
Zhi'er dan Alva keluar dari kelas...hari ini zhi'er berniat untuk singgah ke supermarket untuk berbelanja bahan makanan...karna di kulkas bahan makan sudah .menipis...dia juga berniat untuk memasakkan Edgar makan siang...zhi'er berjalan dengan cepat..Alva pun mengikuti zhi'er.,.mereka berjalan tanpa berbincang..sampai Alva mbuka suara..
"Zhi kita pulang bareng saja...aku antar kamu pulang...ucap Alva dan zhi'erpun melambatkan langkahnya...
"tidak usah va...karna aku mau singgah ke supermarket dulu...zhi'er menolak ajakan Alva...tapi itu tidak membuat Alva patah semangat.
"tidak apa-apa Zhi...aku akan antar kamu ke supermarket...lagi- lagi Alva menawarkan diri...tapi zhi'er tatap menolaknya.
"maaf va mungkin lain kali saja..karna aku akan pergi dengan Rania dan Dinda...mungkin mereka sudah menungguku di tempat parkir...jawab zhi'er sambil terus melangkahkan kakinya dengan cepat...Alva terdiam di tempatnya...memperhatikan Zhi'er yang mulai menghilang di balik koridor.
"apakah dia masih marah..gumam Alva dengan perasaan yang tak menentu.
zhi'er segera menuju keluar kampus..dia sebenarnya tidak akan pulang dengan kedua sahabatnya...tapi dia harus berbohong kepada Alva karena dia merasa tidak nyaman sama alva...saat dia keluar dari pintu masuk masuk kampus...di lihatnya Edgar sudah menunggunya sambil bersandar di badan mobil mewahnya. zhi'erpun tersenyum dan setengah berlari mendekatinya.
"kenapa kau bisa disini??? ...kamu kan lagi sakit...zhi'er menatap Edgarlah dan mengulurkan tangannya menyentuh dari edgar.. Edgar tersenyum dan meraih tangan zhi'er di lembut.
"aku tidak apa-apa..kamu ga perlu khawatir...
ayo masuk... Edgar membukakan pintu belakang...zhi'er sempat heran kenapa Edgar menyuruhnya duduk di belakang...saat masuk baru dia tahu kalau ternyata ada assisten Han yang duduk di bangku kemudi. Edgar langsung memutari mobil dan duduk di samping zhi'er.
"Han apa kabar...??? sapa zhi'er sambil tersenyum indah. assisten Han yang mendengar sapaan dan melihat zhi'er tersenyum dia juga ikut tersenyum dan menjawab sapaan zhi'er.
"baik nona...bagaimana dengan nona???Han bertanya dengan senyuman manismya.
"aku juga baik-baik saja Han...semalam kamu menginap dimana??? kenapa tidak menginap dirumahku??? tanya zhi'er beruntun..
"jangan khawatir kan dia ...dia tidur dengan sangat baik...Edgar yang menjawab pertanyaan zhi'er.
"kenapa kau yang menjawab..
aku tanya pada Han..bukan kamu...ketus zhi'er kesal...
Han tersenyum mendengar apa yang di ucapkan oleh zhi'er...dia menjalankan mobil perlahan meninggalkan kampus...zhi'er melihat jalan yang di lewati bukanlah jalan pulang ke apartemennya....
"ini bukan jalan pulang kita mau kemana??? zhi'er bertanya kepada Edgar masih dengan melihat jalanan..edgar yang mendengar pertanyaan zhi'er tidak langsung menjawab...
"kenapa kau tidak menjawab??? zhi'er melontarkan pertanyaan lagi ke edgar lagi-lagi di tidak menjawabnya...zhi'er yang kesal akhirnya menoleh kearah Edgar dengan wajah di tekuk.
"kalau bertanya lihatlah orang nya...ucap Edgar kemudian. zhi'er memposisikan tubuhnya menghadap ke arah Edgar dan bersandar di pintu mobil...
__ADS_1
"kau akan membawaku kemana?? zhi'er betanya dengan nada kesal...Han hanya melirik dari kaca spion sambil tersenyum.
