Kubuat Kau Bertekuk Lutut

Kubuat Kau Bertekuk Lutut
KKBL Bab 62


__ADS_3

Kiara sudah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk kembali ke Indonesia. Dua hari lagi, ia dan bosnya akan mengunjungi perusahaan di Indonesia.


"Kiara, apa semua dokumen kita sudah siap?" tanya Leon usai memeriksa laporan yang diberikan Kiara.


"Sudah, Pak. Semua sudah siap. Hanya oleh-oleh yang Bapak minta saja yang belum siap, tetapi, saya akan menyiapkannya hari ini," jawab Kiara.


Leonel meletakkan pulpen di tangannya. Dia memperhatikan Kiara yang selalu bisa bersikap profesional, dan semua pekerjaannya selalu selesai sebelum waktunya. Kalau saja dia tidak ingat bahwa Kiara adalah milik Xavier, mungkin Leon akan mengencani Kiara secepatnya.


"Bagaimana kalau kita beli bersama? Hari ini ada jadwal kosong, 'kan?"


Kiara mengangguk dan menjawab ya. Memang Leonel sudah mengurangi jadwalnya untuk persiapan pulang ke Indonesia.


"Kalau gitu kita berangkat sekarang!" Leon bangun dari kursi dan berjalan mendekati Kiara yang heran dengan sikap bosnya itu. Untuk apa Leonel ikut kalau tugas itu diberikan kepadanya?


"Ba-baik, Pak." Kiara berjalan di belakang Leonel. Dia mengikuti langkah pria bertubuh jangkung itu masuk ke lift.

__ADS_1


Mereka pergi berdua ke sebuah pusat oleh-oleh yang tidak jauh dari kantor. Hanya butuh berjalan kaki saja mereka sudah sampai di sebuah toko. Leon meminta Kiara untuk memilihkan beberapa makanan dan pakaian untuk mama dan kembarannya, juga beberapa oleh-oleh untuk Kimmora dan adik-adik Xavier.


Setelah selesai berbelanja oleh-oleh, Leonel mengajak Kiara ke kafe sebelum kembali ke kantor.


"Kiara, kamu pernah mengalami cinta terpendam?" tanya Leonel saat mereka selesai memesan makanan.


Kiara mengerutkan kening, merasa sedikit aneh saat ditanya tentang hal yang bersifat pribadi seperti itu. "Pernah, Pak. Memangnya ada apa?" Dia balik bertanya.


"Kalau saya itu tipe orang yang tidak pernah mau membuang waktu untuk hal seperti itu. Berarti kamu sama kayak Xavier, sepupu saya yang kapan hari kita makan malam itu," ucap Leonel.


Kiara berusaha tenang saat Leonel mulai membahas Xavier, meski jantungnya berdebar keras hanya karena mendengar nama Xavier. "Bapak sedang suka sama seseorang?" tanyanya memberanikan diri.


Kiara merasa sedikit aneh karena Leonel terus saja membahas Xavier. Ingin bertanya tetapi malah sungkan, akhirnya ia hanya bisa mendengarkan. "Maksudnya Pak Xavier terjebak bagaimana, Pak?"


Seorang pelayan membawakan makanan mereka. Lalu, setelahnya Leonel menjawab, "Dia suka sama teman masa kecilnya. Sampai dia melakukan kesalahan dan sulit menyukai wanita lain termasuk Diska."

__ADS_1


Kiara tersenyum tipis, bukankah Xavier sangat menyukai dirinya? Kenapa Leonel bilang ia sulit menyukai wanita lain?


Kiara jadi semakin penasaran dan ingin terus mendengar cerita Leonel. Namun, Leonel justru membuatnya semakin penasaran karena menyuruhnya makan terlebih dahulu.


Kiara hanya bisa bertanya-tanya dalam hatinya. Siapakah wanita yang disukai Xavier itu? Apakah wanita itu adalah dirinya di masa lalu?


Kiara terus menunggu sampai mereka menyelesaikan makan. Namun, setelah selesai makan, Leonel langsung mengajaknya kembali ke kantor, menyisakan rasa penasaran yang membayang-bayangi pikirannya. Kenapa Leonel bercerita tentang Xavier dan malah tidak melanjutkan ceritanya?


Sampai jam pulang kerja pun Leonel tidak lagi membahas Xavier, membuat Kiara akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.


"Pak Leon, maaf saya mau tanya."


"Ya, kenapa Kia?"


"Soal Pak Xavier tadi, memangnya siapa yang disukai Pak Xavier sampai tidak mau menjalin hubungan?"

__ADS_1


Leonel tersenyum aneh mendengar pertanyaan Kiara itu. "Memangnya kenapa kamu penasaran?"


๐Ÿฆ„๐Ÿฆ„๐Ÿฆ„Karena Pak Xavier bilang cinta sama saya Pak.. wkkkk๐Ÿญ๐Ÿญ๐Ÿญ


__ADS_2