
karna kecapean zhi'er dan Edgar mereka berdua tertidur sampai melewatkan makan malam...pagi hari matahari masih belum bersinar zhi'er sudah terbangun dan merasa lapar...dia pergi kedapur dan mencari makanan tapi kulkas dan laci penyimpanan makanan kosong...dia mondar mandir di dapur tidak tau harus bagaimana.,akhirnya dia berinisiatif membangunkan Edgar...dia pergi kekamar Edgar dan mengetuk pintu kamar...
"tok tok tok".
zhi'er mengetuk pintu berkali kali tapi tidak ada sahutan.
dia berinisiatif membuka pintu kamar...dia masuk dan melihat Edgar masih tertidur di balik selimut... zhi'er mendekati Edgar...dalam remang lampu tidur terlihat Edgar yang begitu terlelap dalam tidurnya...wajah nya polos seperti bayi...
"heeemmmm...dia masih tidur...bagaimana ini...aku lapar sekali..gumam zhi'er."
agak berselang lama zhi'er sudah tidak sabar lagi...dia akhirnya membangunkan Edgar dengan menggoyang goyang kan bahunya...
"Edgar Edgar...ayo bangun aku lapar...panggil zhi'er."
tapi Edgar hanya berbalik memunggungi zhi'er... karna di bangunkan susah zhi'er pun naik di atas ranjang Edgar dan duduk bersila di hadapan Edgar dengan menopang dagu...hampir 1 jam dia duduk seperti itu sambil memandangi wajah Edgar...sesekali di menusuk nusuk pipi Edgar dengan jari telunjuknya...setelah sekian lama Edgar akhir nya terbangun...dia merenggangkan otot ototnya...
"eeehhhmmm...gumam Edgar sambil merenggangkan ototnya...dan betapa kagetnya dia saat melihat zhier sudah ada di atas tempat tidurnya...dengan kaget dia pun membentak zhi'er dengan keras...
"apa yang kau lakukan disini??? bentak Edgar."
zhi'er yang kaget mendengar bentakan Edgar langsung gemetar dan sedih...dia merasa tidak melakukan salah apapun tapi kenapa di bentak...itulah yang ada di dalam pikiran zhi'er.
"aku lapar...aku sudah ketuk pintu dan sudah membangunkan mu berkali kali tapi kamu tidak mau bangun...jadi aku menunggumu bangun...kata zhi'er dengan raut wajah sedih.
lain kali jangan masuk kamar orang lain sembarangan...ucap Edgar."
"tapi kan kamu bukan orang lain...kita kan teman...kata zhi'er lagi."
Edgar yang mendengar kata kata zhi'er tersenyum.
"kenapa ada cewek sepolos ini...dia tidak tahu apa...sangat berbahaya bagi laki laki dan perempuan dalam satu kamar...gumam Edgar dalam hati."
"heemmm...jangan lakukan ini pada orang lain...kata Edgar sambil mengacak2 rambut zhi'er.
"kau tidak marah lagi kan??? tanya zhi'er sambil menggoyangkan tangan Edgar."
"heeemmm...jawab Edgar sambil mengangguk kan kepalanya."
"kau keluarlah dulu, aku mandi dulu nanti aku pesan kan makanan dari luar....lanjut Edgar sambil turun dari ranjang."
zhi'er yang mendengarkan kata Edgar tersenyum dan ikut turun dari ranjang dan berlari keluar...Edgar yang melihat tingkah lucu zhi'er hanya tersenyum sambil berjalan menuju kamar mandi...sekitar 20 menit Edgar sudah keluar dengan rapi memakai kemeja warna putih dan dasi dark grey mengkilap...membuat dia terlihat begitu tampan... zhi'er yang melihat Edgar sudah rapi dia pun bertanya.

"kamu mau kemana???
"aku akan pergi bekerja...jawab Edgar."
dia menaruh jasnya di sandaran kursi dan berlalu kedapur mengambil air mineral...dan meminumnya, tak berapa lama suara bel berbunyi.
"Ting tong Ting tong."
Edgar pun pergi membukakan pintu...dia kembali kedalam sambil membawa kantong...dia meletakkan di atas meja dan mengambil piring ..Edgar memanggil zhi'er untuk makan sarapannya...zhi'er pun langsung berlari ke meja makan.
