Ku Tak Tau Apa Itu Cinta

Ku Tak Tau Apa Itu Cinta
#BAB 19#


__ADS_3

pagi ini sekitar jam 6 pagi waktu London...pesawat Edgar mendarat dengan mulus di bandara Heathrow Inggris Raya...Edgar dari pesawat di ikuti assisten Han...mereka berjalan keluar bandara...sebuah mobil mewah sudah menunggu mereka...


"selamat pagi tuan... selamat datang kembali di London...sopir menyapa Edgar dan assisten Han, Edgar masuk ke mobil di ikuti assisten Han dan sopir. mereka melaju dengan kecepatan sedang...Edgar sudah sangat gelisah...semalaman dia sudah tidak bisa tidur...dia bingung apa yang harus dia katakan nanti saat ketemu zhi'er.


"Han...kita langsung kekampus...kata Edgar tanpa dia sadari bahwa hari masih begitu pagi.


"tuan sekarang masih sangat pagi...nona hari ini ada kuliah jam 11siang ...apa kita tidak ke rumah dulu tuan...agar tuan bisa istirahat??? saran assisten Han sambil tersenyum kearah tuannya.


"jatuh cinta memang bisa membuat orang jadi bodoh...batin assisten Han sambil tersenyum."


"kita langsung ketempatnya saja...ucap Edgar sambil menatap tajam ke arah assisten Han.


assisten Han hanya bisa menelan ludahnya sambil kembali memposisikan duduknya dengan benar menghadap ke depan.


"Rob...kita ke the midsummer common...kata assisten Han tegas.


"ok sir...jawab Robby sambil terus fokus dengan kemudinya.


sekitar 30 menit akhirnya mereka sampai di depan apartemen mewah milik zhi'er...Han segera keluar dan membukakan pintu untuk Edgar...


"kamu boleh pergi dulu....nanti aku akan menghubungimu saat aku membutuhkanmu...kata Edgar ke arah Robby.


"ok sir...I'm go first jawab Robby dan terus melajukan mobilnya...Edgar melangkah ke depan pintu rumah zhi'er...assiten Han berdiri di depan Edgar dan memencet bel pintu..


zhi'er yang masih pulas tidak mendengar suara bell pintu yang terus berbunyi...sedangkan Rania dan Dinda saling tendang dan saling menyuruh membukakan pintu..


"aahhh...berisik sekali...aku masih ngantuk...kau buka saja ucap Rania merebahkan kembali tubuhnya...


"malas ah...kata dinda juga merebahkan tubuhnya lagi... akhirnya Rania pun bangun dan berjalan keluar kamar untuk membukakan pintu.


setelah memencet bel berulang kali akhirnya pintupun terbuka..tapi yang dilihat oleh mereka bukanlah zhi'er


"maaf apakah benar ini rumahnya nona Yan zhi...tanya assisten Han pada Rania.


Rania yang baru bangun langsung membelalakkan matanya melihat 2 pria tampan di hadapan...dia sampai membuka mulutnya dan tidak menjawab pertanyaan assisten Han.


"maaf...apakah benar ini rumah nona Yan Zhi??? tanya ulang Han pada Rania. yang menyadarkan Rania dari lamunannya.


Rania tidak menjawab tapi hanya menganggukkan kepalanya...tanpa menunggu di persilahkan masuk Edgar segera melangkah maju masuk ke dalam rumah..dan Rania segera membuka pintu lebar-lebar dan bergeser dari berdirinya... assisten Han pun ikut masuk dan mengangguk kan kepalanya saat melewati Rania...Rania segera menutup pintu dan mengikuti mereka dari belakang.


"silahkan duduk ...saya panggilkanYan Zhi dulu...ucap Rania langsung naik ke lantai dua rumah.


Edgar duduk di sofa ruang tamu...dia melihat interior rumah yang lumayan mewah...sedangkan Rania tanpa mengetuk pintu kamar Zhi'er langsung masuk dan membangunkan zhi'er.


"Zhi...cepat bangun...ada orang yang mencarimu...ucap Rania sambil menarik selimut zhi'er...


"eeemmmhh....jangan mengganggu Ran aku masih ngantuk...semalam kalian sudah membuat aku begadang...ucap zhi'er sambil menarik lagi selimutnya...

__ADS_1


"cepatlah Zhi...benaran ini ...dan dia tampan sekali...ujar Rania heboh..


"jangan ngaco ah...jawab zhi'er sambil memiringkan badannya membelakangi Rania.


"Yan Zhi... teriak Rania...sambil menarik selimut zhi'er dan membuangnya.


zhi'er akhirnya duduk dengan masih menutup matanya...Rania yang tidak sabaran langsung menarik tangan zhi'er..zhi'erpun mengikuti Rania yang terus menarik tangannya.


Rania tiba-tiba berhenti dan melihat zhi'er...


"Ais... rapi kan dulu rambutmu...ucap Rania sambil mendekati Zhi'er dan merapikan rambutnya dengan mencepol tengah...Rania mendorong zhi'er untuk berjalan ke ruang tamu...zhi'er dengan malas melangkah keruang tamu...saat sampai di sana diapu terkejut melihat seseorang yang begitu di kenalnya sedang duduk di sofa ruang tamunya... zhi'er mengucek matanya mungkin dia mimpi...tapi orang itu masih ada disana menatapnya dengan ekspresi yang tidak bisa di artikan.



zhi'er pun mendekat...dia berlari memeluk Edgar...Edgar hanya tersenyum melihatnya...dia mengelus kepala zhi'er dan mencium pucuk kepalanya.


assisten Han yang duduk di depan Edgar hanya bisa menggeser tubuhnya dan memalingkan mukanya. jiwa jomblonya meronta melihat bosnya sedang bermesraan dengan gadisnya.


