
Menghimpun Energi positif.
Dalam menghimpun energi positif kita bisa mengambil energi alam yang terbebas dari polusi udara yang banyak mengandung karbondioksida maupun elemen-elemen lainnya.
Gerakan- gerakan yang bisa menghimpun energi positif ini kita bisa melakukan senam atau gerakan yoga. Tarikan nafas yang teratur lalu dibuang secara perlahan-lahan. Lakukan hal itu secara berulang-ulang. Setiap melakukan gerakan itu lakukan secara rutin itu akan bermanfaat bagi keseimbangan metabolisme dalam tubuh. Selain itu ada manfaat lainnya seperti lebih bisa mengontrol pernapasan perut.
Menghimpun energi positif ini kita akan bisa lebih mudah dalam mengendalikan emosi dalam diri kita. Melepaskan berat beban pikiran yang memenuhi syarat. Hal itu bisa mengurangi tingkat stres itu sendiri dalam pikiran kita. Dengan keberhasilan kita dalam menghimpun energi positif dalam pikiran kita, kita akan lebih mudah fokus dan konsentrasi dalam melakukan berbagai aktivitas yang menggunakan otak. Oksigen yang masuk ke dalam otak kita akan seimbang. Pikiran negatif yang diakibatkan kelelahan otot-otot otak ini akan menimbulkan ketegangan yang akhirnya emosi pada seseorang itu akan lebih cepat meledak- ledak dan tidak bisa dikontrol pada diri sendiri.
Rajin olahraga dan senam akan menyeimbangkan kerja organ dalam tubuh. Pembuangan melalui keringat dan sistem pencernaan akan seimbang.
Seperti saat ini Kayla sangat rajin dalam melakukan senam yoga. Tubuh nya semakin ringan dan proposional. Sehingga ruang geraknya akan lebih gesit dan lincah.
" Ayo Titik! Ikuti gerakan aku! Sehat dan cantik itu berawal dari kemauan dan tekat kita." ajak Kayla kepada Titik.
Titik yang badannya gembul jadi malas bergerak. Namun ketika melihat makanan yang berlemak dia sangat bersemangat untuk menyantapnya.
" Aku lebih tertarik menghabiskan makanan di atas meja makan itu dibandingkan dengan senam, Kayla!" kata Titik sambil mencomot makanan yang sudah tersaji di atas meja makan itu.
" Haduh! Terserah kamu saja deh!" sahut Kayla mulai malas memberi nasihat Titik.
Titik masih sibuk menghabiskan makanan di atas meja itu.
__ADS_1
(Jambi, 25 Januari 2022)
MENU FAVORIT KU MIE GORENG PEDAS
Menu favorit kamu apa? Kalau aku mie goreng pedas. Selain makanan ini lebih praktis untuk menghidangkan nya, cara memasaknya nya juga lebih mudah. Makanan favorit bagi anak kost yang jauh dari orang tua.
Mie goreng ini adalah makanan praktis bagi anak muda- mudi yang masih bujangan dan mungkin selalu disediakan di kamar kostnya. Jika sudah darurat dalam keadaan lapar, mie instan sudah siap ada dan sebentar saja untuk memasaknya dibandingkan dengan harus masak yang lainnya.
" Sukma! Kamu ada stok mie goreng instan tidak?" tanya Yuyun yang mencari Sukma di kamar kost nya.
Padahal jam sudah menunjukkan pukul dua belas malam.
" Ada di rak makanan! Ambillah! Kamu mau masak yah? Sekalian aku buatin lah!" kata Yuyun sambil merengek.
" Hehehe. Kalau ada yang mau masak mie aku jadi kepingin." kata Yuyun.
" Baiklah, aku akan memasaknya untuk kamu juga." kata Sukma sambil mengambil dua bukus mie instan goreng yang super pedas.
(Jambi, 25 Januari 2022)
__ADS_1
BUBUR AYAM FAVORIT KU
BUBUR AYAM.
Tidak semua orang menyukai menu makanan seperti ini. Kalau aku memang sangat menyukai dan menjadi daftar menu favorit aku. Apalagi ketika radang tenggorokan ku kambuh atau aku lagi demam. Orang terdekat aku pasti menyiapkan makanan ini di atas meja makan ku.
" Ini bubur ayam nya sayang! Sudah aku beliin tadi pagi. Kamu harus sarapan dan diisi perutnya. Biar cepat sembuh!" kata si doi.
Aku melihat bubur ayam sudah tersedia pagi itu. Rasanya masih enggan untuk mengisi perut aku. Mulut ku masih pahit karena aku saat ini kurang fit kondisi badan aku.
Akhirnya dengan pelan si doi menyuapi aku dengan bubur ayam itu.
Satu suap bubur ayam itu akhirnya masuklah ke mulutku. Awalnya sangat terpaksa aku memakannya. Namun terasa nikmat rupanya aku rasakan. Apalagi bubur ayam itu masih hangat dan pas kalau di santap hangat atau dalam kondisi panas. Akhirnya bubur ayam itu habislah sudah aku santap. Si doi tersenyum melihat wadah bubur ayam itu yang tidak bersisa. Aku ikut tersenyum malu karena awalnya tidak mau habis juga ternyata bubur itu aku makan.
"Mau lagi?" tanya si doi penuh perhatian.
" Tidak! Aku sudah kenyang, terimakasih yah!" ucapku malu.
"Sekarang minum obatnya yah!" suruh si doi.
Aku menurut apa yang dikatakan si doi. Pelan- pelan aku meminum obat yang di sodorkan so doi.
" Semoga cepat sembuh yah!" katanya sambil mengusap kepalaku.
__ADS_1
Aku tersenyum setelah itu aku kembali beristirahat karena aku saat ini perlu rehat untuk sementara waktu.
( Jambi, 25 Januari 2022)