Kubuat Kau Bertekuk Lutut

Kubuat Kau Bertekuk Lutut
KKBL Bab 46


__ADS_3

Xavier dan Kiara masih berada di mal untuk melanjutkan acara kencan mereka. Setelah makan di kafe, mereka memutuskan untuk menonton film karena kebetulan sedang ada film baru yang menurut Xavier bagus. Kiara menuruti semua yang Xavier inginkan karena ia ingin membuat Xavier menuruti keinginannya untuk kembali bekerja di kantor.


Xavier masih belum menyetujui keinginan Kiara karena menurutnya mereka hanya perlu sedikit waktu lagi untuk bersabar, sebelum akhirnya bersatu dan mengalahkan Diska. Akan tetapi, Kiara juga punya rencana lain yang ingin membuat Diska sakit hati.


Di dalam bioskop, Xavier menggenggam erat tangan Kiara. Ia sengaja memilih kursi di bagian paling belakang supaya bisa bermesraan dengan kekasihnya itu. Layar menampilkan seorang laki-laki yang mengejar wanitanya hingga ia berhasil meraih tangan sang wanita dan terjatuh, lalu berguling di tanah. Saat mereka berhenti, posisi wanita itu berada di bawah sang laki-laki dan membuat laki-laki itu bebas mendaratkan ciuman di bibirnya. Adegan romantis itu nyatanya membuat Xavier terbakar gai.rah dan akhirnya ia berusaha mencium Kiara. Namun, usahanya gagal karena Kiara langsung menghindar.


“Kenapa?” tanya Xavier yang tak mengerti dengan penolakan Kiara. Ia pikir Kiara juga merindukannya sebesar rasa rindu yang ia rasakan saat ini.


Kiara hanya tersenyum tipis. Ia melepaskan genggaman Xavier dan kembali fokus pada layar bioskop.


Xavier yang merasa diabaikan pun menarik wajah Kiara untuk menatapnya lekat-lekat. “Kamu nggak kangen aku?” tanya Xavier yang mulai merasa frustrasi.

__ADS_1


“Bukankah kalau kita sekantor kamu bisa melakukannya sesuka hati? Jika kita berpisah lagi, seharusnya kamu akan terbiasa menahannya, ‘kan?”


Xavier menghela napas. Ia tahu saat ini Kiara sedang mencoba bernegosiasi dengannya. Kiara memang sangat paham kelemahan Xavier. “Oke. Kamu akan kembali bekerja bersamaku. Tapi aku mohon, jangan melakukan kesalahan!”


Kiara tersenyum penuh kemenangan karena akhirnya Xavier membuat rencana Kiara bisa terwujud. “Terima kasih, Sayang,” ucap Kiara.


Xavier mengusap pipi Kiara. Sambil memejamkan mata, ia mendaratkan ciuman di bibir Kiara. Sudah lama ia tak menikmati bibir manis yang selalu membuatnya kesulitan menahan gejolak gai.rah di kepalanya. Namun, Kiara tak pernah mengizinkan Xavier untuk mengulangi malam istimewa yang pernah mereka lakukan dulu.


“Selesaikan dulu dengan Diska, baru kamu bisa menikahiku dan menjadi milikiku seutuhnya,” balas Kiara yang selalu bisa mengendalikan Xavier saat seperti ini. Ia merasa puas karena berhasil membuat Xavier tunduk dengannya. Ia tidak menyesal karena memberikan mahkotanya yang akhirnya membuat Xavier bertekuk lutut demi mendapatkannya.


“Kia, apa kamu tahu, aku selalu frustrasi karena membayangkanmu tidur denganku?” tanya Xavier setelah menghela napas berat.

__ADS_1


Kiara mengusap bibir Xavier dan tersenyum. Namun, dalam hati ia berkata, “Aku tahu, karena itu memang tujuanku Xavier.”


“Berusahalah dengan baik. Sampai tujuan kita tercapai.” Kiara menyandarkan kepalanya di bahu Xavier dan tersenyum menyeringai.


***


Usai menonton, Xavier mengajak Kiara untuk jalan-jalan sebentar sebelum pulang. Ia ingin mengajak Kiara ke toko perhiasan, tapi Kiara menolak dengan banyak alasan. Kiara lebih suka jalan berdua sembari merangkul lengan Xavier. Ia berharap akan ada seseorang yang melihat kemesraan mereka, karena memang itu tujuannya.


Saat mereka berjalan menuju parkiran mobil, Xavier melihat Arsen yang berdiri tak jauh darinya. Tatapan mata Arsen tertuju pada tangan Xavier yang menggenggam tangan Kiara dengan erat.


🦄🦄🦄Keep Slow, aku nggak cepet-cepet alurnya biar nggak bingung nantinya, wkkkk Kembang kopi, sama Vote buat aku dong, butuh yang bikin semangat ini🍭🍭🍭

__ADS_1


__ADS_2