"*dunia seperti milik berdua saja..mereka tidak mengingat ku...beginilah nasib jomblo...gumam assisten Han dalam hati sambil mengelus dadanya."


Rania yang dari tadi penasaran hanya mengintip dari balik dinding...dia melihat zhi'er memeluk edgar.. dia yang hampir berteriak mulutnya segera di tutup oleh Dinda dengan tangannya yang tidak di ketahui kapan dia sudah ada disisinya. dan mereka berdua terus memperhatikan Zhi'er dan edgar.


"siapa dia...bisik Dinda di telinga Rania.


"aku tidak tau...sepertinya mereka sangat dekat..."...jawab Rania juga dengan berbisik."


"jangan-jangan dia pacarnya yan zhi...sahut Dinda agak berteriak yang langsung di bekap oleh Rania...


"kenapa kau bisa tau aku disini??? tanya zhi'er sambil mendongakkan kepalanya tapi tangannya masih melingkar di pinggang Edgar.


"aku terus mencarimu...jawab Edgar singkat sambil menatap zhi'er lekat.


"apakah kau selalu memeluk seseorang saat bertemu dengannya"...tanyanya lagi...


"zhi'er hanya menggeleng...dan melepaskan tangannya...Edgar memegang kedua pipi zhi'er...dia tatap wajah imut dengan kedua matanya yang bulat,hidung mancung dan bibir mungil berwarna pink itu...wajah yang tidak bisa dia hilangkan dari pikirannya...setiap detik setiap saat muncul mengganggunya hingga membuatnya frustasi..ingin rasanya dia menciumi wajah itu, bibir itu...tapi dia tahan...dia tidak ingin membuat gadis kecilnya takut dengannya.


"aku sangat lelah...dari kemarin aku belum istirahat...bolehkah aku istirahat sebentar disini??? tanya Edgar masih sambil menatap zhi'er...


"em...jawab zhi'er sambil tersenyum dan mengangguk...


"aku juga ingin mandi...ucap Edgar lagi sambil merebahkan tubuhnya di kursi.


"ayo...zhi'er menarik tangan Edgar...Edgar bangkit dari tempat duduknya...dia menoleh ke arah assisten Han dan menghentikan langkahnya. zhi'erpun menoleh kearah Edgar dan dia baru sadar kalau situ juga ada assisten Han.


"Han...seru zhi'er girang dan akan melangkah mendekati Han tapi di tarik tangannya oleh Edgar hingga dia jatuh ke pelukan edgar.


"hai nona...apa kabar tanya assisten Han berdiri dan menunduk kan kepalanya.

__ADS_1


"Han kenapa kau begitu...kita teman tidak usah begitu formal...ucap zhi'er sambil ingin melepaskan pelukan edgar.


"ohya kamu pasti lelah...kamu bisa istirahat di kamar ujung...tunjuk zhi'er kesebuah kamar di dekat tangga...


"baik nona terima kasih..jawab assisten Han.


"kau istirahat lah...ucap Edgar dan berlalu sambil menggandeng zhi'er. saat melewati ruang makan zhi'er melihat kedua temannya...dia pun berhenti...dan Edgar menoleh kearahnya.


"kenalkan...mereka temanku. ucap zhi'er yang hanya di angguki oleh Edgar. zhi'er yang masih mau bicara sudah di tarik tangannya oleh Edgar...


"tunjukan dimana kamarmu...ucap Edgar sambil menatap zhi'er...zhi'er hanya menunjuk lantai atas. dan edgarpun menariknya kelantai atas...sampailah mereka di depan sebuah kamar...


"apakah ini...menoleh kearah zhi'er...


"heemmm...gumam Zhi'er...dan edgar langsung membuka pintu kamar...terlihat kamar yang tidak terlalu besar tapi lumayan bagus...Edgar masuk dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur...zhi'er melangkah kemari baju dan mengambil handuk untuk Edgar...


"ini mandilah dulu...aku turun dulu membuat sarapan...ucap zhi'er sambil memberikan handuk kepada Edgar dan melangkah pergi meninggalkan kan kamarnya...dia menuruni tangga dan menuju dapur. dilihatnya kedua temannya yang lagi duduk di ruang makan sambil minum susu...


saat melihat zhi'er datang Rania dan Dinda langsung berdiri dan berlari kearahnya.


"siapa mereka??? tanya Rania...


"tadi siapa ??? sahut Dinda...


"mereka temanku yang datang dari Indonesia...jawab zhi'er singkat dan terus melangkah ke dapur...


Dinda dan Rania saling pandang..dan menggeleng.


"tidak mungkin kalau cuma sebatas teman..ujar Rania.


"betul tidak mungkin...sahut Dinda.


"terserah..kalian mau percaya atau tidak...jawab zhi'er..sambil mengeluarkan roti dan mulai membuat sandwich.


"kalian sudah selesaikan tugas kalian??? tanya zhi'er pada kedua sahabatnya.


Rania dan Dinda mengangguk bersamaan sambil terus memandang zhi'er.


"kalian kenapa??? kalau tidak mau membantu kalian boleh duduk di sana...ucap zhi'er sambil menunjuk ruang makan.


mereka berdua hanya menggeleng..mereka masih ingin jawaban dari zhi'er karna mereka benar-benar tidak percaya bahwa zhi'er dan Edgar hanya teman.


apakah ada yang mau visualnya Alvarendra???


kalau menurut author...ini sih cocok ya jadi visualnya Alvarendra.


__ADS_1


dan ini visual Hanial ( assiten Han)



__ADS_2