Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
BAB 38


__ADS_3

seorang wanita cantik berjalan menuruni tangga rumahnya..memakai mini dress warna putih lengan panjang dan menampilkan belahan dadanya dan panjang di atas lutut. dia berjalan menuju dapur dan membuka lemari es untuk mengambil air mineral.


"apakah hari ini kami tidak ke kantor??? tanya seorang wanita paruh baya.


"setelah dari kantor Al..nanti aku akan ke kantor mom.. jawab Amora.


"sayang..mommy dan Daddy sudah tidak.muda lagi...apa ku tidak ingin menikah??? tanya Melinda mommy Amora.


"mom...sudah aku katakan berulang kali..aku akan menikah dengan Al... titik jawab Amora ketus.


"Amora sayang...kamu sudah berumur 25 tahun...kamu sudah tidak muda lagi...sampai kapan kamu akan mengejar Al?...Al hanya menganggapmu adik sayang. tidak lebih.


"mom...bagaimanapun caranya Amora harus nikah sama Al. mommy tahu Amora sudah menunggu sejak duou..Amora sudah suka sama Al sejak Amora kecil. jawab Amora dengan wajah sendu.


"tapi sayang...cinta, suka tidak bisa di paksakan, mommy sangat tahu, kalau Al tidak mencintaimu. Melinda sudah putus asa memberi pengertian kepada putrinya.

__ADS_1


"mom... cukup, aku tidak mau mendengar apapun lagi...ucap Amora dengan nada sedikit kesal.


"Amora berangkat dulu...ucapnya sambil memeluk mommy nya.


"hati-hati di jalan... ucap Melinda dengan tatapan. sendu melihat putrinya berlalu meninggalkannya.


Amora berjalan ke arah mobilnya yang sudah di siapkan oleh pak Jaja supir pribadi di rumahnya. Amora melajukan mobilnya perlahan meninggalkan rumah mewahnya. dia melajukan mobilnya menuju kantor Edgar..tapi di tengah jalan assisten nya menelpon kalau akan ada meeting jam 9 nanti. akhirnya dengan terpaksa Amora membelokkan mobilnya menuju kantornya.


sementara itu zhi'er sedang bersiap-siap, dia menata beberapa bajunya ke koper, setelah itu dia pun keluar dari kamarnya dan turun ke bawah...di lihatnya jenny sedang berkutat di dapur.


"kau sedang masak apa??? zhi'er berjalan mendekati jenny yang sedang sibuk dengan spatulanya.


"sini aku yang bawa. zhi'er mengangkan piring saji yang sudah terisi dengan makanan. jenny melepaskan Appron nya dan membantu zhi'er membawa piring yang sudah terisi makanan.


mereka duduk menghadap meja makan...mereka makan tanpa suara setelah makan mereka berdua membereskan meja makan dan dapur.

__ADS_1


"jen apakah kau sudah bersiap-siap??? tanya zhi'er sambil mencuci piring bekas makan mereka.


"sudah nona, jawab jenny tanpa ekspresi sambil membersihkan dapur. setelah selesai semua. zhi'er kembali ke kamarnya.


"mandilah dulu...setelah itu kita berangkat ke bandara. ohya...bisa kah kau mengubah ekspresi mu itu...aku memintamu beberapa kali. coba kau tersenyum sepertiku begini ucap zhi'er sambil melengkungkan bibirnya keatas. jenny yang mendengar apa yang di ucapkan zhi'er hanya melihat tanpa mengubah ekspresinya.


"hais..gumam Zhi'er sambil mengibaskan tangannya...dia pun naik ke kamarnya dan langsung masuk ke kamar mandi. hanya butuh waktu 15 menit zhi'er sudah keluar dari kamarnya...mengenakan handuk kimono dan melilitkan handuk di rambutnya. setelah selesai semua zhi'er pun keluar dari kamarnya sambil menarik kopernya...dia turun menuju ruang tamu.


"Ken apaka kamu sudah menghubungi Jhon untuk mengantar kita ke bandara??? tanya zhi'er saat melihat jenny duduk di sofa ruang tamu.


"sudah nona...dia sudah di depan jawab jenny sambil berdiri dan mengambil alih koper punya zhi'er.


"apakah kamu tidak membawa barang bawaan??? tanya zhi'er saat tidak melihat barang-barang jenny.


"sudah di mobil nona...jawab jenny yang selalu tanpa ekspresi.

__ADS_1


"bibi dapat dia dari mana...sudah berkali-kali ku ajari tetap saja itu muka ...hais...gumam Zhi'er dalam hati.


zhi'er keluar dari apartemennya...dia melihat Jhon sudah siap di depan. Jhon segera membukakan pintu penumpang untuk zhi'er...sedangkan jenny dia duduk di samping pengemudi. mobil melaju dengan kecepatan sedang...zhi'er segera menghubungi bibinya kalau dia sedang menuju bandara sebenarnya walau tanpa menelpon pun zhi'er sudah tau kalau kedua bibinya pasti sudah tahu kalau sekarang dia berangkat karna jenny sudah pasti melaporkannya. mobil terus melaju membelah jalanan kota menuju bandara.


__ADS_2