
Keesokkan harinya, Prabu mencari ibunya sampai ke penjuru rumah nya. Tapi sayang, ibunya entah hilang kemana.
" bik, bibi tahu ibu dimana? " tanya prabu pada seorang pembantu di kediamannya.
" tadi pagi pagi sekali nyonya sudah pergi den,"
" ibu bilang ke bibi dia pergi kemana? "
" nggak den, tapi tadi nyonya pergi sambil bawa bunga mawar putih"
" mawar putih? "
" iya den, ya udah den. Bibi lanjut bersih bersih"
" ya bik"
Mawar putih? Aneh sekali. Prabu sedikit tahu ibunya adalah pencinta bunga anggrek, bahkan beberapa macam aggrek ada di taman samping rumah nya. Lalu, kenapa ibunya membawa mawar putih? Pergi kemana ibunya pagi pagi sekali.
Akhirnya Prabu memutuskan pergi ke kantor ayahnya, sekedar belajar dan menggurus perusahan agar tidak terbengkalai. Sejak ayahnya koma 4 th lalu, prabu sudah terjun ke dunia bisnis, walaupun saat itu usianya baru menginjak 15 th. Prabu tidak sendiri, ia di bantu oleh tante Tika, adik ayah.
Setelah menempuh perjalanan yang macet di pagi hari, prabu sampai ke sebuah gedung bertingkat milik ayahnya. Disana prabu disambut dengan hangat oleh karyawan karyawan yang bekerja. Tapi, prabu hanya menanggapinya dengan anggukan kecil.
Ting!
__ADS_1
Suara Lift atau Elevator.
" tumben sudah datang sayang? Kamu gak sibuk buat daftar kuliah? "tanya tante Tika.
" Nanti tan, semua amankan?. "
" tenang aja sayang, aman kok. Kamu fokus kuliah dulu aja"
" ya tan,"
" ibu kamu gimana kabarnya?"
" baik tan, "
" tante tahu di keluarga kita ada yang suka mawar putih? "
" mawar putih? Kenapa kamu menanyakan itu? " 'apa prabu sudah pulih? ' batin Tika.
" enggak tan, cuman pengen tahu aja"
" Gak ada prabu, yang ada bunga anggrek, "
" owh, kalau anggrek aku juga tahu tan"
__ADS_1
" aku pamit pulang dulu ya tan, kalau ada apa apa hubungi aku"
" siap, ingat harus fokus kuliahnya"
Prabu hanya mengacungkan jempol sebagai tanda 'oke'. Prabu sebenarnya tahu, tante Tika sedang berbohong, maka dari itu ia segera mengakhiri obrolan dan pulang.
Dirumahnya prabu melihat mobil ibunya memasuki gerbang, ia bergegas masuk dan duduk di ruang tamu untuk menunggu ibunya masuk ke rumah.
Rosemary berjalan menuju ke pintu rumah, dengan wajah penuh air mata. Namun,ia segera menghapusnya. Biarkanlah kesedihan ini hanya dia yang tahu, betapa menderita hidupnya. Di benci anak nya sendiri dan kehilangan satu satunya keluarga. Rasanya bagaikan ia kehilangan seluruh kehidupannya.
Entah kesalahan siapa di masa itu, yang akhirnya berdampak sebuah kesalah pahaman hingga sekarang.
Takdir tuhan memang terkadang kejam, tapi sebuah takdir hanyalah seutas tali penyambung kehidupan, bisa berubah bisa tidak. Yang pasti hanya takdir kematianlah yang tak bisa di campur tangani manusia.
Berusaha tegar dan kuat di balik kegilaannya selama ini? Sangat sulit tentunya. Seorang ibu yang berkorban demi anaknya, ia tak akan sampai lupa akan itu. Pengorbanan pada masa itu, karena ke egoisan yang berujung pada takdir illahi.
kisah kehidupan tak akan ada yang tahu,
happy ending or sad ending?
semua seakan misteri..
Masa lalu tak akan bisa di ubah. Masa depan belum tentu terjadi. Hari ini adalah gerbang awal masa depan. Karena itu awali lah , isilah dan akhiri lah hari ini dengan hal terbaik yang bisa kamu lakukan. Hari ini adalah penentu suatu kesuksesan, awal masa depan!
__ADS_1