Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
#BAB 8#


__ADS_3

sebuah mobil Lamborghini Aventador warna hitam melaju membelah jalanan ibu kota...mobil terus melaju menuju sebuah mansion mewah berpagar tinggi menjulang keatas...satpam penjaga yg melihat mobil tuan mudanya langsung berlari membukakan pintu pagar...dia membungkuk hormat saat mobil Edgar melewatinya...


Edgar berhenti tepat di depan pintu masuk...dia keluar dan masuk ke mansion...bi Inah yang tahu tuan mudanya datang langsung menyambutnya...


"selamat datang kembali tuan muda...sapa bi Inah sopan."


"heeemmm...."


"papa mama di mana bi??? tanya Edgar pada bi Inah...


"tuan ada di ruang kerjanya tuan muda...kalau nyonya sedang di dapur menyiapkan makan malam...nyonya bilang tuan muda akan pulang jadi nyonya mau masak sendiri makanan kesukaan tuan muda. jelas bi Inah kepada Edgar."


"aku ke ruangan papa dulu...bibi bisa bantu mama si dapur..ucap Edgar"


"baik tuan muda...kalau tuan muda butuh apa2 panggil saya saja...kata bi Inah lagi."


"heemmm....jawab Edgar dengan gumaman sambil terus melangkah ke ruangan papanya.


"tok tok tok"


"masuk... terdengar suara dari dalam".


"ceklek...suara pintu terbuka...


"pa...apa kabar??? sapa Edgar pada papanya.


"hai son...kabar papa baik...bagaimana kabarmu jg...bagaimana pekerjaanmu.


"kabarku juga baik pa...kerjaanku juga baik semua terkendali jawab Edgar sambil memeluk papanya.


"ayo kita ke ruang makan...mamamu sudah memasak makanan kesukaanmu...ajak papa Harry". Edgar dan papa Harry pun keluar dari ruang kerja dan berjalan ke arang ruang makan...


banyak makanan tersaji di sana...semua makanan kesukaan Edgar.


"ma...ucap Edgar saat melihat mamanya sedang merapikan makan di meja makan.


Edgar berjalan mendekati mamanya dan memeluk mamanya...


"anak mama...kata mama Ellin sambil membalas pelukan edgar.


"bagaimana kabar mama...tanya Edgar kepada mamanya...


"kamu lihat mama sehat...hanya saja mama dan papa semakin tua...mama sama papa ingin cepat2 menggendong cucu...jawab mama Ellin.


edgar yg mendengarnya hanya diam...dia duduk di depan mamanya..kemudian dari arah dapur keluar Amora sambil membawa mangkok besar berisi sup...


"sini sayang taruh sebelah sini saja...kata mama Ellin kepada Amora.


"iya Bi...jawab Amora sambil tersenyum manis."


Edgar yg melihat ada Amora dirumah orangtuanya sudah tidak kaget...pasti mamanya yang meminta Amora untuk datang kerumah mamanya.


Amora duduk di samping Edgar...selama makan malam Edgar hanya diam...tanpa ikut dalam obrolan mamanya sama Amora..dia makan dengan hening...setelah selesai makan Edgar dan papanya kembali keruang kerja ayahnya...mama Ellin menyuruh Amora membawakan teh untuk mereka...sebenarnya mama Ellin ingin Edgar menjadi lebih dekat dengan Amora... tapi Edgar tidak pernah merespon apa yang mamanya atau Amora lakukan.


sedangkan di sebuah mall terbesar di ibukota...


"waaooww...ternyata besar sekali...waktu itu aku ga memperhatikan dengan seksama mall ini... Zhi'er berjalan keliling mall sambil terkagum2...setelah puas berkeliling zhi'er masuk kedalam sebuah butik...dia melihat2 baju disana...dia memilih baju2 formal...ada beberapa yang dia pilih...setelah itu dia memilih 2 pasang sepatu high heels tinggi 12 cm..dan juga memilih 2 tas branded..setelah membuat semua zhi'er keluar dari mall...karna terlalu banyak barang yang dia bawa dia agak kerepotan..karna sibuk dengan barang2nya zhi'er tidak memperhatikan jalannya.

__ADS_1


"bruukk..."


"aaww...teriak Zhi'er kaget karna tiba2 jatuh..


"maaf maaf...kata seorang pemuda yang bertabrakan dengan Zhi'er.


