
ambulans pun tiba di sebuah rumah sakit umum terdekat..dokter yang bertugas segera menyambut pasiennya...pihak ambulans sudah memberitahukan tentang cidera kepala yang di alami zhi'er...dokter segera memeriksa zhi'er...pemeriksaan lengkap segera di lakukan...setelah setengah jam dokter memutuskan untuk operasi...john selaku wali sementara zhi'er pun menyetujui semua prosedurnya...karna jika menunggu Jerry sampai mungkin nyawa zhi'er tidak tertolong...itulah yang ada di pikiran John.
zhier sudah berada di ruang operasi...sedangkan John hanya mondar mandir gelisah...sesekali dia mengusap kasar wajahnya...dia tidak pernah menduga akan terjadi hal seperti ini. dia berpikir keras apa yang harus dia katakan nanti kepada Jerry saat dia datang.
malam semakim larut, di rumah sakit tempatnya Edgar di rawat tampar beberapa dokter dan perawat berlarian ke ICU di mana Edgar sedang terbaring dengan layar monitor yang menunjukkan garis datar, dokter segera melakukan CPR selang 2 menit tak menunjukkan hasil dokter segera memasang AED di tubuh Edgar.
"200 joule, kejut...tidak ada reaksi dari Edgar..
"500 Joule , kejut...monitor di Samping ranjang Edgar menunjukkan tanda bahwa denyut jantungnya kembali..dokter merasa lega...mereka mengecek status di layar monitor semua stabil...akhirnya dokter keluar dari ruang ICU...
"bagaimana keadaannya dok...tanya Han dengan wajah khawatirnya.
"untuk sementara aman...kita tunggu sampai keadaannya benar-benar stabil...ucap dokter terus berlalu pergi.
Han berdiri memandang wajah pucat Edgar dari jendela kaca. dia berdiri cukup lama disitu. Han akhirnya duduk di bangku ruang tunggu depan ICU, dia mengacak rambutnya frustasi...wajahnya kusut, pakaiannya berantakan...tidak seperti Han yang biasanya terlihat rapi, dingin dan kejam.
tak terasa waktu terus berjalan...Han terbangun saat mendengar derap langkah kaki berjalan kearahnya...dia mengerjapkan kedua matanya di lihatnya kedua orang tua tuannya dan juga Amora sudah berdiri di depannya.
"tuan nyonya...anda sudah datang sudah datang tanya Han sambil menunduk.
"Plak...nyonya Ellin menampar Han dengan begitu keras.
"ma...apa yang kau lakukan...kata Tuan Harry sambil memegang tangan istrinya.
"apa yang kau lakukan...kenapa kau tidak melindunginya??? tanya nyonya Ellin sambil menangis.
"maafkan saya nyonya...saya tidak becus menjaga tuan muda...jawab Han masih dengan menunduk.
"aku akan menemuinya...kata nyonya Ellin.
nyonya Ellin masuk ke dalam ruang ICU dengan menggunakan baju khusus lengkap dengan maskenya...
__ADS_1
"sayang...mama sudah datang...bangunlah...apakah kamu tidak merindukan mama. nyonya Ellin terus berbicara sambil.menangis sesenggukan...dia mengelus-elus punggung tangan Edgar dan mencium keningnya.. waktu berkunjung di ICU di batasi cuma 15 menit dan itu pun cuma bisa 1 orang...nyonya Ellin sebenarnya enggan meninggalkan putranya tapi protokol kesehatan melarangnya berdiam di ruangan itu...
" tuan, nyonya , nona...sebaiknya kalain istirahat dulu..pasti kalian sangat lelah...saya sudah menyiapkan kamar untuk kalian...ucap Han datar.
"baiklah...kami istirihat dulu...aku titip Allen...kabari aku jika ada sesuatu padanya.!!!perintah tuan Harry.
