
Edgar berjalan menyusuri lorong hotel tapi dia tidak menemukan zhi'er. jantungnya pun juga sudah berdetak normal, dia kembali berjalan kearah semula, semakin dia dekat dengan tempat di mana dia dan Han berbicara, dadanya kembali berdetak begitu kencang. Edgar kembali memegangi dadanya, rasa nyeri dan sesak menyergap dadanya. Edgar meremas dadanya kuat. dia melihat ke arah toilet, dia berjalan ke arah toilet perempuan sambil memegangi dadanya yang terus berdetak kencang. tangan Edgar terus memegangi dadanya dan tangan satunya berpegang pada tembok. belum sempat dia masuk ke dalam toilet seorang gadis memakai dress warna hitam keluar dari toilet dan berjalan kearahnya. Edgar terkesiap saat melihat zhi'er, jantungnya serasa berhenti dan dia tidak dapat bernapas.
Edgar segera berjalan kearah zhi'er dan memeluknya..zhi'er yang kaget meronta di dalam pelukan Edgar. Edgar akhirnya melepaskan pelukannya dan zhi'er langsung menamparnya.
"plaak...suara tamparan yang begitu jelas dan keras. Edgar kembali terkesiap dengan reaksi zhi'er.
"tuan...bisakah anda sopan kepada wanita tanya zhi'er dengan wajah kesal.
"zhi'er...gumam Edgar sambil memajukan kedua tangannya ingin merangkum wajah zhi'er tapi langsung di tepis oleh zhi'er.
"tuan anda salah orang...ucap zhi'er ketus.
"mungkin...karna zhi'er yang ku kenal tidak akan sombong kepada orang lain....jawab Edgar dengan wajah lesu dan tatapan sendu.
zhi'er yang melihat mata itu tiba-tiba jantungnya berdetak kencang dan hatinya terasa sakit.
"mata itu...kenapa mata itu membuatku sedih...gumam Zhi'er dalam hati.
Edgar pergi meninggalkan zhi'er dengan langkah gontai, dia terus berpikir kenapa zhi'er bisa tidak mengenalinya. apa yang salah dengannya. pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di otaknya. Edgar segera menghubungi Han dan memintanya untuk menyelidiki zhi'er. Edgar menyuruh Han melihat CCTV hotel untuk melihat zhi'er datang bersama siapa. Han pun segera melaksanakan tugasnya.
zhi'er kembali ke tempat duduk semula dan dia mengajak jenny untuk pulang. zhi'er beralasan dia lagi kurang sehat. jenny segera bangkit dan melangkah mengikuti zhi'er.
__ADS_1
"Jen...kau telpon Jerry, bilang padanya kita pulang duluan..ucap zhi'er sambil terus melangkah keluar.
"baik nona...jenny langsung mengirim pesan ke Jerry sesuai yang di perintahkan oleh nonanya.
Jerry yang menerima pesan dari jenny langsung berpamitan kepada Clientnya yang sejak tadi mengobrol dengannya untuk menyusul zhi'er.
Edgar yang melihat zhi'er keluar dari pesta segera menyusulnya keluar. Han yang sudah melihat CCTV hotel segera menelpon Edgar. Edgar segera menghampiri zhi'er yang sedang berdiri sendirian di depan lobby hotel.
Edgar menarik lengan zhi'er yang mengakibatkan zhi'er terhentak ke dalam pelukannya. Zhi'er meronta-ronta untuk melepaskan pelukan Edgar tapi tidak bisa..Edgar semakin mengeratkan pelukannya, tangannya menggenggam tangan zhi'er dan tangan yang lain memeluk pinggang zhi'er dan menariknya kedalam pelukannya.
"tuan lepaskan saya...teriak zhi'er sambil menjauhkan wajahnya dari dada Edgar.
"apakah kamu benar-benar tidak mengenalku??? atau kamu hanya berpura-pura tak mengenalku??? tanya Edgar sambil menatap tajam kearah zhi'er.
ada sedikit kekecewaan di hati edgar saat zhi'er mengatakan tidak mengenalnya.
"apakah statusmu yang membuatmu tidak mengenaliku??? tanya Edgar lagi untuk menyakinkan dirinya sendiri bahwa zhi'er sedang berbohong.
"tuan tolong lepaskan saya...saya tidak mau orang salah paham ...ucap zhi'er sambil terus menggerakkan tubuhnya.
"perasaan apa ini...dia memaksa memelukku...tapi perasaan ini begitu nyaman dan aroma ini, kenapa juga aku menyukai aroma ini?? batin zhi'er.
__ADS_1
jenny yang baru datang dari tempat parkir terkejut melihat zhi'er di peluk begitu erat oleh Edgar. jenny berlari mendekati mereka tapi sebelum dia bisa menjangkau mereka berdua, sebuah tangan sudah membekap mulutnya dari belakang dan membawanya menjauh dari tempat Edgar dan zhi'er.
"ehm ehm...jenny memberontak melepaskan diri,....siapa kamu...apa yang kamu lakukan??? tanya jenny dengan wajah dinginnya.
"jangan ganggu mereka...biarkan mereka melepas rindu... ucap Han kepada jenny.
"melepas rindu?? apa maksudmu??? tanya jenny bingung.
"mereka adalah sepasang kekasih. jadi jangan ganggu mereka...ucap Han lagi terus menarik lengan jenny menjauh.
"lepaskan...jenny menghentakkan tangannya dan itu berhasil membuatnya mlmelepas genggaman tangan Han. dia segera berlalu meninggalkan Han dan menuju ke arah zhi'er dan Edgar tadi
"hei tunggu...Han berlari mengejar jenny tapi terlambat jenny sudah sampai di dekat zhi'er.
"nona... mobil sudah siap...ucap jenny sopan sambil menundukkan kepalanya dan sedikit membungkuk.
"kau pulanglah dulu, nonamu masih ada urusan dengan ku...bukan zhi'er yang menjawab tapi Edgar.
"maaf tuan saya harus pulang...lepaskan saya...ucap zhi'er dengan tatapan penuh harap.
"aku yang mempunyai pesta...dan aku tidak mengijinkan mu pergi sebelum pesta selesai.
__ADS_1
Jerry yang baru saja tiba begitu terkejut melihat zhi'er dalam pelukan Edgar dan terlihat begitu mesra. posisi yang saling menempel dan wajah keduanya yang saling menatap.zhier mendongakkan wajahnya melihat Edgar dan Edgar menundukkan wajahnya menatap zhi'er.
"waow...apa ini...apakah nona sudah mengingat kembali?? apakah mereka benar-benar punya hubungan istimewa??? begitu banyak pertanyaan di kepala Jerry dan hanya dia tanyakan dalam hatinya.