Kunti Jatuh Hati

Kunti Jatuh Hati
KJH 7


__ADS_3

Selesai menyantap makanan yang ia dapatkan di teras rumah, Jaka bergegas pergi ke tempat kerja. Ia berjalan ke tepi jalan untuk menunggu gra* yang telah ia pesan via aplikasi.


Selang tak berapa lama, driver gra* motor datang.


"Mas Jaka ?" Tanya si driver memastikan.


"Iya saya Jaka. Yaudah yuk bang langsung berangkat, soalnya saya udah hampir terlambat."


"Baik mas, ini helmnya silahkan di pake."


Jaka naik ke motor sembari mengenakan helm. "Udah bang, buruan berangkat."


"Alamat sesuai aplikasi ya mas. Saya usahakan dalam waktu kurang dari 20 menit mas akan sampai di tujuan."


"Bagus kalau gitu bang, yaudah bang buruan jalan, saya bisa telat ini."


Si driver melajukan sepeda motornya pelan namun setengah perjalanan si driver mempercepat laju sepeda motor, dan benar saja tepat 20 menit Jaka sudah tiba di tempat kerja.


"Kita sudah sampe mas."


"Oh oke bang, ini ongkosnya dan ini tambaham buat Abang." Jaka menambahkan uang 20rb.


"Makasih banyak bang, kalau gitu saya permisi mau lanjut jemput penumpang."

__ADS_1


Jaka mengangguk, si driver pun melanjukan sepeda motornya pergi. Jaka berdiri memandangi tempat kerja barunya ini. Hingga seorang satpam menghampirinya.


"Selamat pagi pak." Sapa si satpam.


"Pagi, kenalkan saya Jaka. Saya kesini sebagai pengganti kepala gudang sebelumnya." Jaka langsung memperkenalkan diri.


"Selama datang pak Jaka, kalau begitu silahkan masuk pak, kebetulan sudah ditunggu oleh pak Ferdi diruangannya." Pak Ferdi adalah manajer di cabang perusahaan ini.


"Ruangannya sebelah mana ?"


"Mari saya antarkan pak."


Si satpam mengantarkan Jaka menuju ruangan pak Ferdi yang dimaksud. Melihat kedatangan Jaka untuk pertama kalinya, karyawan gudang melihat kearah Jaka. Namun Jaka tidak memperdulikan, ia jalan dengan pandangan fokus lurus ke depan.


Si satpam menghentikan langkahnya. "Pak, ini ruangan pak Ferdi. Bapak langsung masuk saja, saya mau balik ke pos."


Si satpam meninggalkan Jaka di depan ruangan pak Ferdi, Jaka mengetuk pintu sebelum masuk. Tok..tok...


"Masuk, pintu tidak dikunci." Sahut dari dalam ruangan.


Jaka memutar handle pintu, pintu terbuka kemudian Jaka masuk kedalam dengan menutup kembali pintu.


"Selamat pagi pak, saya Jaka." Sapa Jaka langsung memperkenalkan diri.

__ADS_1


"Ya, pagi. Pak Seno sudah hubungi saya tentang kamu. Kamu langsung ke gudang saja." Pak Ferdi tanpa basa-basi.


"Baik pak. Oh ya pak, saya ingin bertanya mengenai sepeda motor yang akan saya kendarai, apakah ada di gudang juga ?"


"Iya, kunci motornya ada sama satpam di pos depan, kamu minta saja."


"Baik kalau gitu pak, saya permisi kegudang."


Jaka balik badan meninggalkan ruangan ini, baru akan memutar handle pintu, pak Ferdi memanggil Jaka.


"Jaka tunggu sebentar."


"Ya pak, ada apa ?" Jaka berbalik ke arah Pak Ferdi.


"Saya ingin menyampaikan ke kamu, kalau gaji kamu disini itu 6juta/bulan. Jam kerja kamu mulai dari pukul 8.00-17.30, hari kerja senin-sabtu, hari Minggu dan tentunya hari-hari besar lainnya itu libur, dan juga disini tidak ada hitungan lembur. Apa kamu paham Jaka?" Pak Ferdi menjelaskan.


"Saya paham pak."


"Oh saya lupa, tentang BPJS kesehatan setiap bulannya akan diambil dari gaji kamu sebesar 50rb. Kliniknya ada tepat bersebelahan, namanya klinik Bunda Sehat. Bagaimana sudah cukup jelas ?"


"Sudah pak."


"Bagus, kamu boleh meninggalkan ruangan saya. Selamat bergabung disini Jaka."

__ADS_1


"Terima kasih pak, permisi."


Jaka meninggalkan ruangan pak Ferdi.


__ADS_2