"apa kau tidak bisa bertanya baik-baik??? Edgar balik bertanya...masih dengan tatapan tajam kearah zhi'er.
"aish...menyebalkan sekali...gerutu zhi'er...sambil merubah posisi duduknya mengahadap depan lagi.
"aku mendengarnya...ucap Edgar...
"biar saja...kau memang menyebalkan sekali...ujar zhi'er lagi yang membuat edgar tersenyum gemas melihat kekesalan zhi'er.
"apakah kau lapar??? aku akan membawamu makan siang...ucap Edgar kemudian...
"kenapa kau memberitahuku setelah membuatku kesal...ujar zhi'er bertambah kesal...
"sudah jangan marah-marah...nanti kau akan bertambah jelek....ucap Edgar sambil mengacak rambut zhi'er.
"aish... kebiasaan sekali...gerutu zhi'er yang lagi-lagi membuat Edgar tersenyum.
mobil masih melaju dan mereka sampailah di sebuah restoran yang sangat mewah... Han keluar dan membukakan pintu untuk edgar dan zhi'er mengikuti Edgar keluar..zhi'er memandang restoran mewah itu..Edgar menggandeng zhi'er masuk kedalam restoran...
selama ini zhi'er tidak pernah dekat dengan pria...Edgar adalah pria pertama yang dia temui...kedekatannya dengan Edgar sangatlah nyaman menurutnya..tidak seperti saat dia bersama dengan Alva...dia juga bingung...saat bersama dengan Edgar walau berdua rasa nyaman dan merasa terlindungi itu ada...tapi saat bersama alva...dirinya tidak merasa nyaman...walau mereka sudah berteman lumayan lama...
tak berapa lama pelayan mengantarkan begitu banyak makanan..zhi'er memandang Edgar dengan tatapan heran.
"aku sudah memesannya tadi...ucap Edgar sambil tersenyum kearah zhi'er.
"kenapa sebanyak ini...apakah ada orang lain Selian kita??? tanya zhi'er lagi..
"tidak...singkat Edgar...
"apakah assisten Han tidak akan makan dengan kita??? tanya zhi'er lagi.
"tidak...sekarang makanlah...kau pasti sudah lapar...edgar berbicara dengan nada perintah...akhirnya zhi'er pun diam dan mulai memakan makanan didepannya.
"mungkin besok aku akan kembali...ucap Edgar tiba-tiba membuat zhier menghentikan makannya...di tatapnya Edgar dengan tatapan sendu...Edgar menatap wajah gadis di depannya...di sentuhnya pipi zhi'er lembut dan melanjutkan kata-katanya.
"sebenarnya aku berencana disini sampai 1 Minggu...tapi ada masalah di kantor...dan hanya aku yang bisa menyelesaikannya...Edgar menatap zhi'er yang tidak berkomentar apapun...dia melanjutkan makannya tanpa berbicara apapun...setelah selesai makan mereka keluar dari restoran, assisten Han segera membukakan pintu mobil untuk zhi'er dan edgar...hanya ada keheningan dalam perjalanan mereka. stelah beberapa saat mereka pun sampai di apartemen zhi'er...zhi'er keluar dari dalam mobil tanpa mengucapkan sepatah katapun...Edgar mengikutinya dari belakang..mereka berdua masuk kedalam. Edgar mendudukkan tubuhnya di ruang tamu sedangkan zhi'er dia masuk kedalam kamarnya...dia merebahkan tubuhnya...dia tiba-tiba merasa hatinya tidak nyaman...dia merasa sedih tapi pikirannya mengatakan kenapa dia harus bersedih...bersesih untuk apa dan tidak nyaman kenapa...itulah yang dipikirannya...entahlah apa sebenarnya yang dia rasakan...dia sendiri tidak bisa mengerti dengan hatinya...zhi'er bangkit saat mendengar pintu kamarnya di ketuk seseorangdari luar.
"ceklek...
__ADS_1
pintu terbuka dan di lihatnya Edgar berdiri di depan pintu kamarnya...