"kenapa kau harus lari-lari nanti kau terjatuh...kata Edgar."
zhi'er yang mendengar ucapan Edgar hanya yengir dan menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
"duduklah dan makan makananmu.,lanjut Edgar."
zhi'er yang memang sudah lapar langsung melahap makanannya seperti orang yang 3 hari tidak makan.
"pelan-pelan tidak ada yang akan berebut dengan mu...ucap Edgar sambil geleng-geleng kepala gemas melihat tingkah zhi'er.
"aku sangat lapar sekali...aku sudah menahannya dari pagi...jawab zhi'er di sela- sela makannya."
__ADS_1
"heemmm kenyang sekali...kata zhi'er sambil mengelus perutnya."
Edgar yang mendengarnya hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya...
setelah selesai makan zhi'er membereskan alat makan mereka dan merapikan meja makan...setelah itu di keruang tamu duduk di depan Edgar yang lagi membaca koran. tidak ada yang bersuara...suasana sepi dan zhi'er tidak suka itu...dia pun akhirnya membuka suara.
"apakah kau akan lama bekerja??? tanya zhi'er."
"kenapa...jawab Edgar yang masih fokus membaca korannya.
"kalau kau lama aku akan kesepian dan bosan disini sendirian.""
""bolehkah aku ikut...tanya zhi'er."
Edgar yang mendengarnya menutup koran dan melihat zhi'er..dia pun berkata.
"hari ini aku tidak akan lama...aku akan pulang cepat..jawab edgar."
"nanti aku akan mengajakmu ke suatu tempat...nontonlah televisi kalau kamu bosan...lanjut Edgar."
zhi'er hanya menganggukkan kepalanya.
Edgar beranjak dari duduknya dan mengambil jasnya...dia pergi ke depan dan zhi'er mengikutinya dengan menunduk...sebelum menutup pintu Edgar berpesan ke zhi'er jangan membuka pintu siapapun dia selain Edgar... zhi'er menganggukkan kepalanya...
"pintar...ucap Edgar sambil mengacak acak rambut zhi'er.
Edgar pun berjalan keluar dan memasuki lift...zhi'er masuk ke dalam dan menonton televisi...
"waahhh ternyata banyak sekali acara di televisi...kenapa dulu bibi tidak pernah mengijinkan ku nonton...gumam Zhi'er sambil memajukan bibirnya.dia asik nonton acara talk show di salah satu stasiun TV swasta.
-------------------------------------------------------
sedangkan Edgar yang sudah sampai di perusahaannya memasuki lobby kantornya...disana assisten nya sudah menunggu...mereka berjalan memasuki lift dan menekan tombol 37...ya...disanalah letak kantornya...Edgar memasuki kantornya... sekretaris nya menyapa dengan senyuman...tapi Edgar seperti biasa hanya berlalu tanpa menolah atau membalas sapaan sekretaris nya..
"nanti siang kosongkan jadwalku...aku ada sedikit urusan."
"dan apakah tugas yang aku berikan sudah kau laksanakan??? bagaimana hasilnya??? tanya Edgar kepada assisten Han."
sudah tuan...sepertinya mereka adalah orang suruhan tuan Mark tuan...jawab assisten Han."
dengan tatapan dingin edgar menatap assisten Han.
"benarkah??? dia begitu gigih ingin melenyapkan aku...kata Edgar dingin."
terdengar pintu di ketuk dan Jessica sekretaris Edgar masuk.
"maaf pak ini dokumen dokumen yang harus anda tanda tangani... Jessica menyerahkan beberapa dokumen untuk di tandatangani.
Edgar memeriksa dokumen dokumen itu dan menandatangani semua...dan menyerahkan lagi ke sekretarisnya.
"apakah ada lagi yg perlu di tandatangani???
"tidak ada tuan...tapi kemarin nona Amora datang....kata Jessica lagi."
"heemm aku tau...sebentar aku ada rapat di luar dengan egra corp...dan setelah makan siang aku tidak kembali kekantor...klo ada yg mencariku kamu SDH tahu harus bagaimana kan???"
"ya tuan...jawab Jessica."
"kembalilah ke tempatmu...perintah edgar.
"baik tuan...saya permisi dulu.. Jessica membungkuk dan berlalu pergi.
Edgar berdiri memakai jasnya dan melangkah pergi di ikuti assisten Han...mereka menuju restoran jepang di jalan xx untuk melakukan rapat kerja sama dengan egra corp.
