Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
#BAB 17#


__ADS_3

hari ini akhir pekan... zhi'er berencana bangun siang...karna itu dia mematikan ponselnya agar tidak ada yang mengganggunya...tapi pagi- pagi Rania dan Dinda sudah datang ke apartemen zhi'er...mereka berdua semalam mendapat telpon dari rayes dan Denis bahwa mereka hari ini berencana ke pantai...tapi dari semalam ponsel zhi'er tidak bisa di hubungi...karna itu pagi-pagi mereka sudah sampai di rumah zhi'er...mereka menekan bel pintu berulang-ulang...tapi zhi'er tidak membukakan pintu untuk mereka..Dinda dan Rania sangat kesal...mereka terus membunyikan bel. zhi'er yang mendengar bel pintunya berbunyi terus akhirnya keluar dari kamarnya...dengan muka kusut dia akhirnya membuka pintu. saat pintu di buka Rania dan Dinda langsung menyerobot masuk ke dalam.


" astaga Zhi...kamu tidur atau apa kah??? kita pencet bel pintu rumahmu sampai tanganku pegal...ku tidak bangun-bangun...cerocos Dinda dengan kesal.


" iya...kamu kenapa sih di telpon tidak aktif??...sahut Rania sewot.


"kalian ada apa pagi-pagi kerumahmu??? ganggu orang tidur aja..sahut zhi'er kesal...


"itu si Alva dkk...mereka mau kepantai..kita di ajak sama mereka...kata Rania menjelaskan.


"kok aku tidak di kasih tau kalau di ajak...tanya zhi'er sambil berdiri menuju dapur untuk mengambil minum.


" Yee...kamu juga...hp Napa mati dari semalam??? tanya Rania kesal.


"hehehe...aku lagi malas dan mau bangun siang...jadi hp aku matikan ...jawab zhi'er nyengir kuda.


"sudah sana buruan mandi bau tau... sebentar lagi si Alva nyusulin kita kesini...sahut Rania sambil mendorong tubuh zhi'er.


"iya iya...jawab zhi'er sambil melangkah masuk kedalam kamar.


tak berapa lama zhi'er pun sudah siap dan keluar dari kamarnya...


"wouw... beautiful...kata Rania dan Dinda bersamaan.


"biasa saja kali...kan memang aku sudah cantik dari Sononya hahaha...tawa zhi'er yang membuat kedua sahabatnya mutar kedua bola matanya.


"ayo jadi tidak...lanjut zhi'er yang masih tertawa melihat wajah kesal kedua sahabatnya.


merekapun keluar dari apartemen dan terlihat Alva dkk sudah sampai di depan apartemen zhi'er.


Alva yang melihat zhi'er datang hanya menatap zhi'er tak berkedip.


"Woii...kedip bro...jangan di liatin terus...tembak dia kalau memang suka...seru rayes sambil mengibaskan tangannya di depan alva..


Alva yang mendengar seruan rayes reflek memukul belakang kepalanya...

__ADS_1


"dipikir dulu kalau ngomong...seru Alva balik.sambil tangannya mau memukul kembali belakang kepala rayes ...tapi rayes sudah menghindar.


"kalian kenapa?? tanya Rania kepada rayes dan Alva.


"tidak ada apa-apa..jawab Alva.


"Alva dia...jawab rayes terpotong karna Alva sudah memukul lagi kepalanya...


"aow...sakit tau...seru rayes pada Alva.


"kalian kenapa sih?? tanya Denis yang tidak tau apa yang terjadi karna sejak tadi asik main HP-nya.


"tidak ada...sudah kita berangkat..kata Alva...


"Al kita bawa mobil.sendiri saja ya...tanya Rania sambil.menunjuk mobilnya...


"boleh...jawab Alva singkat."


"gini aja Ran...aku dan Denis ikut mobilmu biar Yan Zhi sama Alva...gimana usul rayes.


"boleh juga...jawab Rania dan Dinda berbarengan..sedangkan zhi'er hanya mengedikkan bahunya.


"ayo...lagi rayes mengajak Denis..kali ini rayes merangkul bahu Denis dan mendorong pergi...


akhirnya Alva sama zhi'er satu mobil.. sedangkan Rania , Dinda, rayes dan Denis satu mobil.dengan mobil Rania. mereka melaju meninggalkan apartemen Zhi'er...perlahan namun pasti mereka meninggalkan kota Cambridge. mereka menuju Blackpool sands, Devon...


"apakah kita tidak perlu membwli beberapa cemilan??? tanya zhi'er kepada Alva.


"kayaknya perlu..karna perjalanan lumayan jauh...jawab Alva sambil masih fokus dengan kemudinya.


kalau begitu kita berhenti di supermarket terdekat...ucap zhi'er kepada Alva.


Alva pun mengiyakan ucapan zhi'er...mobil terus melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan kota Cambridge...zhi'er mengirim pesan kepada Rania..kalau mereka akan berhenti di supermarket terdekat untuk membeli makanan dan minuman.


setelah sampai di supermarket zhi'er segera berbelanja beberapa makanan ringan dan minuman...setelah selesai berbelanja mereka langsung melanjutkan perjalanan yang masih jauh...zhier memasang headset di telinganya dan memutar lagu kesukaan nya dari ponselnya...dia mnyandarkan badannya di sadatan kursi mobil sambil mejamkan matanya sambil menikmati lagu kesukaannya...Alva hanya melirik kearah zhi'er dan mendesah pelan...