"baik tuan...silahkan, Robby akan mengantar anda ke hotel...Han mempersilahkan orang tua dari bosnya juga Amora untuk beristirahat. setelah itu dia pun ke kantin untuk membeli sarapan dan kopi...dia malas pergi jauh-jauh ke restoran karna itu kantin menjadi pilihannya.
sedangkan Jerry yang juga baru sampai langsung kaget saat melihat pesan yang John kirim. segera dia menelpon John...dan menanyakan keadaan zhi'er. John yang baru terlelap pun terkejut saat ponsel bergetar.
"iya tuan...apakah anda sudah sampai???..tanya John yang masih sedikit linglung.
" .....
"eehhmm kami ada di rumah sakit RPH tuan...jawab John setelah sadar.
'.........
John melangkah ke toilet..dia membasuh mukanya. setelah itu dia pun menuju mesin pembuat kopi...dan membeli secangkir kopi. setelah itu dia kembali ke tempatnya tadi...di depan ruang ICU, John menyuruh 2 orang anak buahnya yang ikut berjaga untuk mencari sarapan. John duduk di bangku sambil menikmati kopinya.
Jerry yang baru saja sampai di rumah sakit langsung menuju ICU...
"bagaimana keadaan nona??? kenapa bisa sampai begini??? apa saja kerja kalian hah??? Jerry menarik leher baju John dan menghempaskannya.
"maaf tuan, kami tidak mengira kaalu nona akan melarikan diri..jawab John dengan menundukkan kepalanya.
"maksudmu...ini terjadi karna nona melarikan diri??? tanya Jerry kesal..dan John hanya bisa mengangguk kecil.
"jadi kamu menyalahkan nona atas keteledoran mu ini??? berani sekali kau!!! bentak Jerry.
"sa aay tidak berani tuan...jawab John semakin menunduk.
__ADS_1
"sekarang bagaimana keadaan nona??? tanya Jerry masih dengan raut wajah kesal.
"dokter bilang, kita tunggu sehari jika kondisinya stabil, nona bisa di pindahkan ke ruang rawat inap..jelas John.
"siapa yang menangani nya???
"dokter Albert tuan..
"kau tunggu di sini!!!.aku akan mencari dokter yang menangani nona. Jerry melangkah pergi meninggalkan John yang masih berdiri menundukkan kepalanya.
Jerry pergi yang ingin menemui dokter Albert...berjalan keliling mencari ruangan dokter Albert tapi tidak ketemu, setelah bertanya ke perawat akhirnya Jerry menemukan ruangan dokter Albert.
"tok tok tok
"masuk...terdengar suara dari dalam, Jerry membuka handle pintu dan maauk keruangan dokter Albert.
"selamat siang dok...maaf mengganggu....ucap Jerry sopan.
"iya, silakan duduk??? ehm ada yang bisa saya bantu??
"ehm begini dok, saya wali dari pasiwn yang bernama Yan Zhi, saya ingin tau keadaannya dok.
"nona Yan Zhi mengalami gegar otak parah, dan penggumpalan darah di otak...juga patah tulang pada kaki, kami sudah melakukan operasi dan berhasil. untuk sementara pasien masih belum melewati masa kritisnya..jika hari ini terlewati dengan baik, berarti besok sudah bisa di pindahkan ke ruang rawat inap..jelas dokter panjang lebar
"bagaimana dengan kakinya dok??? apakah akan pulih seperti sediakala?? tanya Jerry dengan suara yang penuh kekahawatiran.
"anda tenang saja, setelah sadar, pasien bisa ikut terapi, itu akan cepat memulihkan kondisinya.
"terima kasih dok...saya permisi dulu..Jerry kemudian keluar dari ruangan dokter Albert. kemudian dia pun segera menelpon bibi Ling, bibi Ling yang mendengarnya pun terkejut bukan main, bibi Ling segera menelpon bibi Mei..dan mereka berdua pergi ke London untuk melihat keadaan zhi'er.
.
__ADS_1