--------------------------------------------
__ADS_1
di apartemen zhi'er tampak bosan dia mengganti-ganti Chanel tv tidak ada acara yang menarik buatnya.
"kenapa dia lama sekali...gumam zhi'er."
"apa yang harus aku lakukan...aku bosan sekali...aku jg sudah lapar...gumam zhi'er lagi."
tak lama kemudian dia mendengar pintu apartemen di buka dari luar... zhi'er pun beranjak berdiri dan melangkah kearah pintu...di lihatnya Edgar datang...dia langsung lari dan memeluknya...
"kenapa kau lama sekali..tanya zhi'er sambil memeluk Edgar dan mendongakkan kepalanya."
Edgar kaget dengan apa yang di lakukan zhi'er...dia memandang gadis itu lekat lekat. dia pun berkata...
"apa yang kau lakukan???"
zhi'er pun melepaskan pelukannya dan menunduk...
"maaf"...katanya"
"jangan pernah kau melakukan ini kepada pria lain.." kata Edgar.
" dan dia berjalan ke meja makan dan meletakkan bungkusan yg dia bawa. dia pun menyuruh zhi'er makan.
"makanlah dulu...setelah itu ganti bajumu..aku akan mengajakmu ke suatu tempat."
"benarkah...tanya zhi'er dengan wajah berbinar-binar."
"heemm... jawab Edgar"
dia meninggalkan zhi'er menuju kamarnya. Edgar masuk ke kamarnya dan menutup pintu perlahan dia menyandarkan tubuhnya di pintu ...dia tidak habis pikir dengan apa yang di lakukan Zhi'er kepadanya...selama ini tidak ada wanita yang berani menyentuhnya...tapi zhi'er beda. Edgar hanya bisa menghela nafas panjang.dia pun melangkah kekamar mandi untuk mandi.
selesai makan zhi'er bersiap2...dia sudah siap dengan dress pink tanpa lengan dan rambut di ikat ekor kuda...dia terlihat sangat cantik.
Edgar yang keluar dari kamarnya melihat zhi'er tanpa berkedip...
"heemm dia sangat cantik...gumam Edgar."
mereka pun akhirnya keluar...mereka pergi menuju basement...Edgar menyuruh zhi'er masuk kedalam mobil...Edgar melajukan kendaraan nya menyusuri jalanan ibukota yg padat.
selama perjalanan zhi'er memandang keluar, melihat-lihat mobil yang lalu lalang dan bangunan-bangunan tinggi menjulang...setelah kira-kira 30 menit perjalanan mobil Edgar memasuki sebuah mall besar..dia mengajak zhi'er kesebuah toko HP...mereka melihat-lihat dan Edgar menyuruh zhi'er memilih salah satu yg dia suka.
"pilihlah yang kamu suka."
"haruskah??? tanya zhi'er."
"kayaknya aku tdk memerlukannya ...Krn selama ini aku tdk pernah memakai barang itu...katanya lagi."
"pilihlah...tinggal disini kamu butuh barang itu...Edgar berkata sambil menatap tajam kearah zhi'er."
"tidak usah... zhi'er menolak."
"aku tidak terima penolakan...lanjut Edgar dengan tatapan kesal."
akhirnya zhi'er memilih salah satu hp dengan warna gold silver...Edgar pun membayarnya...dan mereka pun keluar toko.
"apakah ada yang kau perlukan lagi tanya Edgar sambil melihat zhi'er."
"bisakah kita belanja bahan bahan dapur??? tanya zhi'er.
"aku tidak terbiasa makanan luar...aku biasa makan makanan rumahan...lajut zhi'er lagi"
"heemmm...jawab Edgar sambil berlalu meninggalkan zhi'er.
zhi'er pun berlari mengejar Edgar. mereka memasuki supermarket..Edgar mendorong troli dan zhier memilih barang. mereka seperti sepasang kekasih..banyak mata yg memandang mereka iri. CEO sebuah perusahaan raksasa yg terkenal dingin dan tidak pernah terlihat bersama seorang wanita...hari ini dia muncul di sebuah supermarket yg ada di sebuah mall dan berbelanja kebutuhan rumah tangga.setelah berbelanja mereka berdua pun kembali ke apartemen.
__ADS_1