"apakah kau marah??? tanya Edgar sambil memandang zhi'er yang tak bersemangat.
"tidak aku hanya merasa sedikit capek...jawabnya membohongi Edgar dan dirinya sendiri...
"kenapa tiba-tiba kamu menjadi pendiam???...biasanya kau cerewet sekali...Edgar sedikit membungkukkan badannya untuk mensejajari wajah Zhi'er...tinggi badan Edgar 185cm dan zhi'er mempunyai tinggi badan 165cm.
"sudah aku bilang aku lelah...jadi aku mau istirahat...ucap zhi'er sambil mau menpuutup pintunya tapi di tahan oleh Edgar...
"kepalaku masih pusing...dan badanku juga masih pegal-pegal....ujar Edgar sambil memijat pelipis kepalanya...dan masuk ke kamar zhi'er.
"duduklah aku akan mengambilkan air hangat dan obat untukmu...ucap zhi'er seraya keluar dari kamarnya... Edgar menatap punggung zhi'er sampai menghilang di balik pintu..Edgar menghubungi assisten Han dia menyuruh Han mengantarkan pakaiannya...tak berapa lama zhi'er kembali dengan membawa segelas air hangat dan sebutir pil.
"ini minumlah dulu...baru makan obatnya...zhi'er mengulurkan air hangat ke Edgar..
tiba-tiba Edgar meraih tengkuk zhi'er dan menciumnya...zhi'er yang tidak mengerti dan tidak paham hanya diam saja...dia menggenggam erat obat dan gelas yang dia pegang...setelah beberapa saat Edgar melepaskan ciumannya dan meraih gelas dan obat yang di pegang zhi'er...dia segera meminum dan memakan obatnya.
Edgar mengulurkan gelas tadi ke zhi'er dan memandang zhi'er dengan tatapan yang zhi'er tidak pernah bisa mengerti...
"istirahatlah..aku akan bawa gelasnya ke bawah dan sekalian istirahat di kamar tamu...kalau kamu butuh sesuatu panggil saja aku ..ucap zhi'er sambil melangkahkan kakinya...tapi belum sempat dia melangkah Edgar memegang tangannya..sehingga dia pun menghentikan langkahnya.
"apa kau masih marah padaku..??? tanya Edgar dengan suara rendah.
"tidak untuk apa aku marah...sahut zhi'er pelan.
"bulan depan mamaku ulang tahun...maukah kamu datang ke acaranya??? tanya edgar lagi masih dengan suara rendah...
"aku tidak bisa pergi...bibiku pasti juga tidak akan mengijinkannya...apalagi 3 bulan lagi aku ujian....ucap zhi'er panjang lebar.
"kau ambil cuti 3 atau 4 hari...nanti aku akan menjemputmu...ucap Edgar lagi masih memegang tangan zhi'er.
"bibi pasti tidak akan mengijinkanku...zhi'er menoleh ke arah Edgar dan menatapnya...
"aku akan menjemputmu...bulan depan...tepatnya 3 Minggu lagi dari sekarang...ucap Edgar tegas tidak mau di bantah...
zhi'er menghela nafas kasar ...sebenarnya dia sangat ingin pergi tapi pasti tidak mudah untuknya pergi dari negara ini...pasti kedua bibinya mengawasinya dengan ketat...dia hanya melihat edgar tanpa mengucapkan sepatah kata pun...
"istirahatlah...aku turun sebentar kebawah...ucap zhi'er kemudian berlalu dari hadapan Edgar...Edgar merebahkan tubuhnya...pengaruh obat yang dia minum tadi sudah mulai bereaksi..kantuk mulai menderanya...tak lama kemudian diapun terlelap...
__ADS_1
sedangkan di kamar tamu...zhi'er menatap kosong langit-langit kamar. airmata mengalir deras di pipinya...rasa sesak yang dua hari ini sudah tidak dia rasakan tiba-tiba datang lagi...dia terisak sampai dia meringkuk memeluk lututnya...sampai akhirnya akhirnya dia terlelap dalam tidurnya.