
Xavier bersama orang tua dan saudara dan paman-pamannya datang ke rumah Kiara untuk melamar. Beberapa seserahan dikeluarkan dari mobil lalu mereka semua disambut baik oleh keluarga Kiara. Mereka saling memperkenalkan diri dan mencoba saling mengenal satu sama lain karena memang ini adalah pertemuan pertama untuk kedua keluarga.
Kiara yang sudah berdandan cantik, akhirnya keluar menemui Xavier dan rombongannya. Jantungnya berdebar keras karena keluarga Xavier bukan keluarga sembarangan. Mereka semua orang-orang kaya dan terpandang. Kakek buyut Xavier adalah mantan menteri bernama Yusuf Mahendra yang mewariskan sebagian besar hartanya untuk Xavier sebagai pewaris utama. Namun, itu tidak menjadikan Kiara berambisi untuk mendapatkan Xavier, ia justru takut karena harta bisa membutakan manusia.
“Calon istrinya Xavier cantik ya, Le,” bisik Dera, mama dari Leon, adiknya Arsen.
“Kalau nggak keduluan Kak Xavier, pasti dia sudah jadi jodohku, Mom,” balas Leon dengan berbisik pula.
“Jangan bilang kamu rebutan dia sama Xavier?” Mata Dera mulai melotot pada putranya yang terkenal playboy itu.
“Mommy tenang aja, aku itu ngalah karena Kia sukanya sama Kak Xavier.”
“Mommy, Kak Leon sukanya yang berisi. Masa’ mau aku jodohin sama Rindu dia nggak mau katanya Rindu terlalu kecil badannya,” adu Ellea yang duduk tepat di samping mommynya.
Dera menghela napas berat. Entah siapa yang ditiru putranya itu hingga menjadi pria nakal yang suka bermain dengan perempuan. “Udah kalian diam. Lihat itu acaranya sudah dimulai!”
Kiara dan Xavier sudah duduk berdampingan. Kedua orang tua lalu membahas pernikahan mereka. Karena kedua orang tua sudah sama-sama setuju, sehingga kedua orang tua sepakat untuk mempercepat pernikahan mereka.ukk
“Satu bulan rasanya cukup kok untuk mempersiapkan semuanya,” kata Arsen.
__ADS_1
Ayah Kiara pun menyetujuinya. Yang mereka inginkan hanyalah pernikahan sakral untuk Kiara dan Xavier. Bukan pernikahan mewah meskipun besan mereka dari keluarga kaya raya.
Xavier menggenggam tangan Kiara, tetapi pandangannya lurus ke depan. Mendengarkan apa yang kedua pihak keluarga inginkan dari pernikahan ini. Kiara merasa tersentuh, perjuangan panjang yang Xavier lakukan sudah membuat hatinya yakin untuk menjadi istri Xavier.
“Xav. Aku punya satu permintaan sebelum kita memulai hidup baru nanti,” ucap Kiara.
Xavier menoleh pada wanita yang duduk di sebelahnya itu. “Apa yang kamu inginkan?”
“Aku ingin minta maaf sama Diska. Meskipun dia mengerti atau tidak, tapi aku tetap ingin menemuinya sebelum kita menikah nanti,” kata Kiara.
Xavier mengernyit memikirkan permintaan Kiara yang terlalu bahagia. Bukankah lebih baik saat ini mereka melupakan Diska? Untuk apa menemui wanita yang sedang dirawat di rumah sakit jiwa itu?
Xavier menghela napas. Ia memalingkan wajah dari Kiara. Sebenarnya, ia tidak mau Kiara menemui Diska, karena Xavier pikir semua itu tidak ada gunanya lagi. Akan tetapi, melihat kesungguhan Kiara, Xavier jadi tidak tega jika menolak permintaan calon istrinya itu.
“Oke. Kita akan temui dia, tapi setelah kita menikah,” jawab Xavier dengan tegas.
Kiara mencoba menghargai keputusan Xavier itu. Setidaknya dia masih mengizinkannya bertemu dengan Diska sebelum mereka menjalani kehidupan rumah tangga yang tenang. “Thanks and i love you!” ucap Kiara.
Xavier menatap Kiara seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Dia jadi senyum-senyum salah tingkah hanya karena kata cinta yang baru saja Kiara katakan.
__ADS_1
“Xavier. Bagaimana?” tanya Arsen.
Namun, Xavier yang ditanya demikian, hanya diam tak merespons.
“Xavier!” Arsen kembali memanggil nama putranya yang malah senyum-senyum sendiri.
“Xav, itu dipanggil daddy kamu,” kata Kiara sembari menepuk paha Xavier.
“Eh, iya Dad.” Xavier benar-benar tidak fokus, hingga dia menjadi bahan tertawaan keluarga yang lain.
“Ngelamun terus, mau dinikahin juga!” ejek Leon.
“Kenapa Dad?”
“Ayahnya Kiara mau ijab kabulnya di rumah, mereka nggak mengadakan resepsi. Tapi, kita tetap adakan buat mengundang semua keluarga besar kita, kamu setuju nggak?”
“Setuju-setuju saja aku, Dad. Yang penting jadi nikah.”
🦄🦄🦄Iya, iya jadi nikah. Aku selipin cerita Leon dikit boleh ya, sambil tunggu Xavier yang nikah bulan depan, wkkkk🍭🍭🍭
__ADS_1