Lake Of Love

Lake Of Love
Lake of love: bab 16


__ADS_3

Pertengkaran terus berlanjut. Hingga Leo rasanya tak sanggup menjadi bahan perebutan itu. Jujur dalam benaknya dia sama sama menyayangi kedua wanita itu, ia juga tak masalah menjadi anak tantenya namun satu, jangan pernah pisahan dia dengan adiknya.


Di sepanjang jalan Leo bersedih, sedih yang menghilang fokusnya saat menyebrang jalan. Hingga mobil dengan kecepatan cepat melaju dengan asak asakkan dan menabrak Leo.


Di rumah sakit, dua wanita dewasa itu masih saja berdebat. Leon sang adik, sampai pusing mengatasi tante dan ibunya itu. Hingga sang ayah datang, bagaikan dunia tenang kembali. Sunyi, hening merasuki ruangan itu.


Saat Leo sadar, kejadian tak terduga terjadi di rumah sakit itu. Entah apa penyebabnya rumah sakit itu kebakaran. Leo berusaha lari di bantu Leon untuk keluar dari kobaran api besar.


Leo terpisah dari genggaman sang adik, kepalanya masih berdenyut sakit. Tapi, ia masih berusaha kuat. Kata syukur ia lantunkan di hatinya saat berhasil keluar dari rumah sakit itu. Bagaikan rentetan kejadian naas, Leo lagi lagi akan tertabrak mobil dengan kecepatan kencang, sopir mobil itu sedang mabuk. Ingin lari, seakan sudah tak kuat.


Kepala nya berputar tapi ia tetap bertahan tetap sadar. Hingga tubuhnya terhuyung ke pinggiran jalan. Dia melihat sendiri Rosemary, ibunya. Tertabrak dengan sangat kencang, tubunya terlempar beberapa meter dari kejadian, kepalanya terbentur keras di aspalan hingga isi kepala sang ibu hampir keluar. Darah muncul di hidung,telinga dan kepala.


Hancur. Hatinya bagaikan remuk. Dengan kedua matanya dia melihat sang ibu merenggut nyawa. Dengan teetatih tatih dia melihat sang ibu. Di situ tangisan sang adik meraung raung dengan keras. Ingin memeluk jasat ibunya tapi, pandang mata nya blur dan gelap.


••••


Sudah dua minggu Prabu koma, Tina senantiasa menemani dan merawat prabu. Tak lupa juga, orangtua Tina ikut menjenguk Prabu, kedua orangtua Tina sangat sedih melihat sang putri menangis.


Hal itu tak luput dari padangan Rosemary, rasa bersalah kian menluap. Akhirnya dia memutuskan akan mengakhiri ini semua. Dengan cepat ia menelepon Leon yang memang sengaja dia suruh belajar di Australia, agar cepat pulang ke Indonesia.


Rosemary akan mengakui perbuatan nya, karena dia sudah cukup lelah. Semua kejadian kejadian berasal dari Rosemary sendiri. Membohongi semua orang, mengarang cerita seolah nyata dan membuat hubungan kakak dan beradik menjadi renggang.


•••••


Di Australia, waktu setempat.


Leon yang sedang fokus membaca buku mendengar dering ponselnya.


" Ibu? "


" iya bu, ada apa? Apakah semua baik baik saja? "


"...."


" APA? Bagaimana bisa? "


" ...."

__ADS_1


" Baik, aku akan segera mencari penerbangan tercepat"


Setelah mendengar berita itu, Leon segera ke bandara dan mencati tiket. Syukur nya ada tiket penerbangan Indonesia - Australia yang masih tersisa, penerbangan di lakukan 3 jam lagi.


Leon sebenarnya sudah menduga, karena akhir akhir ini ia mempunyai perasaan tak enak atau ada hal yang mengganjal mengganggu hatinya. Di perjalanan nya Leon berdoa dan berdoa semoga sang kakak tersayang tak apa apa.


•••••


Rosemary sengaja menjemput Leon di bandara. Ia akan mengakui semua perbuatannya dari Leon, karena ia tahu, Leon orang yang mudah memaafkan walaupun kadang kenak kanakan.


" ibuu, bagaimana? Kakak baik baik saja kan? "


" kita bicara di mobil"


Setelah, memasuki mobil segala pertanyaan di lontarkan Leon.


" bu? Bagaimana kakak bisa masuk rumah sakit? Mengapa dia bisa koma? Yang ku tahu kakak tidak punya penyakit bahaya? Bu? Sebenarnya ada apa? Kau seperti merahasiakan sesuatu? Ibu please jawab semua pertanyaan ku! "


Rosemary hanya bisa membuang nafas beratnya perlahan, mencoba untuk tenang.