__ADS_1


"setiap hari sudah sangat dekat tapi kenapa terasa begitu jauh...kenapa sangat sulit mendekatinya...batin Alva.


sebenarnya Alva cukup frustasi...sudah berbagai cara dia gunakan untuk mendekati Zhi'er...tapi hasilnya sama... zhi'er seolah menganggapnya ada tapi juga tidak ada....itulah yang ada dalam pikiran Alva sekarang ini...bagaimana tidak saat cewek lain berebut ingin dekat dengan seorang idola kampus Alvarendra...tapi tidak dengan di zhi'er....seolah dia tidak peduli dengan semua itu...entahlah Alva pun heran dan penasaran sampai jatuh cinta kepada gadis itu.


setelah menempuh perjalanan sekitar hampir 5 jam...mereka akhirnya sampai juga di Blackpool sands, Devon....alva memarkir mobilnya...dia memandang wajah polos zhi'er...Alva tak berkedip sedikit pun...dia mendekatkan wajahnya...tapi tiba-tiba zhi'er membuka matanya...dengan segera Alva menjauhkan wajahnya dari wajah zhi'er.


"sudah sampai...aku akan membangun kan mu...tapi ternyata kamu sudah terbangun..


ucap Alva sedikit gugup.


"OOO...terima kasih...jawab zhi'er pelan...


dia akhirnya turun dari mobil dan .menenteng kantong belanjaannya tadi.


Rania dan Dinda yang sudah sampai duluan segera mendekati Zhi'er...mereka membawakan kantong yang ada di tangan zhi'er.


"ayo kita kesana ...ajak zhi'er saat melihat pantai dengan air yang berwarna toska...dia berjalan dengan gembira ke arah pantai..


"eehhmmm...indahnyaaa....ucap zhi'erer sambil merentangkan kedua tangannya...alva di bantu rayes jg Denis mengeluarkan perlengkapan untuk memasang tenda dari mobil Alva...mereka membuat 2 tenda...karna cuaca hari ini sangat cerah jadi mereka memasang tenda untuk berteduh di pinggir pantai...setelah selesai memasang tenda mereka pun beristirahat sebentar di bawah tenda sambil melihat pemandangan pantai yang sangat indah...pasir yang putih dengan air yang berwarna toska... sungguh terlihat begitu indah, bersih dan tenang...setelah cukup beristirahat Alva dkk melepas baju mereka dan berganti denga celana pantai..mereka pun berhambur kepantai untuk berenang...sedangkan zhi'er lebih senang menikmati pemandangan yang menurutnya begitu indah... sedang kan Rania dan Dinda sibuk berselfi ria. setelah capek berenang para cowok langsung naik...mereka membersihkan diri di tempat yang sudah disiapkan.. zhi'er yang bosan akhirnya melempari kedua sahabatnya dengan pasir...zhier tergelak melihat kedua sahabatnya yang berlarian dan berteriak-teriak kesal...mereka akhirnya baku lempar pasir sambil berkejaran..mereka berlarian sambil tertawa...ketiga cowok yang tadinya hanya melihat tingkah mereka akhirnya ikut bergabung berkejaran dan lempar pasir...mereka tertawa terbahak-bahak...sampai akhirnya mereka pun kelelahan dan berbaring di atas pasir...


Alva menatap kearah zhi'er yang berbaring di sampingnya...diapun tersenyum sendiri...


"begini saja aku sudah sangat bahagia...apalagi bila kau benar-benar menjadi milikku...batin Alva sambil senyum-senyum sendiri".


" kau kenapa??? tanya zhi'er yang berhasil membuat Alva terkejut dan sadar dari lamunannya.


"eeehh...apakah kau tidak lapar??? tanya Alva mengalihkan pembicaraan.


"iya...aku lupa..kita kan belum makan dari pagi...hanya makan cemilan tadi...jawab zhi'er smabil memegang perutnya.


"Din...Ran yuk kita pulang sekalian kita cari makan...sekarang juga sudah sore...biar kita tidak kemalaman di jalan...ucap zhi'er mengajak Dinda dan Rania sambil bangkit berdiri...


"iya aku sudah lapar kata dinda...


"aku capek sekali...sahut Rania...sambil mengulurkan tangannya ke arah kedua sahabatnya untuk menariknya bangun.

__ADS_1


"manja...kata dinda sambil menarik tangan Rania... zhi'er hanya tersenyum melihat mereka berdua sambil membantu menarik Rania bangun...


"ayo..kata zhi'er kearah alva, rayes dan Denis...mereka akhirnya pun beranjak pergi...mereka membereskan tenda yang tadi sempat mereka dirikan...sekitar 30 menit mereka selesai membereskan barang-barang mereka dan bergegas ke mobil dan pergi meninggalkan Blackpool sands...sebelum berangkat mereka sepakat akan singgah direstoran terdekat untuk mengisi perut mereka.


__ADS_2