgar melihat jenny yang masih terjaga. dia pun menghampiri jenny.
"aku akan pulang dan ke kantor...kau jaga dia...kalau kau capek kau juga tidurlah...titah Edgar yang langsung keluar ruangan.
jenny menyandarkan kepalanya di batalkan sofa..dia memejamkan matanya dan tak lama kemudian dia pun kembali tertidur.
__ADS_1