
Edgar segera keluar dari mobilnya dan dengan tergesa-gesa dia memasuki rumah orang tuanya.
"selamat datang tuan muda"sapa bi Ina ramah.
seperti biasa Edgar tidak pernah menjawab apa yang di ucapkan pembantu nya.
"papa dimana bi??? Edgar balik bertanya.
"tuan di taman belakang...kalau nyonya dikamar...jawan bi ina.
Edgar segera melangkah ke taman belakang...di lihatnya papanya yang sedang memangkas batang bunga yang sudah kering.
"kenapa tidak menyuruh mang Dirja saja pa??? tanya Edgar yang berhasil mengagetkan papanya.
"huh...kau mengagetkan papa saja...mang dirja tadi papa suruh beli pupuk. sepertinya bunga-bunga di taman ini perlu peremajaan..ucap papa Harry sambil masih subuh dengan bunga yang ada di depannya.
"pa...ada yang perlu aku bicarakan sama papa...ucap Edgar pelan.
"bicaralah...papa akan mendengarkannya ucap papa Harry yang masih sibuk merawat bunga di depannya.
"pa...bisakah kita bicara sambil duduk dengan nyaman??? tanya Edgar pelan.
papa Harry kembali menghentikan aktivitasnya dan melihat kearah Edgar dengan serius.
"masalah apa sebenarnya??? tidak mungkin kamu akan membahas masalah pekerjaan sama papa??? tanya papa Harry.
"apakah papa mengenal perempuan yang bernama Zhinan Aurora??? tanya Edgar dengan wajah penuh selidik kearah papanya.
papa Harry yang mendengar pertanyaan Edgar begitu terkejut. sudah lama dia tidak mendengar nama itu. dia juga sudah lama tidak mendapat kabar dari sahabatnya itu.
papa Harry termenung..."bagaimana kabar zhizhi sekarang...apakah dia sudah menikah dan tinggal dimana dia??dari mana Al bisa mengenalnya???gumam papa Harry dalam hati. dalam sekejap, banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul memenuhi pikiran dan hati papa Harry.
__ADS_1
papa harry bangkit dan melangkah kearah kran air didekat taman dan mencuci tangan dan kakinya. kemudian dia mengajak Edgar masuk keruang kerjanya. Edgar duduk di hadapan papanya. papa Harry menghela nafas panjang dan menghembuskan ya perlahan.
"di mana kamu mengenalnya??? tanya papa Harry dengan wajah serius.
"jadi benar papa mengenalnya??? bukannya menjawab pertanyaan papa Harry, Edgar malah balik bertanya.
"heemm...dia sahabat baik papa...jawab papa Harry, ada kesedihan dalam suaranya.
"apakah hanya sebatas sahabat tidak lebih??? tanya Edgar penuh selidik.
"heemm...kami bertiga berteman baik..aku, Louise dan zhizhi, walau umur kami beda jauh. l setiap kami pergi bersama, aku dan Louise seperti seorang kakak yang menjaga adiknya...cerita papa Harry dengan senyum mengembang mengenang masa lalunya.
"apa papa tidak punya hubungan lebih dengannya??? karna yang aku dengar kalian dulu adalah pasangan kekasih, apakah kalian punya anak??? tanya Edgar yang sontak membuat papa Harry terkejut dan membelalakkan mata.
"jangan kurang ajar kamu sama papa!!! apa maksud kamu papa punya anak dengan zhizhi...menyentuh dia saja papa tidak pernah, bagaimana bisa kami punya anak??? dapat cerita darimana kamu hah??? papa Harry benar-benar berang, dia berdiri dan mengebrak meja sambilmembentak keras Edgar.
Edgar yang mendapat bentakan dari papanya juga mulai tersulut emosi.
"papa katakan saja sejujurnya! ada hubungan apa papa dengan nya...teriak Edgar dengan rahang yang mengeras.
"dulu kami sempat pacaran tapi cuma sebentar. Karna ternyata Louise juga menyukai zhizhi dan juga karna papa sudah di jodohkan dengan mamamu. jadi kami putus, papa bilang padanya bahwa papa hanya menganggapnya adik tidak lebih. karna itu walau kami sudah putus hubungan kami tetap baik...cerita papa Harry lagi.
"jadi papa tidak memiliki anak dengannya kan?? tanya Edgar lagi memastikan.
"kamu jangan ngaco...kamu dapat cerita dari mana hah??? tanya papa Harry lagi dengan wajah menahan marah.
"itu tidak penting..yang penting papa punya anak tidak sama dia??? Edgar mengulang lagi pertanyaannya yang tadi. dia hanya ingin memastikan dengan benar...dia mengamati wajah papanya.
"tidak...jawab papa Harry serius.
"terima kasih pa..jawab Edgar tersenyum dan berdiri dan melangkah pergi.
__ADS_1
papa Harry hanya diam termenung memikirkan kata-kata Edgar.
"apa yang sebenarnya terjadi?? anak??? anak apa??? kalau dia punya anak pastinya anak dengan suaminya kan??? tanya papa Harry dalam hatinya.
Edgar keluar dari rumah papanya dengan hati bahagia. dia segera menelpon zhi'er, tapi lagi-lagi telponnya tidak diangkat. dia akhirnya memilih mengirim kan pesan kepada zhi'er.
#edgar...
📤 "apakah kamu baik-baik saja??? aku merindukanmu.
setelah cukup lama tidak ada balasan Edgar mengirim pesan lagi.
#edgar...
📤 "bisakah kamu mengangkat telpon dariku?? ada sesuatu yang ingin aku bicarakan.
Edgar menunggu lagi balasan dari beberapa pesannya tapi nihil. akhirnya dia melajukan mobilnya kerumah zhi'er. karna hari sudah malam dia berhenti di luar pagar rumahnya. dan diapun mengirimkan pesan lagi.
#edgar...
📤"apakah kamu sudah tidur?? apakah kamu marah??? kenapa tidak balas pesanku dan tidak angkat teleponku???
#edgar...
📤"aku ada di luar...bisakah kita bertemu???
Edgar tidak lelah mengirimkan pesan kepada zhi'er tapi tetap saja hasilnya nihil.
Edgar terus bertahan di luar pagar rumah zhi'er. dia juga tidak berhenti menelpon zhi'er walau tidak ada tanggapan. Hari sudah hampir tengah malam...tapi Edgar bergeming di tempatnya.
#edgar...
__ADS_1
📤"tadi aku sudah bicara dengan papa, dan kita bukanlah saudara. kamu bukan adikku...tapi kamu adalah wanitaku. istirahatlah !!! besok aku akan menjemputmu.
setelah mengirim pesan, Edgar melajukan mobilnya kembali ke apartemennya. dia berdo'a semoga zhi'er membaca pesan-pesan yang dia kirimkan. dia tahu pasti sekarang suasana hati zhi'er tidak baik. pasti dia sedih sekali seperti halnya yang dia rasakan waktu dia mendengar cerita dari bibi Ling. Edgar terus melajukan mobilnya membelah malam jalanan ibukota.