Kumpulan Dongeng Anak

Kumpulan Dongeng Anak
Guliver Terdampar Di Negeri Liliput #2


__ADS_3

Begitu melihat pasukan Negeri Liliput ada tentaranya yang bertubuh tinggi besar seperti raksasa maka pasukan negeri seberang ketakutan. Mereka segera mengibarkan bendera putih p e r t a n d a m e n y e r a h.


"Aku tidak akan mengampuni kalian!" kata Guliver sengaja menakut-nakuti pasukan negeri seberang.


"Aku akan melemparkan kalian ke laut dan menginjak-nginjak kalian sampai mati" kata Guliver dengan nada tinggi dan membuat pasukan negeri seberang takut.


"Ampun...ampuni kami...kami menyerah!" kata pasukan negeri seberang dengan nada takut.


"Baik kalian akan kuampuni tapi dengan satu syarat, kalian tidak boleh berperang lagi. Kalian harus hidup berdampingan dengan damai"


"Baik kami berjanji" kata panglima perang negeri se b e r a n g.


Guliver diangkat sebagai pahlawan Negeri Liliput, kini Negeri Liliput aman dan tenteram, tak ada lagi bangsa lain yang berani mengganggu negeri itu.


Di Negeri Liliput segala keperluan Guliver sudah disediakan oleh Raja dan rakyat Liliput. Sebenarnya Guliver merasa senang berada di negeri itu.


Namun Guliver selalu teringat tanah kelahirannya, ia masih ingin pulang ke kampung halamannya.

__ADS_1


"Kalau begitu kita harus membuat perahu besar" kata Raja Liliput.


"Benar! Kuharap paduka Raja mau membantu saya membuat perahu itu" k a t a G u l i v e r.


Raja menyanggupi. Beberapa hari kemudian mereka bersama-sama membuat perahu. Dengan kerjasama yang baik perahu itu akhirnya selesai juga dan di seret ke tepi pantai.


"Bagus! Perahu ini sudah sempurna, tidak ada papan yang bocor. Mudah-mudahan aku bisa pulang ke Inggris" kata Guliver dengan wajah senang gembira.


Beberapa hari kemudian setelah menyiapkan semua perbekalan, Guliver berpamit kepada Raja Liliput untuk pulang ke Inggris.


"Terima kasih Baginda... saya sangat terkesan pada negeri ini tapi saya memang harus pulang" kata Guliver sambil menyalimi Raja Liliput dengan jari telunjuknya.


Guliver diberi kenang-kenangan beberapa binatang. Perahu itu nampak kecil bagi Guliver, tapi sangat besar bagi ukuran orang-orang negeri Liliput. Seluruh rakyat Negeri Liliput juga ikut mendo'akannya agar selamat sampai di negeri Inggris.


"Selamat jalan Guliver!" kata Raja Liliput.


"Selamat tinggal Baginda Raja" kata Guliver dengan terharu.

__ADS_1


Guliver mengayuh dayung ke tengah lautan. Cukup lama ia berada di tengah lautan. Tidak lupa selalu berdo'a agar bisa bertemu dengan kapal layar yang b e s a r.


Setelah tiga hari terapung-apung di tengah lautan, ia melihat kapal besar yang akan melintas di depannya. Ia berteriak minta tolong sambil belambai-lambaikan sapu tangannya.


"Hai tolooooong!" teriak Guliver sekencang-kencangnya.


"Mendekatlah kemari...!"


Untung nahkoda kapal melihat keberadaan Guliver. Nahkoda kapal segera datang menghampirinya. Para penumpang menanyai Guliver dari mana saja selama ini. Guliver menceritakan apa adanya pengalamannya yang aneh itu, namun mereka tidak percaya dengan Guliver.


"Mana ada negeri seperti itu?" awak kapal mencemooh Guliver.


Namun ketika Guliver menunjukkan binatang kecil tadi yang dibawanya dari Negeri Liliput, barulah mereka percaya memang ada pulau yang dihuni orang-orang Liliput.


END


Please Vote, Like & Komen

__ADS_1


__ADS_2