Kubuat Kau Bertekuk Lutut

Kubuat Kau Bertekuk Lutut
KKBL Bab 69


__ADS_3

Xavier mengajak Kiara untuk bertemu dengan Kimmy dan Arsen dalam acara makan malam bersama. Tujuan Xavier mempertemukan Kiara dan orang tuanya tentu saja karena ia ingin menjalin hubungan yang serius dengan Kiara. Ia sudah beberapa kali kehilangan Kiara, karena itulah dia ingin mengikat Kiara untuk menjadi miliknya seutuhnya.


“Aku takut kalau orang tuamu tidak merestui hubungan kita sekarang,” ucap Kiara yang terlihat ragu-ragu saat menunggu kedatangan orang tua Xavier.


“Tenang saja. Mereka bukan orang tua yang kolot kok. Pasti mereka akan sangat senang kalau kita menikah, daripada pacaran yang nanti malah bikin khilaf, kayak waktu itu,” jawab Xavier dengan sangat yakin.


Kiara merona saat mengingat kejadian lama yang tidak mungkin dilupakannya itu. Saat Kiara dan Xavier melakukan hubungan terlarang sebelum mereka menikah. Ada rasa malu dan menyesal karena telah melakukannya, tetapi ia bersyukur karena sampai sekarang dia masih bersama Xavier setelah berbagai rintangan yang mereka lewati.


“Aku akan bertanggung jawab karena telah mengambil itu darimu. Nanti kita akan melakukannya lagi setelah menikah. Oke.” Xavier menangkup wajah Kiara yang bersemu kemerahan.


“Ih apa sih, Xav. Bahas-bahas kayak begitu.” Kiara menyingkirkan tangan Xavier dari wajahnya. Dia membuang muka, lalu Xavier mengusap rambutnya dengan mesra.


Arsen dan Kimmy melihat perlakuan manis Xavier kepada Kiara dari kejauhan. Ada seutas senyum yang terbit di wajah tua yang masih terlihat tampan itu. Dia jadi teringat masa mudanya dulu saat seusia Xavier.

__ADS_1


Xavier masih terus menggoda Kiara sampai tanpa disadari orang tuanya sudah berdiri di belakangnya.


“Udah tunggu lama?” tanya Arsen yang membuat Kiara dan Xavier berdiri seketika.


“Malam, Om. Tante.” Kiara menundukkan kepala lalu memberi salam kepada kedua orang tua Xavier itu.


“Malam juga, kalian sudah lama?” tanya Arsen.


“Baru saja kok, Om. Tante apa kabar?”


Kiara melirik Xavier yang menganggukkan kepala. Dia tahu, pasti Xavier sudah cerita banyak tentangnya. “Udah Tante, beberapa hari yang lalu,” jawab Kiara.


“Oke. Kita ngobrol nanti aja ya, kalau sudah makan malam,” ucap Xavier saat melihat pelayan mengantarkan makanan ke meja mereka.

__ADS_1


Makan malam terasa sunyi, begitu hening karena mereka hanya fokus makan, sedangkan di sekeliling mereka cukup sepi karena Xavier memesan tempat yang sepi untuk menjaga privasi mereka.


Setelah makan, Xavier mulai membuka obrolan. “Mom, Dad. Aku mau lamar Kiara di depan kalian. Aku ingin dia yang jadi istriku sekaligus menantu untuk kalian,” ucap Xavier. Di hadapan kedua orang tuanya, dia mengeluarkan cincin dari berlian yang dia pesan khusus untuk Kiara.


Jantung Kiara berdebar keras mendengar apa yang baru saja Xavier katakan. Ia pikir pertemuan ini hanya untuk makan malam dan perkenalan saja. Dia tidak menyangka akan mendapatkan lamaran spesial dari kekasihnya itu.


“Xav, ini ....”


“Daddy sama Mommy setuju, kan, Kiara jadi istri aku?” tanya Xavier yang memotong kalimat Kiara. Dia tahu Kiara pasti ragu karena mengira orang tuanya akan menolak wanita itu setelah apa yang mereka berdua lalui.


“Daddy setuju kok, Xav. Lebih cepat lebih baik,” jawab Arsen. “Kamu bagaimana, Mom?”


Kiara berdebar menanti jawaban ibu kandung Xavier itu. Pertemuan mereka sebelumnya tidak pernah menyisakan kesan yang baik.

__ADS_1


“Mommy setuju sama pilihan kamu. Kamu juga harus bertanggung jawab sama Kiara karena kamu sudah menodainya, Xavier,” jawab Kimmy yang membuat Xavier mengangguk bahagia.


🦄🦄🦄Selamat siang, cie cie yang mau nikah, takut keduluan Mondy ya😂😂😂🍭🍭🍭


__ADS_2