Kubuat Kau Bertekuk Lutut

Kubuat Kau Bertekuk Lutut
KKBL Bab 61


__ADS_3

Xavier memperhatikan Kiara yang sedang makan di samping Leonel. Sebenarnya, ada rasa cemburu di hatinya yang sedang ia tahan. Namun, Xavier tidak mau terburu-buru mengatakannya, karena ia belum tahu tentang perasaan Kiara saat ini.


Mereka akhirnya selesai makan, dan saat ini mereka sedang berbincang santai.


"Leon, aku dengar dari Tante Dera, kamu akan kembali ke Jakarta dalam waktu dekat, benarkah?" tanya Xavier.


Leonel jadi teringat mamanya karena ucapan Xavier itu. "Ya, Kak. Minggu depan rencananya," jawab Leonel. "Kia, kamu bisa ikut ke Jakarta, 'kan?"


Mendengar pertanyaan Leonel, Kiara pun tidak bisa mengelak lagi. Mungkin memang sidah saatnya dia kembali ke kota itu. Kembali pada kenangan masa lalu bersama Xavier yang sekarang seperti tidak mengenalnya lagi.


"Ya, saya bisa, Pak," jawab Kiara.


Xavier berbunga-bunga. Di Jakarta nanti, dia akan memulai misinya untuk mendapatkan hati Kiara.


***


Usai makan malam bertiga tadi malam, Xavier menemui Leonel untuk berterus terang tentang hubungannya dengan Kiara, sekaligus mencari tahu bagaimana hubungan yang terjalin di antara mereka berdua. Apakah hanya atasan dan bawahan? Atau justru sudah menjalin hubungan percintaan.

__ADS_1


"Apa ada yang ingin Kak Xavier katakan?" tanya Leonel.


"Ya, soal Kiara. Apa kalian memiliki hubungan istimewa?"


"Kiara?!" Kening Leonel seketika berkerut. "Aku memang menyukainya, tapi aku tidak tahu apa dia juga menyukaiku, Kak." Leonel menyandarkan kepalanya di sofa. Ia baru saja putus dengan kekasihnya beberapa bulan sebelum bertemu Kiara, dan ia langsung tertarik dengan Kiara.


Xavier menghela napas lega. "Sebenarnya, aku datang ingin memberitahumu sesuatu mengenai Kiara."


"Memberitahu apa?"


"Aku dan Kiara memiliki hubungan khusus. Dia pergi ke sini karena ingin meninggalkanku," ucap Xavier yang membuat Leonel terkejut.


Xavier menundukkan kepalanya. "Ya, karena kami salah paham saja."


"Tunggu, sejak kapan hubungan kalian? Bukankah kamu masih menunggu teman kecilmu itu? Yang kamu campakkan saat SMA dan akhirnya menyesal?"


Leonel dan Xavier memang cukup dekat dari dulu. Dera, ibunya Leonel sering mengajaknya main ke rumah karena Leonel selalu kesepian meski memiliki dua kembaran perempuan. Sehingga, saat mereka mulai dewasa pun, Xavier dan Leonel sering berbagi rahasia mereka karena keakraban itu.

__ADS_1


Xavier menutup wajah dengan dua tangannya. "Kiara itu teman kecil yang aku tunggu-tunggu, Le."


"Apa!?" Leonel sangat terkejut mendengar pengakuan Xavier. Ia tidak menyangka kalau Xavier sudah menemukan wanita yang membuat Xavier enggan berpacaran. Tidak sepertinya yang sangat berbakat dalam hal memacari gadis-gadis.


"Ya, aku juga tidak tahu awalnya, tapi yang jelas semua ini karena salah paham sehingga menjadikan hubungan kami semakin rumit."


"Kiara salah paham sama kamu?"


Xavier meminum minuman kaleng yang sejak tadi belum disentuhnya. "Ya, aku rasa begitu, dia pikir aku hanya mencintai dia secara fisik. Kamu tahu kan kesalahanku dulu waktu SMA?"


"Ya, aku tahu itu. Sekarang aku yang harus mundur kalau emang kalian saling suka." Leonel ikut menenggak minumannya, ia tertawa pelan karena harus mundur sebelum berperang. Bagi Leonel, persaudaraan lebih penting daripada hubungan dengan wanita-wanita yang bisa ia cari nantinya.


"Sory, Leon. Mungkin aku akan butuh bantuan kamu."


"Bantuan apa?"


Xavier sudah memikirkan cara untuk mendekati Kiara lagi. Ia ingin membuktikan pada Kiara bahwa ia sangat mencintai wanita itu.

__ADS_1


πŸ¦„πŸ¦„πŸ¦„Selamat malam, jangan lupa like, komen, hadiah dan votenya ya🍭🍭🍭


__ADS_2