Kubuat Kau Bertekuk Lutut

Kubuat Kau Bertekuk Lutut
KKBL Bab 68


__ADS_3

Beberapa pasang mata menatap heran pada Kiara yang datang diantar oleh Xavier. Beberapa di antara mereka mulai berbisik-bisik. Siapa wanita itu? Kenapa dia diperlakukan istimewa sekali?


Bisik-bisik itu terdengar jelas di telinga Xavier, tetapi dengan bangga dia tetap memperlakukan Kiara dengan istimewa. Ini adalah hari pertamanya bekerja kembali di Indonesia, sehingga Xavier akan memberikan kesan yang mendalam untuk wanitanya itu. Tidak lama setelah Kiara turun dari mobil Xavier, Leon juga tiba di kantor.


“Kiara, Kak Xavier,” sapa Leon yang juga baru turun dari mobil. Ia mendekati sekretarisnya yang diantar langsung oleh sepupunya itu.


Kiara menundukkan kepala saat Leon berjalan semakin dekat, lalu ia pun menjawab sapaan bosnya itu. “Selamat pagi, Pak.”


“Pagi juga, Kia. Wah kayaknya ada yang lagi berbunga-bunga ini,” sindir Leon pada Kiara dan Xavier. Tentu ia turut bahagia dengan kemajuan yang terjadi pada hubungan mereka. Leon yakin, tidak lama lagi, Xavier dan Kiara pasti akan menikah.


“Berkat kamu, aku sama Kiara sekarang sudah berbaikan, thanks ya.” Xavier menepuk pelan pundak Leon yang sama tinggi dengannya.


“Cie, akhirnya kalian baikan juga. Udah nggak salah paham lagi, ‘kan?” goda Leon dengan sengaja.


Xavier hanya tertawa pelan menanggapi ocehan Leon.


“Kak, masuk dulu yuk! Daddy kayaknya bentar lagi juga datang!” ajak Leonel.


“Makasih deh, nanti aja makan siang aku ke sini lagi. Aku traktir makan. Oke, aku ngantor dulu!” Xavier melambaikan tangan pada Leonel dan Kiara.

__ADS_1


Leon pun mengajak Kiara untuk masuk. Hari ini mereka pertama kali bekerja di kantor pusat di Indonesia. Zayn ayah Leon memperkenalkannya sebagai pemimpin baru di perusahaan itu, sedangkan Kiara adalah sekretarisnya yang dibawa dari kantor cabang di luar negeri.


**


**


**


Jam makan siang pun akhirnya tiba, Xavier mendatangi Kiara di ruangannya. Gadis itu sangat terkejut dengan kedatangan Xavier yang tiba-tiba. Laki-laki itu melambaikan tangan pada Kiara bermaksud untuk menyapa kekasihnya itu. Namun, karena Kiara adalah pegawai baru dan pakaian Xavier cukup mencolok, sehingga kedatangannya justru membuat kehebohan di antara pegawai.


“Pacar kamu ya, Kia?” tanya salah seorang teman kerja Kiara.


“Wah, Kia. Aku pikir kamu itu pacarnya Pak Leon karena kamu dibawa khusus dari Singapura. Ternyata, pacar kamu enggak kalah keren dari Pak Leon,” sahut teman kerja Kiara yang lain.


“Tapi, ngomong-ngomong kenapa dia masuk ke ruangan Pak Leon?”


Mereka bergerombol menatap Xavier yang memasuki ruangan Xavier.


“Ya, karena dia sepupunya Pak Leon,” jawab Kiara yang bergegas membereskan mejanya sebelum ia tinggal makan siang.

__ADS_1


Sontak saja, teman-teman kerjanya itu kagum sekaligus iri dengan keberuntungan Kiara yang memiliki pacar dari kalangan atas seperti halnya Xavier dan Leon.


“Sepupunya Pak Leon. Jangan-jangan itu Pak Xavier dari Grup Mahendra.”


“Ya, benar. Dia memang Xavier, pacarku,” balas Kiara dengan bangga.


**


**


**


Kini, Kiara, Xavier, dan Leon berjalan beriringan menuju restoran yang telah ditentukan oleh Leon. Selama berjalan menuju lobi, Xavier menggenggam erat tangan Kiara, membuat Leon yang melihatnya terus saja menyindir keduanya.


“Ternyata, kalian benar-benar budak cinta ya,” cibir Leon yang kini menekan tombol lift ke lantai dasar.


Xavier yang merasa diledek pun hanya tertawa karena memang benar yang dikatakan Leon, bahwa sepertinya ia telah menjadi budak cinta karena takut kehilangan Kiara lagi.


“Udah sana cepet bilang Om Arsen, biar bisa cepet dihalalin.”

__ADS_1


🦄🦄🦄Masih mau lanjut, kembamg kopinya jangan lupa🍭🍭🍭


__ADS_2