Lake Of Love

Lake Of Love
Lake of love: bab 31


__ADS_3

Sedangkan di kamar Tina, ia tidak menangis,tidak berteriak, tidak juga emosi. Ia hanya merenung, kenapa wanita itu ada di dalam mobil Leo? Kenapa tadi dia langsung pergi? Seharusnya dia berkenalan dengan calon pepacor tadi. Benar kata Brian, ini zaman nya pepacor, tapi ia tak mungkin kalah bukan sama yang baru?. Tina mulai berfikir, seharusnya tadi ia memamerkan kemesraan nya sama Leo tapi, kenapa tadi harus ada taksi lewat?.


Seakan tukang taksi tadi tahu, langsung berhenti di depan Tina. Ingatannya mengingat nasihat pak taksi tadi.


" neng yang sabar, jangan nangis, saat ini neng pulang dulu aja.. Terus ganti baju, makan yang banyak dan jangan lupa neng, beli cabe 3 kg. "


" saya gak nangis pak, terus cabe buat apa? Kayaknya hari ini bunda gak ngadain arisan di rumah.. "


" gak nangis neng? Biasanya kalau kejadian kayak neng tadi kronologi nya pasti gini. Si cowok pacaran sama cewek pemeran tokoh utama, terus si cowok oleng, kena goda sama pemeran antagonis bisa di sebut pelakor,pembinor,pepacor dll terus di cewek menyetop taksi.. Na terus si cewek nangis, pemeran cowok bingung, ngejar di pemeran cewek pertama terus berantem terus putus terus balikan lagi terus happy ending neng. Na, saya itu suka gemes neng sama pemeran cewek nya yang mellow, sedih, menyakitkan, lemes dan lembek jadi saya suruh neng beli cabe yang rawit 3 kg, nanti cabenya di buat jus, di taruh di kantong plastik terus di lempar tuh di wajah si pelakor, pembinor dan pepacor. " jelas panjang lebar pak taksi.


" pak supir korban noveltoon yak? Atau drama korea? Hahaha lucu deh.. Sebenarnya aku juga bingung pak, kenapa tadi aku lari ya? "


" loh kok bingung neng? "

__ADS_1


" aku juga sebenarnya ngikuti alur di drama korea huaaa, sad ending kalau itu pak.. Sedih banget pokoknya. "


" judulnya apa neng? "


" RA-HA-SIA. "


" stop di depan pak. "


" neng judulnya apa neng?. "


Tina lalu berlari, dan ya memang dia lagi mengikuti alur di drama korea saja.


Ingatan itu hilang, Tina kembali berfikir, dia memang seharusnya tidak kebanyakan nonton drakor. Jadinya terbawa suasana kan. Tapi, seru juga yah ngerjain kak Leo. Reaksi nya kayak apa yak? Hihi pasti gemesin.

__ADS_1


Tina merebahkan tubuhnya di kasur besar itu. Ia cukup lelah memerankan akting cewek mellow di drakor. Besok besok enggak usah deh ya. Terlalu alay. Baru saja ia mau menutup matanya. Suara ketukan pintu itu benar benar menggusik dia untuk berjalan ke arah mimpi.


Tok tok tok


Suara itu memang tak bisa di sepelekan,Tina bangkit dan melihat. Setelah di buka, sosok makhluk tuhan yang dia cintai datang?. Rasa kantuk nya hilang sirna, senyum lebar tak pernah lepas dari bibir mungil itu. Tina hanya diam, sambil tersenyum dan mematung.


Leo yang melihat keheranan, bukankah seharusnya Tina marah, menjambak rambutnya dan mengeluarkan berbagai sumpah serapah? Kenapa ia malah tersenyum?. Perlukah dia membawa Tina ke dokter kejiwaan?, oh ayolah sadar Leo. Kembali ingatlah saat kamu menembaknya, ia malah menangis?. Berarti ini trik lain dari seorang Tina, atau dia diam diam sudah memadang jebakan tikus, racun sianida atau racun cobra?.


Lalu Leo memejamkan matanya, dia siap ya dia siap untuk dia pukuli habis habisan oleh Tina. Ini semua kesalahan nya, tidak seharusnya dia membawa wanita lain di mobil berduan an. Semakin di rapatkan pejaman mata Leo. Kenapa tidak ada apa apa? Atau benar Tina langsung memakai racun mematikan? Seperti inikah akhir hidupnya?. Dia ikhlas, ya ikhlas asalkan dia melihat Tina tersenyum puas.


Dua detik


Tiga detik

__ADS_1


Empat detik


Dan sepuluh detik, kenapa ia belum pingsan atau langsung mati?. Leo membuka matanya perlahan, berharap ini hanya mimpi.. Please ini mimpi. Saat mata Leo sudah terbuka lebar ia malah melihat wajah keheranan Tina?. Tuhan ada apa lagi ini?, logika nya saat menilai Tina selalu melesat. Mereka sama sama bingung.


__ADS_2