Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
#BAB 18#


__ADS_3

setelah beberapa hari berkutat dengan pekerjaan yang betul-betul melelahkan dan menyita waktu...akhirnya Edgar bisa bernafas lega...selesai sudah hari ini...seperti rencana semula setelah semua urusan beres Edgar akan ke london untuk bertemu zhi'er.


"Han siapkan semua kita perlukan...nanti malam kita berangkat...perintah Edgar kepada assisten Han.


"bukannya kita akan berangkat besok pagi tuan???tanya assisten Han dengan wajah terkejut...karna dia juga merasa sangat lelah dan ingin istirahat sebentar.


"apa kau ingin bulan ini tidak menerima gaji??? tanya Edgar dengan tatapan tajam kearah assisten Han.


"baik tuan...akan segera saya siapkan...jawab assisten Han dan segera meninggalkan Edgar sendiri.


"Jess...keruangan ku sebentar...ucap Edgar di interkom.


Jessica yang mendengar panggilan bosnya langsung keruangan Edgar.


"ya tuan....Jessica yang sudah sampai didepan Edgar langsung menyapanya...


"besok sampai 1 Minggu kedepan aku tidak di tempat..mungkin kamu sudah tau dari Han...kamu handle dulu semua...pesan Edgar ke Jessica.


"baik tuan...jawab Jessica sambil mengangguk.


"jika mamaku atau Amora tanya bilang saja aku ada pekerjaan di luar kota....Han juga ikut...pesannya lagi ke Jessica..


"baik tuan...apakah ada hal lain lagi tuan???


tanya Jessica


"tidak ada ...kembalilah ke tempatmu...perintah Edgar.


"baik tuan...Jessika pun meninggalkan ruangan bosnya".sepeninggal Jessica Edgar mengambil ponselnya dan menelpon assisten Han.


*Han apakah kau sudah tau semua jadwal kuliah zhi'er???tanyanya kepada assisten Han.


"sudah tuan...jawab assisten Han singkat


"ok...aku ke mansion dulu...nanti kita bertemu disana...ucap Edgar dan langsung menutup telponnya...Edgar langsung melangkah keluar ruangnya...sedangkan assisten Han masih harus menyelesaikan semua pekerjaannya sebelum dia dan bosnya berangkat nanti malam...setelah semua beres assisten Han segera pulang ke apartemennya dan pergi ke mansion Edgar. Edgar yang masih sibuk mengepak beberapa bajunya dan keperluan lain di kejutkan oleh ketukan pintu kamarnya...dan suara assisten Han yang memanggilnya.


"tuan...sudah waktunya kita berangkat...seru assisten Han di balik pintu.


"ya...sebentar lagi aku selesai...jawab Edgar dari balik pintu.

__ADS_1


setelah beberapa saat Edgar pun keluar...dia mendorong koper kecilnya...Han mengambil alih koper dan mereka keluar dari Mension.


pak Hendra yang sudah bersiap pun sudah menunggu di mobil...assisten Han membukakan pintu mobil..setelah Edgar masuk assisten Han segera memutari mobil untuk masuk dari sisi sebelahnya dan duduk di samping supir. mereka segera berangkat menuju bandara karna pesawat akan berangkat jam 8 malam.


sedangkan di kampus..zhi'er hari ini hanya ada 1 mata kuliah karna itu setelah selesai mata kuliah yg dia ikuti...dia langsung ke perpustakaan...dia mencari-cari buku yang bisa dia pakai referensi untuk menunjang kuliahnya...setelah mendapatkan apa yang dia cari..zhi'er segera pergi ketempat favoritnya...yaitu di pojok perpus...zhi'er mbaca bukunya dengan serius...dia tidak menyadari kalau ada seseorang yang sedang berdiri di hadapannya...


"bolehkah aku duduk di sini... tanyanya...


"silahkan...jawab zhi'er singkat tanpa menoleh...dia masih fokus membaca.


"Zhi...??? panggil nya...


zhi'er pun mengangkat kepalanya...