"tidak ...aku yang harusnya minta maaf...karna berjalan tanpa melihat jalan....sahut zhi'er...sambil mengambil barang2nya...pemuda itupun ikut mengambilkan barang2 Zhi'er.


"terima kasih...sekali lagi aku minta maaf...lanjut zhi'er...


zhi'er pun berlalu pergi meninggalkan pemuda itu yang masih menatapnya.


"hei tunggu...siapa namamu??? tanya pemuda itu kepada zhi'er...zhi'er yang tidak mendengar pertanyaan pemuda itu pun terus berlalu pergi...pemuda itupun menggaruk2 kepalanya yg tidak gatal...


"kenapa tadi aku lupa menanyakan namanya "...gumamnya.


zhi'er keluar dari mall...dia menengok kesana kamari mencari taksi...Krn menunggu agak lama di depan mall dan tidak mendapatkan taksi akhirnya zhi'er berjalan ke luar ke jalanan...dia bermaksud mencari taksi di pinggir jalan...karna lebih memudahkannya nanti...pikirnya...dia berjalan sambil menenteng belanjaannya di kedua tangannya..dia terus berjalan dan melihat ada halte bus di depannya...sebentar2 dia menengok ke belakang..


"sertinya ada yang mengikuti...mungkin perasaanku saja...gumam Zhi'er...dia mempercepat langkahnya sambil melihat kanan kiri siapa tau ada taksi lewat... zhi'er yang berjalan sambil membawa barang2 belanjaannya merasa capek...setelah sampai halte dia pun berhenti..


zhi'er meletakkan barang - barangnya...tangannya terasa pegal...sambil melirik ke arah dua orang yg sepertinya mengikutinya tadi...yg juga berhenti tidak jauh darinya...


" heeemmm capek juga...kayaknya perlu olah raga untuk merenggangkan otot - ototku...gumam Zhi'er sambil merenggangkan otot tangan dan kakinya.


cukup lama zhi'er menunggu taksi tapi tidak dapat...semua sudah ada isinya...akhirnya dia menelpon Edgar.


Edgar yang masih mengobrol dengan papanya di ruang kerja papanya mendengar ponselnya berbunyi...dia melihat zhi'er menelpon...dia permisi sebentar kepada papanya dan melangkah keluar. setelah smapai di luar dia mengangkatnya...


"halo...ada apa..tanya Edgar."


"kenapa??? aku masih di rumah orang tuaku...jawab edgar.


"apakah urusanmu sudah selesai...dari tadi aku menunggu taksi tapi semua taksi sepertinya ada penumpang...jadi aku tidak dapat taksi untuk pulang...kata Zhi'er menjelaskan.


"kau ada dimana sekarang aku akan menjemputmu...tanya Edgar khawatir...


"aku tidak tau...tadi aku berjalan keluar dari mall...dan terua berjalan sampai di sebuah halte...katanya lagi...


"baiklah kau tunggu di situ...aku akan menjemputmu...jangan kemana2...pesan Edgar...


"heeemmmm...jawab zhi'er dengan gumaman...dan edgar pun menutup telponnya...


dia bergegas keluar menuju mobilnya...sebelum dia sempat menyalakan mobilnya mamanya sudah menegurnya...


"Al...apakah kau sudah mau pulang???...klo kau mau pulang sekalian antarkan Amora pulang sayang...ini sudah malam...kasihan dia...kata mama Ellin kepada Edgar.


"maaf ma...aku sedang ada urusan...aku harus segera pergi...jawab Edgar segera menyalakan mobilnya dan melaju kencang keluar dari mansion.


sedangkan di halte tempat zhi'er menunggu taksi auasanya sedikit agak tegang...dua orang yg dari tadi mengikuti zhi'er mendekati Zhi'er...tanpa takut zhi'er berdiri tegap menghadap kearah mereka...setelah mereka dekat ..dengan tenang zhi'er berkata...


"ada apa kalian mengikuti??? tanyanya dengan Suara lantang dan tenang...


tatapan tajam zhi'er membuat nyali kedua orang itu sedikit kendur...tapi mereka berfikir cuma seorang gadis kecil untuk apa mereka takut pikir mereka.


"gadis kecil berikan semua uangmu...dan mari kita bersenang2...kata laki2 yg berewokan..


