
pagi-pagi Edgar sudah rapi...assisten Hans juga sudah datang menjemput bersama Robby...ya...mereka akan kembali ke negara x. edgar masuk kedalam kamar zhi'er...dilihatnya gadis itu masih bergumul dengan selimut...dia duduk di samping zhi'er...menatap lekat wajah Zhi'er...Edgar menyelipkan anak-anak rambut yang berantakan di wajah Zhi'er...Edgar mengelus wajah Zhi'er dan mengecup kening nya..
zhi'er yang merasa terganggu dengan tidurnya pun terbangun...dia mengerjapkan kedua matanya...di lihatnya Edgar yang sudah rapi sedang duduk di tepi ranjangnya sambil mengelus pipinya...
"hai...morning...maaf mengganggu tidurmu...sapa Edgar sambil tersenyum...
zhi'er memegang tangan Edgar yang sedang mengelus pipinya...
"kenapa pagi-pagi kau sudah di kamarku??? apa kau sudah mau berangkat...tanya zhi'er dengan suara parau...
"heemmm...gumam Edgar sambil menganggukkan kepalanya..
"kamu jaga diri dengan baik...3 Minggu lagi aku jemput...ucap Edgar sambil tersenyum...
"heemmm...zhi'er bergumam...sudut matanya basah...tidak tau kenapa dia begitu sedih saat Edgar berpamitan...
"ini masih terlalu pagi...lanjutkan tidurmu...aku berangkat dulu...Edgar membetulkan letak selimut zhi'er dan kemudian dia mengecup kbali keningnya...Edgar beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya keluar dari kamar zhi'er ...menutup pintu kamar dan segera menuruni anak tangga... assisten Han yang menunggu di ruang tamu bangkit dan mereka segera keluar dari apartemen zhi'er...
sedangkan zhi'er hanya terdiam di kamarnya...airmata nya mengalir membasahi pipi...dia menangis dalam diam...rasa kehilangan nya sangat menyiksa... zhi'er meringkuk di dalam selimutnya...lama dia berada dalam posisi itu...sampai akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke kampus.
dia keluar dari selimutnya dan masuk kedalam kamar mandi ..dia berendam cukup lama. setelah kurang lebih 1 jam zhi'er keluar dari dalam kamar mandi...dia menuju lemarinya dan mengambil sepasang baju dan memakainya...dia menyisir rambutnya..setelah memoles sedikit krim pelembab dan sedikit lipglos...zhi'erpun keluar dari kamarnya dan pergi ke dapur dan membuka kulkas mengeluarkan sekotak susu dan meminumnya..
hari ini zhi'er berangkat lebih awal...dia berniat untuk menghabiskan waktu di perpus sebelum kelas di mulai...
zhi'er naik taksi ke kampus...kurang lebih 10 menit dia pun sampai di kampus.. suasana kampus masih sepi,.hanya beberapa mahasiswa yang sudah datang dan mengobrol di taman kampus...zhi'er melangkah kan kakinya menuju perpus...sesampainya di sana dia mulai memilih buku-buku yang mau di bacanya dan memilih tempat favoritnya. dia juga mulai mendengarkan lagu kesukaannya melalui earphone yang dia pasangkan di telinganya
sudah sekitar 2 jam zhi'er membaca di perpus...perutnya mulai terasa lapar...dia beranjak dari duduknya...merapikan buku-buku yang dia baca dan pergi meninggalkan perpus menuju kantin... dia bergegas ke kantin karna 1 jam lagi kelas akan di mulai ..saat sedang berjalan di koridor tiba-tiba ponselnya berdering .zhi'er melihat siapa yang menelpon..ternyata rania...2 hari ini dia tidak bertemu kedua sahabatnya itu.
"halo...ada apa ran???
"Zhi...kau jahat sekali...2 hari ini kemana kenapa kau tidak menemui kami...apa pacarmu itu melarangmu untuk bertemu denganku??? cerocos Rania saat mendengar suara zhi'er dari seberang.
"apa yang kamu maksud??? kamu jangan mengada-ada...jawab zhi'er pelan sambil terus melangkah ke kantin..
"kenapa kau tidak pernah menghubungi kami atau menemui kami...apa kamu sudah tidak mau berteman dengan kami berdua...
zhi'er sudah sampai di kantin dan segera memesan apa yang ingin dia makan...setelah itu dia duduk di kursi yang kosong...
__ADS_1
Rania yang mendengar zhi'er memesan makanan mengira kalau zhi'er lagj di luar bersama edgra
"kamu sekarang dimana???...apa kau lagi di luar sama pacarmu.
"aku lagi di kampus...tepatnya di kantin...tadi aku ga sempat sarapan jadi aku lapar..jawab zhi'er tenang...sambil mendekatkan makanannya yang sudah di antarkan oleh pelayan.
"kenapa kau sudah di kampus... bukankah kuliahmu masih 1 jam lagi tanya Rania serius...
"heeemmm...gumam Zhi'er.
"sudah dulu aku mau makan...ucap zhi'er sambil mematikan telponnya. zhi'er meletakkan ponselnya dan mulai menikmati makanannya...
Rania mendengus kesal karna zhi'er mematikan ponselnya tiba-tiba...dia segera mengirim pesan kalau mengajak zhi'er ketemuan pulang kampus di kafe biasanya.
zhi'er yang menerima pesan dari Rania segera membalasnya...setelah itu dia melangkah pergi meninggalkan kantin menuju kelasnya... zhi'er memasuki kelas yang sudah lumayan ramai...dan dia melihat Alva belum datang...zhi'er segera duduk dan mengeluarkan buku-buku nya...tak lama di lihatnya Alva datang... zhi'er tersenyum yang di balas senyuman juga oleh Alva.