"hai va...ada apa??? tanyanya sambil tersenyum sambil melanjutkan mbaca bukunya.


"Zhi apa kamu sudah makan??? tanya Alva


"belum...aku menunggu Rania sama Dinda..mereka masih ada kelas...jawab zhi'er sambil masih tetap membaca bukunya.


"ayo kita makan sekarang aku sudah lapar...ajak Alva sambil merebut buku dari tangan zhi'er dan menarik tangannya...


zhi'er dan Alva pun masuk kedalam kafe...mereka memesan makanan dan minuman kesukaan masing-masing.


"Zhi...!!! panggil Alva...


"heemmm...jawab zhi'er dengan gumaman.


sambil masih sibuk memainkan ponselnya.


"eeemmm...Zhi...aa..aku...kata Alva terbata."


"heemmm...iya..kamu kenapa... tanya zhi'er dan menatap Alva sekilas sebelum kembali sibuk dengan ponselnya.


"eeemmm.....aaahhh...gumam Alva lirih sambil mengacak rambutnya...


zhi'er yang mendengar gumaman Alva menatap heran kearah sahabtnya itu...


"kamu kenapa???? kamu tida apa-apa kan??? tanya zhi'er khawatir.

__ADS_1


"tidak...aku tidak apa-apa...jawab Alva sambil masih memegang kepalanya.


akhirnya pelayan pun datang dan menghidangkan makanan mereka..


"apa kamu sakit...aku lihat wajahmu tidak baik-baik saja...tanya zhi'er masih dengan wajah khawatir.


"tidak...aku tidak apa-apa...mungkin aku lapar saja..kata Alva menjelaskan.


"ok..kalau begitu cepat makan...jangan sampai kamu sakit...ucap zhi'er sambil mendekatkan makanan dan minuman Alva.


"ok...jawab Alva yang langsung memakan makanannya..mereka makan dalam hening...sesekali zhi'er melihat Alva yang hanya makan dan hanya membolak balikkan makanannya.


"va..kamu sakit tanya zhi'er ..


"kenapa ga makan...bukankah itu makanan kesukaanmu?? tanya zhi'er lagi...


"tidak...aku baik-baik saja...hanya saja aku tiba-tiba saja sudah kenyang...jawab Alva dengan wajah datar.


" dia kenapa...tadi sepertinya dia baik-baik saja dan tadi bukannya dia bilang sangat lapar...batin zhi'er sambil menggelengkan kepalanya..


"hai...kamu kenapa?? seru Rania mengagetkan zhi'er...


"ngomong pelan-pelan kenapa...ga perlu pakai speaker...ucap zhi'er sedikit kesal...


"kamu sih...dari tadi bengong...memang kamu di apakan sama Alva sampai terbengong-bengong begitu...tanya Rania sambil tersenyum.


"memang Yan zhi di apakan sama Alva...tanya Dinda dengan lagak o'on nya.


"kamu juga...(sambil memukul kepala Dinda dengan buku yang di bawanya) jangan berlaga o'on...nanti ga lulus-lulus baru tau rasa ...kata Rania kesal.


"sudah sana pesan makanannya...apa kalian tidak lapar..ucap zhi'er mengalihkan pembicaraan antara Dinda dan Rania...karna kali di teruskan tidak akan ada habisnya.


"iya..kami pesan...jawab Dinda dan Rania berbarengan.


"va...mana rayes dan Denis tanya Rania pada Alva...


"sebentar lagi mereka sampai...jawab Alva.


benar saja tak lama kemudian dua orang cowok itu telah datang...suasana pun semakin ramai...mereka bercerita dan bercanda...Alva yang tadinya hanya diam akhirnya ikut tertawa...dan melupakan kegalauan hatinya.

__ADS_1


setelah selesai..mereka pun akhirnya pulang .zhi'er dengan kedua sahabatnya dan Alva juga dengan kedua sahabatnya...hari ini Dinda dan Rania bermaksud untuk menginap di rumah zhi'er


__ADS_2