" apa? Bagaimana bisa? Seingat kau adalah ibu ku"


" semua kesalahan ini berasal dari keeogoisan ku, aku yang sengaja menghapus kenangan buruk dalam dirimu. Dan membuat cerita karangan tentang kehidupan yang ku inginkan, begitupun dengan Leo. Aku merubah namanya, menghapus ingat nya dan juga, aku yang menghapus semua tentang mu di diri Leo"


" APA? Jadi semua ini? Bukan kak Leo yang sengaja melupakan aku?. Ibu ups Tante, dirimu memang keterlaluan, atas dasar apa? Kamu memisahkan aku dengan kakak ku? Kamu tahu sendiri bukan? Rasanya di lupakan oleh orang tersayang? "


" Leon, ku mohon maafkan aku. Aku tahu aku salah, aku mengakui itu semua. Jika kamu ingin masalah ini di tindak lanjuti di jalan hukum, aku juga siap. " lirih Rismary.


" terserah, yang pasti aku kecewa dengan Tante. "


" Leon, "


" jangan panggil nama ku lagi. Kamu benar benar tak bisa di maafkan. Aku sangat kecewa dengan tante. "


Obrolan itu berakhir, kesunyian melanda mobil itu. Hingga, mobil itu berhenti di pikiran rumah sakit. Dengan berlari Leon segera melihat kondisi sang kakak setelah menanyakan kamar inap kakaknya, dengan Rismary.


Setelah sampai, pemandangan pertama adalah seorang gadis yang menunggu di samping kakaknya denga mata sembab. Dengan perlahan Leon memasuki kamar itu.

__ADS_1


Tina, yang mendengar suara langkah kecil itu mengalihkan pemandangan nya. Seorang pria dengan postur tubuh seperti prabu, mata yang sama.


" siapa? "


" kenalkan, aku Leon adik kak Le.. Prabu. "


" owhh, silahkan. Aku akan keluar"


" kamu siapa? Pacar kak Prabu? "


" bukan, aku temannya"


Tina keluar dari ruangan itu, ia ingin memberi kesempatan adik prabu untuk melihat kakaknya. Aneh, selama ini Tina tak pernah tahu tentang adik Prabu. Yang ia tahu Prabu adalah anak tunggal?. Tina memutuskan untuk pulang, ia ingin mandi, dari kemarin ia hanya mencuci muka saja. Badanya sudah lengket semua.


•••••


" hai kak"


" kak, aku Leon,adik kakak. Adik yang kakak sayangi dan lindungi. Dulu aku cengeng ya kak, aku penakut hehe" tak terasa air mata mengalir dari mata Leon. " kak, aku sudah tahu. Semua masalah dan kerenggangan ini berawal dari tante Ris. Aku juga tak menyangka tante akan berbuat seperti itu. Tapi, aku sudah memaafkan dia kak, aku tahu bagaimana rasanya menjadi tante ris. Aku harap kakak juga sama, memaafkan tante ris. Cepatlah sadar kakak, ayo kita selesaikan semua ini"


•••••


Sedangkan, di Rumah keluarga Alwanta,


Agus, ayah Leo dan Leon sadar dari koma panjang nya. Hal pertama yang di lihat adalah wajah sang adik ipar. Rasanya benar benar muak, wajah yang menyebabkan kerusakan rumah tangganya dan ia kehilangan sang istri tercinta.


" mas, mas sudah sadar? Bentar aku panggilkan dokter" ucap Rismary sambil berlari.


" syukurlah, akhirnya pak Agus sadar setelah bertahun tahun tidur. Jangan terlalu di paksakan untuk bergerak, karena sudah bertahun tahun tidak beraktivitas. Setelah keadaan normal kembali, bapak akan melakukan terapi jalan dan perenggangan tubuh agar sendi dan otot tidak kaku "


" terima kasih dok" ucap Rismary.


Keputusan Rismary benar, ia ingin pulang dan melihat kondisi sang kakak ipar. Agus hanya diam dan tak bersuara sedikit pun.


" mas? Mau air? "


Agus hanya menanggapi dengan anggukan kecil. Ia memang sangat haus, tapi lidahnya sangat sulit di gerakan. Setelah meminum air, tenggorokan nya segar kembali. Hening. Ruangan bernuasa putih itu menjadi hening. Binggung akan mulai dari mana pembicaraan masalah ini.

__ADS_1


__ADS_2