
sejak pertemuannya dengan Zhi'er di pesta. Edgar langsung menyuruh Han untuk menyelidiki apa yang telah terjadi pada zhi'er 3 tahun lalu setelah insiden yang menimpa mereka, dan kini dia kembali tapi tidak mengenalinya.
Edgar juga berfikir bagaimana caranya agar dia bisa kembali dekat dengan Zhi'er. bagaimana agar zhi'er kembali terbiasa dengannya. otak Edgar terus berputar mencari ide, sampai akhirnya dia mendapatkan sebuah ide gila. ide dimana dia akan menghabiskan waktu setiap hari bersama zhi'er. Edgar naik tempat tidurnya, memeluk guling sampul tersenyum memikirkan ide gilanya. sampai tak terasa diapun tertidur dengan lelap dalam buaian mimpi.
pagi ini suasana hati edgar sangat baik, terlihat dari wajahnya yang kelihatan sangat cerah. Han yang sudah menunggu di ruang tamu tersenyum melihat tuannya.
"Han,.. apakah ada pekerjaan yang mengharuskan aku datang ke kantor hari ini??? tanya Edgar sambil melenggang melalu Han meninggalkan ruang tamu. Han segera mengikuti tuannya, mereka menuju mobil yang sudah terparkir manis di depan mansion.
"hari ini hanya perlu tanda tangan beberapa dokumen tuan...jawab Han sambil menutup pintu mobil untuk Edgar. Han segera masuk di kursi samping sopir. dan mobil pun melaju meninggalkan halaman mansion.
tak ada lagi percakapan diantara me sampai mobil memasuki halaman perusahaan. Han segera membukakan pintu mobil untuk Edgar dan mereka melangkahkan kaki memasuki lobby perusahaan. para karyawan yang berpapasan segera mengangguk hormat.
Edgar segera memasuki lift khusus..setelah beberapa saat Edgar dan Han sudah sampai di lantai 37...di mana letak ruang Edgar berada. Jessica langsung mengangguk hormat menyapa Edgar.
"selamat pagi tuan...sapa Jessica ramah.
Edgar yang biasanya berlalu begitu sjaa hari ini tiba-tiba berhenti di depan Jessica.
"heemmm...kamu bawa dokumen yang harus saya tandangi ke ruangan saya. titah Edgar tegas dan langsung berlalu menggolkan tempat Jessica.
"baik tuan... Jessica segera mengambil dokumen-dokumen yang di perlukan dan segera memasuki ruangan Edgar.
"sebentar saya akan keluar, jika ada yang mencari ku bilang kalau saya lagi ada tinjauan kerja keluar kota...ucap Edgar kepada Jessica. Han yang mendengar segera mengalihkan pandangannya dari tabletnya ke arah bosnya.
"baik tuan...jawab Jessica dan segera menerima dokumen yang telah di tandatangani dan pergi keluar ruangan.
"tuan mau pergi??? tanya Han kemudian.
"heemmm...apakah ada yang harus aku lakukan?? Edgar balik bertanya.
"tidak ada tuan...tapi nanti ada janji makan siang dengan keluarga nona Amora..jawab Han.
Edgar mengerutkan keningnya...
"kapan aku menjadikannya??? tanya Edgar dengar suara dingin dan tatapan tajam meminta penjelasan Han.
"em itu...itu nyonya yang sudah menjadwalkannya dari kemarin tuan. .jawab Han dengan wajah ketakutan.
"kau batalkan saja...hari ini aku ada urusan..siapkan mobilku...Edgar menyambar jasnya dan berjalan keluar dari ruangannya...Han segera bergegas mengikutinya.
__ADS_1
"tapi tuan mau kemana??? tanya Han hati-hati.
"aku akan menemui zhi'er..kau urus semua urusan di kantor...ohya apakah kamu sudah mendapatkan apa yang aku minta.
"sudah tuan...nona Yan Zhi dia memang lupa ingatan...menurut keterangan saat insiden di London 3 tahun nona Yan Zhi mengalami kecelakaan..dia di tabrak mobil di jalan depan apartemennya saat menyebrang melarikan diri dari kejaran orang-orang suruhan bibinya. nona Yan Zhii sempat koma 6 bulan dan baru bisa berjalan norma 4 bulan setelah sadar dari komanya. Han menjelaskan panjang lebar detail kejadian 3 tahun silam.
Edgar mendengarkan cerita Han dengan mengepalkan kedua tangannya...tampak raut wajahnya menegang dengan rahangnya yang mengeras. Edgar segera memasuki mobilnya.
"tuan biarkan saya mengantar anda...ucap Han menawarkan diri.