"ayo gadis kecil pasti kau akan ketagihan ...kata seorang lagi...

__ADS_1


zhi'er yang mendengar nya pun tersenyum sinis...


"kalian salah orang jika mengira aku akan takut...katanya tenang...kemarilah kalau kalian bisa ambil sendiri...kata zhi'er sambil mengayunkan tas selempang kecilnya.


"waaahh...ternyata dia punya nyali...aku semakin penasaran kata mereka sambil tertawa...


mereka mendekati Zhi'er dan hendak memeluknya...tapi dengan gesit zhi'er mengelak dan menendang mereka dengan gerakan beruntun...kedua orang itupun jatuh...tapi mereka kembali bangun dan semakin marah dan semakin brutal menyerang zhi'er...tapi zhi'er dengan tenang menghadapi mereka... zhi'er menghajar mereka sampai babak belur...zhi'er mendekati mereka yang sudah babak belur dan tergeletak di tanah...


"lain kali jangan suka menggangu wanita bang...jangan kira semua wanita itu lemah...ucap zhi'er sambil menepuk pipi salah satu preman itu...dia berdiri dan meninggalkan mereka berdua dan mengambil barang barangnya yang tadi dia letakkan di pinggir jalan...


sebelum dia sempat melangkah pergi terdengar suara yang sangat dia kenal...


"kayaknya kamu bersenang senang hari ini???


zhi'er pun menoleh...


"Edgar...kau sudah datang...tanya zhi'er sambil tersenyum..


"heemmm...gumam Edgar. "


"ayo kita pulang...kata zhi'er sambil mengangkat barangnya kedepan Edgar sambil menggoyang - goyangkannya...


"aku sangat capek...apakah kau mau membantuku... tanyanya lagi...


"tidak kau bawa sendiri...jawab Edgar sambil melangkah pergi...


zhi'er pun berlari mengejarnya sambil merengek...


"ayolah...kamu pria dewasa masa tega melihat gadis kecil sepertiku membawa banyak barang...rengek zhi'er sambil masih mengangkat tinggi-tinggi barangnya di hadapan Edgar...


Edgar akhirnya mengalah dan mengambil semua barang belanjaan zhi'er... zhi'er pun tersenyum senang...


"terima kasih...cuupp... zhi'er kembali mencium Edgar di pipinya seperti siang tadi...Edgar diam terpaku di tempatnya..dadanya berdetak tak seperti biasanya...sedangkan zhi'er sudah melangkah pergi sambil melompat lompat ...zhi'er berhenti dan menoleh kebelakang...dia melihat Edgar masih terdiam di tempatnya... zhi'er melangkah mendekati Edgar.


"kenapa kau masih diam di situ... ayolah... zhi'er menarik lengan Edgar...tapi Edgar tak bergeming sedikitpun...


"kamu kenapa sih...ayok...kata zhi'er lagi sambil menarik narik lengan Edgar.


"apakah kau sering melakukannya???...tanya Edgar ...


"haaahhh...???jawab zhi'er yang tak mengerti dengan pertanyaan Edgar.


"apakah kau sering mencium pipi orang lain...tanya nya lagi kepada zhi'er...


zhi'er menggeleng.


"tidak...aku biasanya kalau senang memeluk Mona atau bibi Mei juga bibi Ling...tapi biasanya kalau aku menurut dan membuat bibi Mei atau bibi Ling senang mereka mencium pipiku...jadi karna kau menurut dan aku juga lagi senang jadi aku mencium pipimu...jawab zhi'er polos...


Edgar tau gadis didepannya itu sagat polos...dia hanya tersenyum mendengar jawaban Zhi'er ...dia mengartikan bahwa dialah orang pertama yg di cium Zhi'er.


"jangan pernah melakukannya kepada orang lain...apakah kau mengerti??..kata Edgar


zhi'er pun mengiyakan sambil tersenyum.


"eeemmm...jawab zhi'er sambil mengangguk kan kepalanya...dia melangkahkan kakinya dengan riang menuju ke mobil Edgar. Edgar tersenyum melihat tingkah zhi'er...gadis itu selalu riang tanpa beban.


mereka memasuki mobil Edgar menaruh barang belanjaan zhier di dalam bagasi...kemudian dia melajukan mobilnya menuju apartemen mewah miliknya.

__ADS_1


__ADS_2