"tumben kau sudah datang...biasanya kau olahraga kalau mau masuk...ledek Alva ...karna seringnya zhi'er berlari menuju kelasnya...walau dia tidak pernah terlambat.
zhi'er hanya tersenyum mendengar ledekan Alva...mereka sama-sama diam menunggu kelas di mulai... setiap hari zhi'er begitu serius dalam belajar...dia ingin cepat menyelesaikan kuliahnya...karna itu tidak pernah zhi'er pergi bersenang-senang seperti teman-teman nya yang lain...hanya kadang-kadang saja nongkrong di kafe biasanya dengan Rania dan Dinda... kadang-kadang juga ada Alva dkk...walaupun begitu zhi'er terkenal gadis yang ramah dan supel...banyak sekali mahasiswa cowok yang naksir dia...tapi mereka memilih mundur saat tau Alva mendekatinya.
sore hari setelah kelas bubar...zhi'er segera bergegas keluar kelas...Alva yang melihat zhi'er bergegas mengejarnya...
"Zhi...tunggu..teriak Alva...
zhi'er yang mendengar teriakan Alva pun berhenti dan menoleh melihat Alva yang berlari mengejarnya...
"ada apa??? tanya zhi'er saat Alva sudah berdiri di sebelahnya sambil melanjutkan jalannya...
"tidak...kau mau kemana??? tanya alva sambil mensejajarkan jalannya dengan Zhi'er...
"aku mau ke kafe depan...ucap zhier singkat...
"ok...berarti tujuan kita sama...ayo kita sama2 kesana...ajak Alva...
zhi'er hanya melihat Alva sekilas dan terus melangkah meninggalkan kampus...mereka menuju kafe seberang kampus yang jadi tempat nongkrong favorit mereka...di dalam kafe di lihatnya rania dan Dinda , juga 2 cowok yang sudah sejak 2 bulan terakhir juga menjadi temannya...siapa lagi kalau buka teman2 Alva si rayes dan Denis....
"hai ...apakah kalian sudah lama menunggu??? sapa zhi'er saat sudah dekat dengan teman-temannya...zhi'er duduk di bangku kosong dekat Dinda... sementara' Alva duduk di disebelah zhi'er...
__ADS_1
"iya sampai karatan..kenapa baru datang??? sungut Dinda yang di sambut kelak tawa zhi'er karna melihat wajah lucu Dinda.
"kenapa kau tertawa...seru Dinda ...wajah Dinda yang semakin terlihat lucu karna kekesalannya membuat zhi'er dan teman-temannya yang lain ikut tertawa.,..Dinda semakin bersungut-sungut kesal.
"maaf...ucap zhi'er sambil merangkul bahu Dinda.
"Zhi ..kamu harus ceritakan kepada kami...siapa cowok yang dirumah mu itu??? tiba-tiba Rania melontarkan pertanyaan yang membuat ketiga cowok di sebelahnya tersentak dan memandang zhi'er.
"dia tinggal di rumahmu??? tanya Alva dengan rahang yang mengeras...tangannya mengepal kuat.
"dia bukan siapa-siapa...dia temanku...teman baikku...jawab zhi'er santai.
mereka masih menatap zhi'er curiga.
"kalau kalian tidak percaya....terserah...jawab zhi'er sambil menceburkan bibirnya dan mengedikkan bahunya.
"Zhi...aku bukan anak kecil lagi...dari caranya dia memandangmu...dengan caramu memandangnya dan memperlakukannya itu sudah beda...ucap Rania dengan sedikit kesal dengan penuh penekanan yang membuat zhi'er mengernyitkan dahi nya.
"maksudmu??..tanya zhi'er memandang heran ke sahabatnya...
"Zhi...aarrrggghhh...Rania menggeram kesal...
sedangkan Alva hanya menatap zhi'er dengan rahang yang masih mengeras marah...dan yang lain memasang wajah penasaran.
"aku pulang dulu...zhi'er bangkit dan hendak berlalu meninggalkan teman-teman nya yang masih menunggu kejelasan sikap dari zhi'er.
"Zhi...apakah benar kalian hanya berteman ...Alva membuka mulutnya..wajahnya sudah lebih lembut dari pada tadi...
"terserah apa yang kalian pikirkan..aku pulang...zhi'er melangkah meninggalkan mereka...Dinda mengejar zhi'er yang berjalan cepat meninggalkan mereka.
"Zhi tunggu...Dinda meraih tangan zhi'er yang membuat gadis itu berhenti dan menoleh ke sahabatnya...Dinda dapat melihat sudut mata temannya basah.
"Zhi...maafkan sikap Rania tadi...dia tidak bermaksud tidak percaya sama kamu...tapi memang kami melihat...kalian sepertinya sangat dekat sekali...jadi maaf jika kami bersikap berlebihan...dinda menjelaskan panjang lebar ke sahabatnya yang kini berada di hadapannya...
"bukan maksud kami mencampuri urusan pribadimu...kami hanya ingin tau apakah dia kekasihmu atau bukan...sebagai sahabat kami hanya ingin tahu saja tidak lebih...ucap Dinda lagi menjelaskan agar zhi'er tidak salah paham.
"aku mengerti....tapi maaf sekarang aku ingin sendiri..zhi'er melangkah meninggalkan Dinda yang masih menatapnya dengan tatapan bersalah. ya..sebagai teman dia merasa terlalu ikut campur urusan zhi'er. bahkan dia sudah tau dari dulu kalau gadis itu sangat tertutup dengan kehidupan pribadinya...
__ADS_1