"tidak usah...kau urus saja disini...ohya jangan sampai ada yang tahu aku kemana, termasuk mama. ucap Edgar langsung menancap gas meninggalkan perusahaannya.
Han segera menghubungi beberapa bodyguard kepercayaannya untuk terus mengawasi Edgar.
Edgar melajukan mobilnya setelah kurang lebih 1 jam perjalanan, Edgar memasuki halaman perusahaan mewah milik Aurora Group. Edgar segera keluar dari mobilnya dan melangkah menuju lobby perusahaan.
saat dia masuk kedalam beberapa karyawan yang melihatnya begitu kagum akan sosok tampan Edgar.
"woaw...bukankah itu Presdir Aell Group... ternyata aslinya lebih tampan...bisik salah satu karyawan wanita kepada karyawan wanita lainnya.
"bahagianya seandainya dia mau jadi suamiku...bisik yang lainnya DNA masih banyak lagi.
"apakah Predir Zhi ada???...tanya Edgar dengan wajah datarnya.
"maaf apakah tuan sudah ada membuat janji...tanya resepsionis nya lagi.
"ya...saya sudah membuat janji dengan dia ...jawab Edgar kesal karna menurutnya terlalu bertele-tele.
"kalau begitu silahkan tuan...ruangan Presdir ada di lantai 45. tuan bisa menggunakan lift yang itu...tunjuk salah satu resepsionis.
"apakah perlu di antar tuan??? lanjutnya lagi.
*tidak perlu...Edgar berjalan menuju lift yang di tunjuk...dia segera memasuki lift dan beberapa saat kemudian dia sudah sampai di lantai 35 dimana kantor zhi'er berada.
Linda dan Shinta mengangkat kepala mereka saat mendengar pintu lift berdenting.
Edgar berjalan kearah Linda dan Shinta...Linda dan Shinta terkejut dan saling pandang saat melihat Edgar . mereka meresa bos mereka tidak ada janji dengan bos Aell grup itu..walau mereka tidak pernah bertemu..tapi wajah Edgar sudah sering bertebaran di media.
"maaf ada yang bisa saya bantu tuan...tanya Linda sopan.
__ADS_1
"apakah nona Yan Zhi ada?? tanya Edgar dengan wajar datar dan dengan ekspresi dinginnya.
Linda yang melihat tatapan dingin Edgar membeku tanpa bisa berkata-kata.
"tok tok tok...
Edgar mengetuk meja Linda. tatapannya semakin tajam.
" maaf tuan apakah anda sudah ada janji??? tanya Linda merasa bersalah.
"hemm...gumam Edgar.
"baiklah tuan saya akan memberitahu Presdir dulu kalau anda sudah datang...ucap Linda sambil mengangkat gagang telpon di atas mejanya.
"tidak perlu..ucap Edgar dengan dan segera melangkah menuju pintu ruangan zhi'er. Edgar segera membukanya dan masuk kedalam ruangan zhi'er.
Edgar melangkah dengan pelan saat melihat zhi'er yang fokus dengan pekerjaannya. perlahan dia mendekati Zhi'er.
Edgar membungkukkan badannya mensejajarkan tubuhnya dengan Zhi'er dan berbisik di telinga zhi'er.
"apa kabar sayang, apa kau sibuk??? tanya Edgar di telinga zhi'er yang sontak saja membuat zhi'er terkejut dan tak sengaja berteriak yang membuat jenny duduk di sofa segera berlari ke arah zhi'er.
"hah...teriak zhi'er.
"ada apa nona??? jenny melihat zhi'er yang melotot dan otomatis jenny mengikuti arah mata zhi'er. dan dia akhirnya tahu apa yang membuat nonanya berteriak.
" maaf tuan...anda dilarang masuk tanpa ijin..ucap jenny kepada Edgar.
"kalau tidak di ijinkan aku tidak mungkin sampai sini ucap Edgar yang tidak melepaskan tatapannya dari wajah zhi'er.
"tuan...ucapan jenny terhenti saat zhi'er mengangkat tangannya.
"ada perlu apa anda kesini tuan??? zhi'er membuka percakapan setelah rasa terkejutnya berhenti.
"apakah aku perlu sebuah alasan untuk menemui calon istriku??? tanya Edgar yang sudah memutar kursi zhi'er menghadapnya dan dan mengunci zhi'er dengan meletakan kedua tangannya di kedua sisi kursi.
zhi'er begitu kaget akan perkataan Edgar, begitu juga jenny yang langsung melotot tidak percaya.
"a..apa maksud anda tuan??? calon istri apa?? tanya zhi'er bingung.
__ADS_1
Edgar mendekatkan wajahnya ke wajah zhi'er, zhi'er berusaha memundurkan kepalanya tapi tidak bisa karna kepalanya sudah mentok di sandaran kursi.